Pemkab Morowali Raih Opini WTP Tiga Kali Berturut-Turut Dari BPK RI Perwakilan Sulteng

  Monday 24 May 2021   helman kaimu     3481

1

Morowalikab.go.id, Palu, Bupati Morowali Drs. Taslim bersama Ketua DPRD Kabupaten Morowali, Kuswandi, menerima dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 di Aula Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (24/5/21).

Dari hasil LKPD Tahun 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali kembali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Sebelumnya Tahun 2018 dan 2019 Pemkab Morowali juga memperoleh predikat WTP dari BPK dengan empat kriteria penilaian yakni Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), Efektivitas Sistem Pengendalian Interen, Kecukupan pengungkapan dan Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Kepala BPK RI Perwakilan Sulteng, Slamet Riyadi mengatakan bahwa pencapaian opini WTP menunjukan komitmen pemerintah daerah bersama jajarannya dalam menyusun laporan keuangan sangat efektif sehingga menghasilkan penilaian opini WTP.

''Pemeriksaan laporan keuangan merupakan bagian dari tugas konstitusional BPK yang merupakan pelaksana mandat berdasarkan UU No 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan UU No 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. Dalam melaksanakan tugas tersebut, BPK RI perwakilan Sulteng perlu bersinergi dengan pihak-pihak yang berwenang,'' tandasnya.

Sementara itu, Bupati Morowali, Taslim mengungkapkan bahwa predikat WTP merupakan penghargaan yang sangat luar biasa dari BPK. Perolehan opini WTP kini diraih untuk ketiga kalinya diera kepemimpinan saya bersama Wakil Bupati, Dr. H. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd. ini harus ditingkatkan sehingga capaian WTP dapat diraih secara berkelanjutan. Olehnya, dengan capaian prestasi ini saya sangat mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder dan masyarakat Kabupaten Morowali yang turut berpartisipasi mendukung pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik sehingga dapat terwujud predikat WTP Tahun 2020.

Selain itu, Taslim juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada BPK RI yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemkab Morowali dengan memberikan predikat Opini WTP atas hasil audit LKPD Tahun 2020.

 

Berita Terkait

bungku-barat-cup-2022-resmi-ditutup

Bungku Barat Cup 2022 Resmi Ditutup

Morowalikab.go.id-Bungku- Pertandingan olahraga tingkat Kecamatan Bungku Barat atau Bungku Barat Cup 2022, resmi ditutup oleh Bupati Morowali Drs. Taslim. Acara berlangsung di Lapangan Sepak Bola Marga Sapta, Desa Wosu, Jumat (07/10). Penutupan in

ribuan-peserta-pawai-obor-meriahkan-tahun-baru-islam-1-muharam-1441-hijriyah-di-morowali

Ribuan Peserta Pawai Obor Meriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1441 Hijriyah di Morowali

PPID - morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menggelar peringatan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1441 Hijriyah Tahun 2019 Masehi dengan melaksanakan pawai obor yang dari Lapangan Sangiang Kinambuka, Kel. Marsaoleh, K

tanggulangi-kemiskinan-pemkab-morowali-gelar-rapat-pendampingan-pembuatan-dokumen-rpkd-dan-lp2kd

Tanggulangi Kemiskinan, Pemkab Morowali Gelar Rapat Pendampingan Pembuatan Dokumen RPKD dan LP2KD.

Morowalikab.go.id, Bungku, Dalam rangka pembuatan Dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKA) dan Dokumen Laporan Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (LP2KD) Tahun Anggaran 2021, Pemkab Morowali menggelar rapat pendampingan bers

bupati-morowali-lantik-kades-paw-desa-bahodopi-tegaskan-komitmen-pelayanan-publik

Bupati Morowali Lantik Kades PAW Desa Bahodopi, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik

Morowalikab.go.id – Bahodopi – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, melantik Kepala Desa Pemilihan Antar Waktu (PAW) Desa Bahodopi, Kecamatan Bahodopi. Pelantikan yang berlangsung di Lapangan desa Bahomakmur turut dihadiri oleh

sosialisasi-p2ktd-dan-rakor-tik-morowali-solusi-penyelesaian-masalah

SOSIALISASI P2KTD DAN RAKOR TIK MOROWALI, SOLUSI PENYELESAIAN MASALAH

morowalikab.go.id: Kondisi Desa menyelenggarakan pembangun dalam perspektif ‘’Desa Membangun’’ disadari masih memiliki keterbatasan dalam hal kapasitas aparat Pemerintah Desa dan masyarakat, kualitas tata kelola Desa, maupun system pendukung