Monday 18 May 2026
Ketut Suta
55
Morowalikab.go.id, Bungku - Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan lomba Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan tingkat Kabupaten Morowali di Desa Solonsa Jaya, Kecamatan Wita Ponda, Senin (18/5/2026).
Adapun, kegiatan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan Tahun 2026, dengan mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan Untuk Indonesia”.
Pada kesempatan itu, Wabup Iriane Iliyas menyebutkan bahwa, lomba desa bukan semata-mata hanya menjadi ajang penilaian atau kompetisi, tetapi merupakan sarana evaluasi dan motivasi bagi pemerintah desa itu sendiri.
Sehingga, dengan adanya kegiatan ini, pemerintah desa dapat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, tata kelola pemerintahan desa, pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini (Lomba desa, red) sekaligus untuk melihat sejauh mana desa mampu berkembang, mandiri, inovatif, serta mampu menggali dan memanfaatkan potensi yang dimiliki guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Iriane Iliyas.
Lebih lanjut, menurut Wakil Bupati Morowali, Desa Solonsa Jaya memiliki semangat kebersamaan yang sangat baik, hal ini tentu menjadi modal utama dalam membangun desa lebih maju, dan mampu berdaya saing.
“Pemerintah Kabupaten Morowali tentu berharap, semangat gotong royong, persatuan, dan partisipasi masyarakat agar terus dipertahankan, dan lebih ditingkatkan,” harapnya.
Menutup sambutannya, Wabup Iriane Iliyas berpesan kepada tim penilai, agar dalam proses penilaian dapat dilakukan secara objektif, transparan dan profesional, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi dan kemampuan desa yang sesungguhnya.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Anggota DPRD Morowali, Ahmad Efendi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Daerah (DPMD) Kabupaten Morowali, Abd Malik Hafid, S.Hi,.M.Si.,perwakilan Ketua TP-PKK Morowali, tim penilai lomba desa yang terdiri dari OPD terkait, Camat Wita Ponda, Unsur Forkompimcam Kecamatan Wita Ponda, serta pengurus PKK kecamatan dan desa.