Jalin Kerjasama, Taslim Lakukan Penandatanganan MoU dengan Kepala Balai POM Palu

  Senin 26 Agustus 2019   Winda Bestari     615

PPID - morowalikab.go.id - Bungku - Senin, (26/12) telah dilaksanakan Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Balai POM Palu dengan Pemerintah Kabupaten Morowali. Penandatanganan yang digelar di Hotel Metro tersebut dilaksanakan oleh Kepala Balai POM Palu, Fauzi Ferdiansyah, S.Si., Apt., dengan Bupati Morowali, Drs. Taslim.

Kesepahaman bersama ini guna memperkuat kerjasama sistem pengawasan obat dan makanan melalui dukungan Pemerintah Kabupaten Morowali. Dengan ditandatanganinya kesepahaman bersama ini, diharapkan dapat menjadi landasan untuk kerjasama kedua belah pihak terutama mengenai tindak lanjut hasil pengawasan BPOM di Morowali dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Pengawasan Obat dan Makanan. Sebab Pemerintah Daerah merupakan perpanjangan tangan Pemerintah Pusat yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan obat dan makanan di lapangan.

Ketua panitia pelaksana program penyebaran informasi keamanan pangan Morowali, Dharmawati Halilu, menyebut bahwa keamanan pangan merupakan syarat penting yang harus melekat pada pangan yang akan dikonsumsi oleh masyarakat termasuk pemanfaatan bahan berbahaya yang cenderung meningkat tiap tahunnya. Mengingat hal tersebut, pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi, edukasi dan informasi di pelbagai kalangan diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pangan yang berkualitas dengan memenuhi syarat keamanan, khasiat dan mutu.

"Pemberdayaan masyarakat adalah suatu upaya atau proses untuk menumbuhkan kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat dalam mengenali, mengatasi, memelihara, melindungi dan meningkatkan kesejahteraan mereka sendiri", urai Dharmawati.

Olehnya, Dharmawati melanjutkan, "Penyebaran informasi keamanan pangan tentang pengawasan obat dan makanan perlu adanya komitmen pemerintah dan masyarakat dalam upaya menggalang kesadaran komunitas masyarakat baik produsen dan konsumen", terangnya.

Sementara itu, Taslim berujar bahwa penyebab utama adanya gangguan kesehatan adalah penerapan pola hidup yang salah oleh masyarakat. Hal ini terjadi akibat kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pengetahuan tentang bahaya dan dampak dalam mengonsumi obat-obatan, pangan dan kosmetik yang tidak memiliki standar keamanan.

"Penerapan gaya hidup yang tidak sehat menjadi tanggungjawab kita semua. Fenomena kebiasaan yang merusak ini perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat tentang dampak yg ditimbulkan oleh obat-obatan, makanan dan kosmetik." ucap Taslim.

Untuk itu, Taslim menghimbau agar TP PKK dan stakeholders terkait selaku ujung tombak dalam penyuluhan kepada masyarakat perlu dibekali pengetahuan.

"Olehnya, para ibu PKK ataupun stakeholders diberikan pengetahuan dan pemahaman tentang daftar nama obat atau bahan kimia atau jenis kosmetik yang merugikan kesehatan. Harus dibekali hingga sampai hal-hal teknis agar bisa menjelaskan secara detail nantinya pada masyarakat" urainya.

Taslim juga meminta agar saat dilakukan sosialisasi/penyuluhan mesti diberikan pemahaman dan kesadaran akan dampak yang ditimbulkan baik jangka pendek maupun jangka panjang. "Dengan keterlibatan semua pihak yang berwenang, saya harap mampu memberikan penjelasan pada masyarakat untuk segera merubah pola hidup dengan membangun kesadaran masyarakat, khususnya pada dampak jangka panjang yang tentunya berkaitan dengan pentingnya masa depan kita", imbuh dia.

Diketahui, sinergi yang dibangun BPOM dengan Pemkab adalah untuk membangun jejaring, kemitraan, dan koordinasi dalam bidang pengawasan obat dan makanan memiliki ruang lingkup meliputi pengawasan obat dan makanan terpadu, peningkatan pemberdayaan masyarakat, penguatan jejaring keamanan pangan terpadu, pembinaan dan pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) obat tradisional, kosmetik dan pangan olahan, serta integrasi data dan informasi dalam rangka percepatan perizinan di bidang obat dan makanan. (IKPWinda/Ilham).

Berita Terkait

bupati-morowali-serahkan-hadiah-utama-pemenang-undian-peserta-one-day-trail-adventure

Bupati Morowali Serahkan Hadiah Utama Pemenang Undian Peserta One Day Trail Adventure

PPID - moroalikab.go.id - Bungku - Seusai menggelar jelajah alam Tepe Asa Moroso One Day Trail Adventure, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menggelar acara penyerahan undian berhadiah bagi para raider atau peserta Adventure di Alun-alun Rumah Jaba

wujudkan-optimalisasi-dan-transparansi-penerimaan-pajak-daerah-bapenda-morowali-gelar-sosialisasi

Wujudkan Optimalisasi dan Transparansi Penerimaan Pajak Daerah, Bapenda Morowali Gelar Sosialisasi

PPID - morowalikab.go.id - Bungku - Dalam rangka optimalisasi dan transparansi penerimaan pajak daerah, Badan Pengelolaan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Morowali telah melakukan inovasi dengan menerapkan sistem online dalam pemungutan pajak daerah

jelang-pameran-stunting-tim-konvergensi-stunting-morowali-gelar-rakor

Jelang Pameran Stunting, Kepala Bappeda Morowali Pimpin Rapat Koordinasi

Morowalikab.go.id, Bungku, Tim Konvergensi Stunting Kabupaten Morowali gelar rapat koordinasi (Rakor) di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Morowali, jumat (28/5/21). Rapat yang dipimpin Kepala Bappeda, Ramli Sanudin, SE., M.Si mengevaluasi persiapan

upacara-bendera-digelar-peringati-hari-pramuka-ke-59

Wabup Pimpin Upacara Bendera Peringati Hari Pramuka ke - 59

morowalikab.go.id - Bungku - Upacara bendera peringati hari pramuka ke - 59 berlangsung di Lapangan Sangiang Kinambuka, Jumat (14/08/20). Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag., M.Pd., bertindak sebagai inspektur upacara. Peserta upacara te

bupati-morowali-buka-sosialisasi-penggunaan-dana-bos-tahun-anggaran-2020

Bupati Morowali Buka Sosialisasi Penggunaan Dana BOS Tahun Anggaran 2020

Bungku, morowalikab.go.id, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali melalui Dinas Pendidikan Daerah menggelar Sosialisasi penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2020, di Ruang Pola Kantor Bupati, Kompleks Perkantoran