Via Vidcon, Bupati Morowali Ikuti Rakor Bersama Mendagri Bahas Realokasi dan Refocusing Anggaran Penanganan Covid-19

  Saturday 18 April 2020   helman kaimu     1882

Foto: Pelaksanaan Rakor Bupati Morowali  bersama Kemendagri via Vedcom

Bungku – morowalikab.go.id - Bupati Morowali, Drs. Taslim, mengikuti rapat koordinasi melalui Video Teleconference atau via Vidcon yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian bersama sejumlah Menteri Kabinet Kerja terkait dengan Realokasi dan Refocusing Anggaran penanganan Covid-19, pada Jum’at (17/04/20).

Bupati pada kesempatan tersebut didampingi Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd, Ketua DPRD Kabupaten Morowali, Kuswandi, Sekda Morowali, H. Moh. Jafar Hamid, SH., M.M, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Siti Samria M. Sia, S.IP, dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Kantor Bupati.

Mendagri, Tito Karnavian, menyampaikan bahwa rapat koordinasi yang dilaksanakan tersebut diikuti sejumlah Menteri diantaranya, Menteri Kesehatan, Menteri Keuangan, Menteri Sosial, Menteri Desa dan PDT dan 484 Kepala Daerah yakni Gubernur, Bupati dan Wali Kota serta Ketua DPRD masing-masing daerah.

Ia menambahkan, rapat yang dilaksanakan terfokus pada pembahasan kebijakan Realokasi dan Refocusing Anggaran untuk penanganan Covid-19 sesuai dengan arahan Presiden RI berdasarkan Inpres Nomor  Tahun 2020.

Selanjutnya mendagri menyampaikan bahwa fokus Realokasi dan Refocusing Anggaran difokuskan pada tiga hal diantaranya, penanganan kesehatan, Stimulus Ekonomi dan Jaring pengaman sosial. ''Sesuai dengan Evaluasi Realokasi dan Refocusing Anggaran dari seluruh daerah untuk 3 komponen hanya sebesar 56,57 Triliun Rupiah, dengan rincian untuk bidang kesehatan 24,10 Triliun Rupiah, Bidang Stimulus Ekonomi 7,129 Triliun Rupiah, dan untuk jaring pengaman sosial sebesar 25,34 Triliun Rupiah,'' ujarnya.

Foto: Bupati Morowali, Drs. Taslim, didampingi Wakil Bupati, Dr. H. Najamudin, S.Ag., M.Pd

serta Ketua DPRD Morowali, Kuswandi dan Sejumlah Kepala OPD, mengikuti Rakor via Vedcom Bersama Mendagri

 

Sementara itu, Menteri Keuangan, (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memaparkan Outlook APBD sesuai Perpres No. 5 Tahun 2020. ‘’Jumlah Pendapatan pada APBD seluruh Indonesia sebesar Rp. 1.299,03 Triliun menjadi Rp. 915,56 Triliun atau berkurang menjadi 383,47 Triliun Rupiah.

Menkeu menambahkan, dengan adanya Covid-19 pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan sebesar 3,3% hanya mencapai 3%. Demikian juga untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia Tahun 2020 diproyeksikan hanya bisa bertumbuh sebesar 2,3%, jika terjadi skenario terburuk besar kemungkinan hanya bertumbuh 0,4%. Dan dengan dengan demikian penambahan masyarakat miskin dapat mencapai 1,1 Juta penduduk sehingga hal tersebut bisa mempenagaruhi transfer keuangan ke Daerah-daerah bisa berkurang hingga 10%.

Selain itu, dampak dari Covid-19 Alokasi DAK Fisik dan non Fisik juga mengalami perubahan. ‘’Alokasi DAK mengalami perubahan yang sangat signifikan, dimana sebelumnya DAK Fisik sebesar 72,25 Triliun Rupiah menjadi 51,19 Triliun Rupiah. Kemudian DAK non Fisik sebesar 130,28 Triliun Rupiah menjadi 128,77 Triliun Rupiah. Namun demikian pemotongan alokasi DAK Fisik dan non Fisik dikecualikan pada bidang kesehatan dan bidang pendidikan dimana penyaluran DAK dilakukan dengan menyederhanakan persyaratannya,’’ urai Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengharapkan Partisipasi seluruh daerah dalam mempersiapkann alokasi dana insentif bagi tenaga medis dan dokter sangat dibutuhkan utamanya dalam penanganan pasien Covid-19. ‘’Diharapkan semua daerah untuk menyampaikan alokasi dana insentif sesuai dengan data tenaga medis dan dokter yang menangani langsung perawatan pasien Covid-19 di setiap daerah, sehingga dengan memberikan insentif dapat memperlancar kinerja tim medis dan dokter dalam menangani pasien Covid-19,’’ imbuhnya.

IKP kominfo/Helman kaimu/Opu

Berita Terkait

stand-pameran-jambore-pkk-morowali-tahun-2024-suguhkan-produk-ukm-se-kabupaten

Stand Pameran Jambore PKK Morowali Tahun 2024 Suguhkan Produk UKM SE-Kabupaten.

Morowalikab.go id - Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui  Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), yang pada kesempatan kali ini dihadiri langsung  oleh Wakil Ketua TP PKK Kab.Morowali,  Ny. D

gerakan-tanam-padi-organik-dalam-rangka-memperingati-hut-proklamasi-ri

Peringati HUT Proklamasi RI Ke-76, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Morowali Gelar Tanam Padi Organik

Morowalikab.go.id - Bungku - Dalam situasi Pandemi Covid 19 yang belum berakhir ini, tidak menyurutkan langkah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Morowali sebagai salah satu garda terdepan dalam upaya penanganan dampak wabah Cov

musrenbang-sombori-kepulauan-tahun-2025-pj-bupati-morowali-yusman-mahbub-tekankan-pemerataan-pembangunan-dan-pertumbuhan-ekonomi-inklusif

Musrenbang Sombori Kepulauan Tahun 2025: Pj Bupati Morowali, Yusman Mahbub Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Morowalikab.go.id -Sombori Kepulauan- Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Drs.Yusman Mahbub, M.Si hadiri dan buka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Sombori Kepulauan Tahun 2025, yang berpusat di Desa Tanjung Harapa

masjid-megah-mulai-hadir-dikawasan-industri

MASJID MEGAH MULAI HADIR DIKAWASAN INDUSTRI

Morowalikab.go.id: menjawab tantangan sejumlah pihak untuk membangun tempat-tempat ibadah bagi seluruh karyawannya. PT. Indonesia Morowali Industrial Park (PT. IMIP). Mulai memperlihatkan komitmennya, hal ini dibuktikan dengan peletakan batu pertama

pemkab-morowali-gelar-bimtek-penyusunan-anjab-dan-abk-skpd-tahun-2020

Pemkab Morowali Gelar Bimtek Penyusunan Anjab dan ABK SKPD Tahun 2020

Morowalikab.go.id-Bungku- Menindaklanjuti Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor C26.30/V/44-7/99. Tanggal 26 Agustus 2020, perihal monitoring dan evaluasi kebijakan pemberian tambahan penghasilan TPP) instasi perangkat daerah berdasarkan hasi e