Percepat Penurunan dan Pencegahan Stunting di Morowali, Asisten Pemerintahan Pimpin Rakor

  Wednesday 05 February 2020   helman kaimu     1855

Bungku - morowalikab.go.id - Untuk mempercepat penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Morowali tahun 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menggelar rapat koordinasi, konvergensi lintas program dan lintas sektor di Aula Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPP dan KB) Daerah setempat pada Kamis (30/01/20).

Rakor yang dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Bambang S. Soerojo, M.Si, di hadiri Kepala Bappeda Kabupaten Morowali, Drs. Emil Ponto, M.Si, Kepala DKPP dan KB, Ashar Ma’aruf, SE., M.Si, Sekretaris DKPP dan KB, Laterang, SKM, Kabid Kesmas DKPP dan KB, Sitti Magfirah, SKM, dan peserta dari perwakilan 12 Organisasi Perangkat Daerah terkait.

Dalam arahannya, Asisten I, Bambang S. Soerojo, mengatakan bahwa Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Hal ini terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

‘’Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Olehnya untuk mencegah hal demikian diperlukan penanganan secara masif oleh semua pihak. Untuk itu rakor yang kita lakukan hari ini dapat menyusun strategi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam penanganan stunting di Kabupaten Morowali khusnya 12 OPD,’’ kata Bambang S. Soerojo.

‘’Dari 12 OPD yang terlibat dalam penangan pencegahan stunting secepatnya menyusun strateginya dalam pembahasan stunting sehingga diharapkan dapat  menekan seminimal mungkin kasus stunting di Kabupaten Morowali,’’ tambahnya

Ditempat yang sama, Kepala Bappeda, Emil Ponto mengatakan Pertemuan kali ini merupakan adalah pertemuan pertama untuk tahun 2020 tapi ini adalah merupakan rangkaian tahapan-tahapan yang sudah dilakukan pada tahun 2019.

Dalam penanganan stunting semua stakeholder diharapkan keterlibatannya, namun secara langsung dalam penanganan stunting ada 12 dinas diantaranya, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas PUPR, Dinas PMDP3A, Dinsos, Kemenag, Disdukcapil, Dinas Perindag, Bappeda dan Dinas Kominfo. lanjutnya.

Emil menambahkan, tujuan rakor ini untuk  mensingkronkan kegiatan dan program masing masing OPD dalam penanganan stunting sekaligus rencana aksinya yang sudah terukur. ‘’Sebagaimana diketahui bahwa hasil analisis dan evaluasi dari tim Dinas Kesehatan bahwa ada kurang lebih lima kecamatan proritas penanganan stunting yakni mulai dari kecamatan Bungku Tengah, Bumi Raya, Bungku Timur, Bungku Selatan, dan kecamatan Menui Kepulauan,’’ jelasnya.

Program-program kegiatan yang dilakukan ada yang bersifat sosialisasi dan ada yang bersifat pembinaan kepada masyarakat. ‘’Yang bersifat sosialisasi semua mobil dinas dibranding dengan taglain cegah stunting sejak dini, dan pemasangan baliho stunting disejumlah tempat sehingga bisa diartikan bahwa penanganan stunting merupakan gerakan massal,’’ ujarnya

Lebih lanjut, mantan Kadis Perikanan Kabupaten Morowali mengungkapkan kasus stunting terjadi bukan karena ketidak mampuan memberikan gizi seimbang akan tetapi pengetahuan orang tua terkait gizi tidak mumpuni. ‘’Penanganan stunting bukan semata-mata persoalan ketidak mampuan keluarga didalam menyiapkan gizi tetapi juga persoalan kurang pengetahuan didalam memahami bagaimana pemberian gizi yang baik mulai dari masa kehamilan, melahirkan dan sampai masa usia seribu hari bagi bayi  balita,’’ pungkas Emil.

Sumber: (Foto/Reporter IKP Kominfo: HK)

Berita Terkait

bupati-morowali-letakan-batu-pertama-pembangunan-tiga-buah-masjid-program-csr-pt-btiig

Bupati Morowali Letakan Batu Pertama Pembangunan Tiga Buah Masjid Program CSR PT. BTIIG

Morowalikab.go.id, Bungku Barat, Bupati Morowali, Drs. Taslim, meletakan batu pertama pembangunan tiga buah masjid di Kecamatan Bungku Barat yakni Masjid Desa Topogaro, Masjid Tondo dan Masjid Ambunu, Minggu (18/09/22). Peletakan batu pertama yan

paripurna-ke-13-pemda-morowali-tanggapi-3-buah-ranperda-inisiatif-dprd

Paripurna ke-13, Pemda Morowali Tanggapi 3 Buah Ranperda Inisiatif DPRD

Morowalikab.go.id, Bungku, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali menggelar Rapat Paripurna ke-13  masa persidangan III Tahun Sidang 2020-2021, Tahun 2021. Rapat dengan agenda mendengarkan tanggapan Pemerintah Daerah (Pemda

pj-bupati-yusman-mahbub-lantik-kades-tondo-kecamatan-bungku-barat-masa-jabatan-2024-2032

Pj Bupati, Yusman Mahbub Lantik kades Tondo Kecamatan Bungku Barat Masa Jabatan 2024-2032

Morowalikab.go.id, Bungku - Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Morowali, Drs. Yusman Mahbub,.M.Si.,secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala desa (Kades) Tondo, Kecamatan Bungku Barat, Iwan Mbawi. Pelantikan bertempat di Rujab Bupati Mor

dprd-dan-pemda-morowali-setujui-ranperda-apbd-ta-2021

Pemkab Morowali Bersama DPRD Setujui Ranperda APBD T.A 2021

  Morowalikab.go.id, Bungku, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali menggelar Rapat Paripurna ke-21 masa persidangan I Tahun sidang 2020-2021 di Ruang Sidang DPRD, Senin (30/11/20) malam. Berlangsung secara tatap muka dan

paskibraka-morowali-tahun-2018-di-kukuhkan

PASKIBRAKA MOROWALI TAHUN 2018 DI KUKUHKAN

 Paskibraka merupakan pasukan pengibar bendera pusaka, yang mengemban tugas mulia mengibarkan bendera merah putih memperingati pelaksanaan upacara hari kemerdekaan Republik Indonesia pada setiap tahunnya. menjelang pelaksanaan upacara HUT RI, mulai