Percepat Penurunan dan Pencegahan Stunting di Morowali, Asisten Pemerintahan Pimpin Rakor

  Wednesday 05 February 2020   helman kaimu     1892

Bungku - morowalikab.go.id - Untuk mempercepat penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Morowali tahun 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menggelar rapat koordinasi, konvergensi lintas program dan lintas sektor di Aula Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPP dan KB) Daerah setempat pada Kamis (30/01/20).

Rakor yang dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Bambang S. Soerojo, M.Si, di hadiri Kepala Bappeda Kabupaten Morowali, Drs. Emil Ponto, M.Si, Kepala DKPP dan KB, Ashar Ma’aruf, SE., M.Si, Sekretaris DKPP dan KB, Laterang, SKM, Kabid Kesmas DKPP dan KB, Sitti Magfirah, SKM, dan peserta dari perwakilan 12 Organisasi Perangkat Daerah terkait.

Dalam arahannya, Asisten I, Bambang S. Soerojo, mengatakan bahwa Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Hal ini terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

‘’Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Olehnya untuk mencegah hal demikian diperlukan penanganan secara masif oleh semua pihak. Untuk itu rakor yang kita lakukan hari ini dapat menyusun strategi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam penanganan stunting di Kabupaten Morowali khusnya 12 OPD,’’ kata Bambang S. Soerojo.

‘’Dari 12 OPD yang terlibat dalam penangan pencegahan stunting secepatnya menyusun strateginya dalam pembahasan stunting sehingga diharapkan dapat  menekan seminimal mungkin kasus stunting di Kabupaten Morowali,’’ tambahnya

Ditempat yang sama, Kepala Bappeda, Emil Ponto mengatakan Pertemuan kali ini merupakan adalah pertemuan pertama untuk tahun 2020 tapi ini adalah merupakan rangkaian tahapan-tahapan yang sudah dilakukan pada tahun 2019.

Dalam penanganan stunting semua stakeholder diharapkan keterlibatannya, namun secara langsung dalam penanganan stunting ada 12 dinas diantaranya, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas PUPR, Dinas PMDP3A, Dinsos, Kemenag, Disdukcapil, Dinas Perindag, Bappeda dan Dinas Kominfo. lanjutnya.

Emil menambahkan, tujuan rakor ini untuk  mensingkronkan kegiatan dan program masing masing OPD dalam penanganan stunting sekaligus rencana aksinya yang sudah terukur. ‘’Sebagaimana diketahui bahwa hasil analisis dan evaluasi dari tim Dinas Kesehatan bahwa ada kurang lebih lima kecamatan proritas penanganan stunting yakni mulai dari kecamatan Bungku Tengah, Bumi Raya, Bungku Timur, Bungku Selatan, dan kecamatan Menui Kepulauan,’’ jelasnya.

Program-program kegiatan yang dilakukan ada yang bersifat sosialisasi dan ada yang bersifat pembinaan kepada masyarakat. ‘’Yang bersifat sosialisasi semua mobil dinas dibranding dengan taglain cegah stunting sejak dini, dan pemasangan baliho stunting disejumlah tempat sehingga bisa diartikan bahwa penanganan stunting merupakan gerakan massal,’’ ujarnya

Lebih lanjut, mantan Kadis Perikanan Kabupaten Morowali mengungkapkan kasus stunting terjadi bukan karena ketidak mampuan memberikan gizi seimbang akan tetapi pengetahuan orang tua terkait gizi tidak mumpuni. ‘’Penanganan stunting bukan semata-mata persoalan ketidak mampuan keluarga didalam menyiapkan gizi tetapi juga persoalan kurang pengetahuan didalam memahami bagaimana pemberian gizi yang baik mulai dari masa kehamilan, melahirkan dan sampai masa usia seribu hari bagi bayi  balita,’’ pungkas Emil.

Sumber: (Foto/Reporter IKP Kominfo: HK)

Berita Terkait

via-virtual-pemkab-morowali-ikuti-upacara-hut-provinsi-sulteng-ke-57

Via Virtual, Pemkab Morowali Ikuti Upacara HUT Provinsi Sulteng ke-57

morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Kabupaten Morowali mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Tengah ke-57, Selasa (13/04). Upacara yang dipimpin oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si., berlangsung se

pemkab-morowali-ikuti-rakor-pengendalian-inflasi-daerah

Pemkab Morowali Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah

Morowalikab.go.id – Bungku - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Inflasi Tahun 2024 melalui Video Coverence (Vicon), bertempat di Aula Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan (Bapelitba

gerakan-tanam-padi-organik-dalam-rangka-memperingati-hut-proklamasi-ri

Peringati HUT Proklamasi RI Ke-76, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Morowali Gelar Tanam Padi Organik

Morowalikab.go.id - Bungku - Dalam situasi Pandemi Covid 19 yang belum berakhir ini, tidak menyurutkan langkah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Morowali sebagai salah satu garda terdepan dalam upaya penanganan dampak wabah Cov

kadis-kominfo-sp-morowali-badiuz-zaman-tegaskan-larangan-asn-dan-phl-terlibat-politik-praktis-menjelang-tahun-politik

Kadis Kominfo-SP Morowali, Badiuz Zaman Tegaskan Larangan ASN dan PHL Terlibat Politik Praktis Menjelang Tahun Politik

Morowalikab.go.id – Bungku – Memasuki tahun politik, Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Ir. H. A. Rachmansyah Ismail, M.Agr., MP, melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kadis Kominfo-SP), Badiuz Zaman, ST.

pemda-dukung-penuh-lppd-morowali-wakili-sulteng-dalam-ajang-pesparawi-nasional-ke-xiii-di-yogyakarta

Pemda Dukung Penuh LPPD Morowali Wakili Sulteng dalam Ajang Pesparawi Nasional ke XIII di Yogyakarta

Morowalikab.go.id - Bungku - Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Morowali bakal wakili Provinsi Sulawesi Tengah di ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional ke-XIII yang akan diselenggarakan di Yogyakart