Monday 09 March 2026
Octaviana Latong
45

Morowalikab.go.id – Bungku – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Morowali dan aparat penegak hukum melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap distribusi LPG 3 kilogram dan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Morowali, Senin (9/3/2026).
Sidak yang dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah, Rudy Dewanto, dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait kenaikan harga LPG 3 kg yang sempat mencapai Rp80.000 per tabung di pasaran.
Rudy Dewanto menjelaskan, hasil sidak menunjukkan harga LPG 3 kg di tingkat pangkalan masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni sekitar Rp30.000 per tabung. Namun, tim menemukan adanya pengecer yang menjual dengan harga tidak wajar, berkisar antara Rp50.000 hingga Rp60.000.
“Terhadap LPG yang dijual dengan harga tidak wajar tersebut, tim langsung melakukan penindakan dengan menyita sementara sebagai barang bukti dan diamankan di Polres Morowali,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa LPG 3 kg merupakan subsidi pemerintah yang diperuntukkan khusus bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Karena itu, masyarakat diminta tidak menyalahgunakan distribusi LPG bersubsidi.
Selain pengawasan LPG, tim juga memastikan ketersediaan BBM di wilayah Morowali menjelang Hari Raya Idulfitri tetap aman. Berdasarkan laporan dari Pertamina, stok BBM di daerah tersebut dalam kondisi cukup sehingga masyarakat diimbau tidak melakukan panic buying.
Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Morowali, Anwar Saimu, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus meningkatkan pengawasan distribusi LPG dan BBM melalui monitoring dan sidak rutin.
“Pengawasan akan dilakukan secara berkala, minimal satu bulan sekali, dengan melibatkan TNI, Polri, dan Satpol PP agar distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujarnya.