Percepat Penurunan dan Pencegahan Stunting di Morowali, Asisten Pemerintahan Pimpin Rakor

  Wednesday 05 February 2020   helman kaimu     1918

Bungku - morowalikab.go.id - Untuk mempercepat penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Morowali tahun 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menggelar rapat koordinasi, konvergensi lintas program dan lintas sektor di Aula Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPP dan KB) Daerah setempat pada Kamis (30/01/20).

Rakor yang dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Bambang S. Soerojo, M.Si, di hadiri Kepala Bappeda Kabupaten Morowali, Drs. Emil Ponto, M.Si, Kepala DKPP dan KB, Ashar Ma’aruf, SE., M.Si, Sekretaris DKPP dan KB, Laterang, SKM, Kabid Kesmas DKPP dan KB, Sitti Magfirah, SKM, dan peserta dari perwakilan 12 Organisasi Perangkat Daerah terkait.

Dalam arahannya, Asisten I, Bambang S. Soerojo, mengatakan bahwa Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Hal ini terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

‘’Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Olehnya untuk mencegah hal demikian diperlukan penanganan secara masif oleh semua pihak. Untuk itu rakor yang kita lakukan hari ini dapat menyusun strategi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam penanganan stunting di Kabupaten Morowali khusnya 12 OPD,’’ kata Bambang S. Soerojo.

‘’Dari 12 OPD yang terlibat dalam penangan pencegahan stunting secepatnya menyusun strateginya dalam pembahasan stunting sehingga diharapkan dapat  menekan seminimal mungkin kasus stunting di Kabupaten Morowali,’’ tambahnya

Ditempat yang sama, Kepala Bappeda, Emil Ponto mengatakan Pertemuan kali ini merupakan adalah pertemuan pertama untuk tahun 2020 tapi ini adalah merupakan rangkaian tahapan-tahapan yang sudah dilakukan pada tahun 2019.

Dalam penanganan stunting semua stakeholder diharapkan keterlibatannya, namun secara langsung dalam penanganan stunting ada 12 dinas diantaranya, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas PUPR, Dinas PMDP3A, Dinsos, Kemenag, Disdukcapil, Dinas Perindag, Bappeda dan Dinas Kominfo. lanjutnya.

Emil menambahkan, tujuan rakor ini untuk  mensingkronkan kegiatan dan program masing masing OPD dalam penanganan stunting sekaligus rencana aksinya yang sudah terukur. ‘’Sebagaimana diketahui bahwa hasil analisis dan evaluasi dari tim Dinas Kesehatan bahwa ada kurang lebih lima kecamatan proritas penanganan stunting yakni mulai dari kecamatan Bungku Tengah, Bumi Raya, Bungku Timur, Bungku Selatan, dan kecamatan Menui Kepulauan,’’ jelasnya.

Program-program kegiatan yang dilakukan ada yang bersifat sosialisasi dan ada yang bersifat pembinaan kepada masyarakat. ‘’Yang bersifat sosialisasi semua mobil dinas dibranding dengan taglain cegah stunting sejak dini, dan pemasangan baliho stunting disejumlah tempat sehingga bisa diartikan bahwa penanganan stunting merupakan gerakan massal,’’ ujarnya

Lebih lanjut, mantan Kadis Perikanan Kabupaten Morowali mengungkapkan kasus stunting terjadi bukan karena ketidak mampuan memberikan gizi seimbang akan tetapi pengetahuan orang tua terkait gizi tidak mumpuni. ‘’Penanganan stunting bukan semata-mata persoalan ketidak mampuan keluarga didalam menyiapkan gizi tetapi juga persoalan kurang pengetahuan didalam memahami bagaimana pemberian gizi yang baik mulai dari masa kehamilan, melahirkan dan sampai masa usia seribu hari bagi bayi  balita,’’ pungkas Emil.

Sumber: (Foto/Reporter IKP Kominfo: HK)

Berita Terkait

bupati-morowali-serahkan-sertifikat-tanah-ptsl

BUPATI MOROWALI SERAHKAN SERTIFIKAT TANAH PTSL

BUNGKU: - morowalikab.go.id - Upaya menanggulangi permasalahan hak atas tanah masyarakat, Bupati Morowali Drs. Taslim bersama Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Morowali, menyerahkan sertifikat hak atas tanah kepada warga Desa Bahomohon

sekda-morowali-ikuti-vidcon-kegiatan-praktik-baik-aksi-nasional-pencegahan-korupsi

Lewat Virtual, Sekda Morowali Ikuti kegiatan praktik baik aksi Nasional pencegahan korupsi

Morowalikab.go.id-Bungku- Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali mengikuti kegiatan praktik baik aksi nasional pencegahan korupsi secara virtual yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (

morowali-milik-kita

MOROWALI MILIK KITA

morowalikab.go.id - Bungku, Bertempat di ruang kerja Bupati Morowali (senin, 29/10/2018), Bupati Morowali Drs. Taslim mengadakan konferensi pers berhubungan dengan kondisi terakhir pasca kejadian di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali. Konferensi

bupati-morowali-buka-forum-konsultasi-publik-penyusunan-renja-tahun-2022

Bupati Morowali Buka Forum Perangkat Daerah -Penyusunan Renja Tahun 2022

Morowalikab.go.id-Bungku- Bupati Morowali Drs. Taslim membuka Forum Perangkat Daerah tentang Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Morowali di Ruang

bupati-morowali-rekomendasi-tim-surveyor-tanggung-jawab-bersama

BUPATI MOROWALI: REKOMENDASI TIM SURVEYOR, TANGGUNG JAWAB BERSAMA

Bungku - Bupati Morowali Drs. Taslim, mengatakan Pemerintah Daerah, sejak kepemimpinan Anwar Hafid dan SU. Marunduh, selama dua periode telah berkomitmen tinggi membangun pelayanan yang baik terhadap masyarakat khususnya bidang kesehatan. Sejumlah pr