Wednesday 11 March 2026
Octaviana Latong
18
Morowalikab.go.id – Bungku – Stunting masih menjadi salah satu tantangan besar dalam pembangunan sumber daya manusia, termasuk di Kabupaten Morowali. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, saat membuka secara resmi kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) Tematik Stunting Kabupaten Morowali Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Bappelitbangda Kabupaten Morowali, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting serta Pedoman Pelaksanaan Konvergensi Pemerintah Daerah dalam Upaya Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024. Melalui forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Morowali berupaya merumuskan langkah strategis dan terintegrasi dalam percepatan penurunan stunting di daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Iriane Ilyas menyampaikan bahwa stunting tidak hanya berkaitan dengan persoalan kesehatan, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas generasi masa depan, produktivitas masyarakat, serta daya saing daerah dalam jangka panjang.
“Pemerintah telah menetapkan percepatan penurunan stunting sebagai prioritas nasional. Oleh karena itu, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh upaya penurunan stunting dapat berjalan secara terintegrasi, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menegaskan, upaya percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu sektor saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Sinergi diperlukan mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, sanitasi, ketahanan pangan, perlindungan sosial hingga pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, penguatan basis data dan analisis situasi stunting dinilai menjadi faktor penting agar setiap kebijakan dan program yang dirumuskan benar-benar berdasarkan kondisi riil di lapangan. “Melalui kegiatan ini diharapkan dapat dihasilkan rumusan rencana kegiatan percepatan penurunan stunting yang lebih terarah, terintegrasi, dan menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Morowali,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Morowali mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen dan kerja sama dalam upaya percepatan penurunan stunting di daerah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Wakil Bupati Morowali, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Drs. Yusman Mahbub, M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Morowali Hasim, serta Kepala Bappelitbangda Kabupaten Morowali, Para Pimpinan OPD Terkait, Para Camat, Para Kapus, Para Pimpinan Perusahaan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Morowali.