Tuesday 05 May 2026
Tiya Lestari
13
Morowalikab.go.id – Bungku – Dalam rangka mempersiapkan tenaga kerja yang siap bersaing di dunia kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Tribunnews Palu menggelar kegiatan penyuluhan dan bimbingan jabatan bagi pencari kerja di Kabupaten Morowali. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Metro Morowali, Kecamatan Bungku Tengah, Selasa (05/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Morowali, Ahmat, yang mewakili Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali, Kepala Bidang P5TK Disnakertrans Provinsi Sulawesi Tengah, Abraham Tadanugi bersama jajaran, Ketua Panitia Lisnawati beserta tim, serta 60 peserta penyuluhan dan bimbingan jabatan.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Morowali, Ahmat, menyambut baik serta mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat relevan dan memberikan manfaat besar, khususnya bagi para pencari kerja di Morowali.
“Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam menyiapkan tenaga kerja lokal agar siap menghadapi dunia kerja. Pembekalan seperti ini menjadi sangat penting,” ujarnya.
Ia juga berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius, memanfaatkan materi yang diberikan oleh narasumber, serta mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk memasuki dunia kerja.
Ahmat turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas sinergi yang terjalin dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antar tingkat pemerintahan menjadi bukti komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja.
Sementara itu, Kepala Bidang P5TK Disnakertrans Provinsi Sulawesi Tengah, Abraham Tadanugi, yang mewakili Kepala Dinas, menyampaikan bahwa dinamika dunia kerja saat ini menuntut lebih dari sekadar kemampuan dasar.
“Perusahaan saat ini tidak hanya mencari pekerja, tetapi individu yang memiliki kompetensi, sikap, dan kemampuan akademis. Di sinilah peran kegiatan ini menjadi sangat strategis,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyuluhan, melainkan bagian dari proses peningkatan kapasitas diri dalam menghadapi dunia kerja. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai kondisi dan tantangan dunia kerja ke depan.
Abraham juga mengingatkan bahwa peluang kerja tidak hanya terbatas pada sektor formal, tetapi juga terbuka luas di sektor informal dan wirausaha. “Kuncinya ada pada kesiapan, kemauan belajar, dan keberanian untuk memulai,” tambahnya.
Ia pun menghimbau kepada seluruh peserta agar mampu menyerap ilmu dari para narasumber, membangun mindset siap kerja, serta meningkatkan kedisiplinan dan etos kerja.
“Dunia kerja membutuhkan tenaga yang siap, bukan yang belum siap,” tegasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah, Barlin, serta sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara peserta dan narasumber.