Drs. TASLIM: SINERGIKAN VISI DAN MISI BUPATI DALAM PENYUSUNAN RPJMD 2019-2023

  Wednesday 07 November 2018   helman kaimu     3121

Bungku : morowalikab.go.id - Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program Kepala Daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi arah kebijakan pembangunan daerah dan keuangan daerah serta program perangkat daerah yang disertai dengan perangkat pendanaan bersifat indikatif untuk jangka waktu 5 (lima) tahun kedepan. Mensukseskan program tersebut, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah Kabupaten Morowali, menggelar seminar penyusunan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangkah Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2023.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Morowali, Rabu (7/11/18), dipimpin langsung Bupati Morowali Drs. Taslim dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah H. Moh. Jafar Hamid, SH, MM, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Bambang S. Soerojo, M.Si, Asisten Adminstrasi Umum Siti Samria Sia, S.IP, Kepala BP3D Drs. Emil Ponto M.Si, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seluruh Kasubag Program masing-masing OPD, serta Tim Akademisi penyusunan RPJMD.

Kepala BP3D Kabupaten Morowali, Drs. Emil Ponto, M.Si dalam laporannya mengatakan bahwa penyusunan RPJMD merupakan momentum penting untuk menentukan arah masa depan dengan prinsip pembangunan yang harus dilakukan selama lima tahun ke depan. Oleh karena itu, dalam susunan RPJMD harus bersinergi dengan RPJMD Provinsi dan RPJM Nasional. Kesesuaian perencanaan dari pusat hingga ke daerah akan membuat implementasi kebijakan pembangunan daerah akan memiliki arah yang jelas dan memiliki kepastian.

‘’Setelah RPJMD tersusun, kita akan menyusun Rencana Strategi (Renstra) OPD. Untuk itu wajib kita ketahui bersama karena kedepan yang akan diperiksa bukan hanya pekerjaan dilapangan akan tetapi pekerjaan yang diprogramkan OPD sesuai dengan visi dan Misi Bupati yang tertera dalam RPJMD. Jika tidak terdapat maka itu suatu pelanggaran. Untuk itu, seluruh OPD bertanggung jawab bagaimana menterjemahkan misi Bupati dan Wakil Bupati lima tahun kedepan’’ ujar, Emil.

Bupati Morowali, Drs. Taslim, mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat menyatukan persepsi dan pemahaman kita bersama serta dapat memberikan masukan, saran, informasi, dan data kebutuhan lainnya untuk melengkapi penyusunan dokumen RPJMD tahun 2019-2023. Melalui kegiatan ini ditekankan kepada seluruh OPD dapat bersungguh-sungguh mengikuti dan memberi kontribusi sehingga penyusunan RPJMD maupun rencana strategi tahun 2019-2023 bersinergi dan sejalan sesuai visi dan misi yang kita cita-citakan bersama.

‘’Sebagai acuan dalam rencana pembangunan lima tahun kedepan, perlu memperhatikan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, diantaranya: pertama, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih melalui peningkatan kapabilitas, profesionalitas, serta kesejahteraan aparatur, berdasarkan nilai-nilai kebenaran. Kedua, peningkatan pengelolaan SDA guna meningkatkan PAD dengan melibatkan usaha kecil menengah dan koperasi, agar bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, dan menyerap tenaga kerja lokal dengan tetap menjaga hak-hak pekerja. Ketiga, meningkatkan pelayanan pendidikan yang berkualitas melalui peningkatan kualitas dan kuantitas pengajar, memberikan beasiswa dan sarana pendidikan guna menciptakan SDM yang cerdas, kreatif, inovatif dan bertaqwa. Keempat, meningkatkan pelayanan kesehatan melalui peningkatan kualitas dan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan dan ketersediaan obat yang berkualitas. Kelima, meningkatkan produksi pangan melalui peningkatan dan pengembangan sarana dan infrastruktur pertanian yang tepat sasaran. Keenam, meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan fasilitas air bersih, listrik, tempat ibadah, fasilitas olahraga, perumahan, objek wisata, serta seni dan budaya sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis dan bahagia. Ketuju, mendorong kehidupan masyarakat yang beriman dan bertaqwa melalui peningkatan pembinaan keagamaan, sarana dan prasarana tempat ibadah, sehingga tercipta kerukunan antar umat beragama yang harmonis’’ urai Bupati saat membuka seminar penyusunan awal RPJMD 2019-2023. Kominfo/HK

Video dibuat oleh Ilham/iqbal https://youtu.be/lT3sR1TO0I4?t=44

Berita Terkait

tingkatkan-pemberdayaan-sdm-pelaku-usaha-dinas-koperasi-dan-umkm-gelar-pelatihan-menjahit-tahap-v

Tingkatkan Pemberdayaan SDM Pelaku Usaha, Dinas Koperasi dan UMKM Gelar Pelatihan Menjahit Tahap V

Morowalikab.go.id- Bungku- Sebagai upaya dalam meningkatkan keterampilan juga mengembangkan usaha, Pemdakab Morowali, melalui Dinas Koperasi dan UMKM menggelar Pelatihan Menjahit tahap V. Kegiatan tersebut berlangsung di dua lokasi sekaligus, Aula Sa

pemkab-morowali-sosialisasikan-undang-undang-ormas-wabup-ungkapkan-hal-ini

Pemkab Morowali Sosialisasikan Undang-Undang Ormas, Wabup Ungkapkan Hal ini

Morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah menggelar Sosialisasi Undang-undang Ormas di Ruang Pola Lantai II Kantor Bupati, Rabu (6/7/22) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Wakil

pemkab-morowali-gelar-rapim-tepra-tahun-2022

Tindak lanjut Hasil Desk Tepra, Pemkab Morowali Gelar Rapat Pimpinan

Morowalikab.go.id-Bungku- Dalam rangka menindaklanjuti hasil desk tepra yang telah dilaksanakan oleh bagian administrasi pembangunan tentang penyerapan realisasi anggaran dan realisasi dana DAK fisik dan non-fisik Tahun anggaran 2022, Tim Evaluasi

morowali-jadi-tuan-rumah-forkom-organisasi-se-sulteng-pemda-siap-beri-pelayanan-maksimal

Morowali Tuan Rumah Forkom Organisasi Se-Sulteng, Pemda Siap Beri Pelayanan Maksimal

morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menggelar rapat persiapan di Ruang Asisten III Bidang Administrasi Umum, Senin (07/06). Pasalnya, Kab. Morowali ditunjuk menjadi tuan rumah dalam kegiatan Rapat Koordinasi Forum Komu

bupati-morowali-buka-rakor-pemberdayaan-dan-perlindungan-anak-se-sulteng

Bupati Morowali Buka Rakor Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Se Sulteng

Morowalikab.go.id-Bungku- Kabupaten Morowali menjadi Tuan Rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Se Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2023, Selasa (21/03). Acara berlangsung di Grand Hotel Qafiah Desa Bahomohoni, Mengusun