RENCANA AKSI PENGURANGAN RESIKO BENCANA KABUPATEN MOROWALI

  Jumat 24 Maret 2017   Helman kominfo     1260

BADAN PENAGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN MOROWALI AUDIENS  DAN KONSULTASI PENGURANGAN RESIKO BENCANA (PRB)

Dalam rangka tindak lanjut pengembangan dan pelaksanaan Program StIRRRD untuk periode tahun 2017 di Kabupaten Morowali, Pelaksana Badan Penangulagan Bencana Daerah Kabupaten Morowali mengadakan Audiensi dan Konsultasi mengenai implementasi pelaksanaan Action Plan dalam Pengurangan Resiko Bencana (PRB) dengan Tim StlRRRD UGM-GNS Selandia Baru. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis 22 Maret 2017 Bertempat di aula Kantor Bupati Morowali dikemas dalam bentuk Pemaparan oleh TIM Tim StlRRRD UGM-GNS Selandia Baru kemudian dilanjutkan dengan diskusi.

Pemateri pada kegiatan ini dari Bapak Dr. Agung Setianto, Geological Engineering Departement, Universitas Gaja Mada (UGM) sedangkan perwakilan dari GNS Selandia Baru oleh Mr. Richard Woods dan Miss Michele Daly, Risk and Society Departement GNS Scince, Wellington, New Zealand. Pada paparan tim mengemukakan bahwa potensi bahaya di Kabupaten Morowali ini adalah Gempa, Tsunami, Banjir, Tanah Longsor, Abrasi Pantai, Kabakaran Hutan, Cuaca Ekstrem, dan Kekeringan.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali H. Jafar Hamid, SH. MM. Dalam sambutannya, Jafar Hamid mengajak semua stekholder untuk senantiasa berkordinasi dalam upaya penanggulangan bencana. Lebih lanjut dikatakan bahwa perhatian kita terhadap penanggulagan bencana harus sungguh-sunguh, karena daerah kita ini rawan bencana. Oleh sebab itu, Sekda mengharapkan kepada seluruh SKPD terkait untuk serius dan proaktif mengikuti kegiatan atau diskusi ini. Namun Sekda juga tak lupa mengingatkan untuk kita senantiasa memohon pertongan Allah SWT, Sang Penguasa Alam, agar kita semua terhindar dari berbagai bencana.

Audiensi dan Konsultasi ini dihadiri Ketua Komisi III DPRD yang membidangi bencana, Asgar Ali. Pada kesempatan ini, Agar Ali mengemukakan bahwa terkait mengatasi resiko bencana kita  harus melibatkan desa dan kecematan dalam bentuk perwakilan untuk memantau resiko bencana. Karena menurut anggota DRPD dari Kecamatan Bungku Selatan ini sering kedatangan masyarakat untuk menungkap keluhan terkait dengan lambatnya penanganan bencana.

Sejumlah kepala SKPD terkait hadir pada kesempatan ini diantaranya Kepala Dinas Lingkugan Hidup, Dinas Sosial, Dinas PU, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Keuangan, dan Dinas Perumahan, Dinas Kominfo, Badan Kesbangpol dan Kepala Pelaksana Badan Penangulagan Bencana Daerah Kabupaten Morowali Yosar Kardiat, STP, MM., selaku Focal Point. Hadir juga mantan Kepala Dinas Perumahan Ir. I Wayan Sugita.

Kepala Dinas Komunikas dan Informatika Ir. H. Umar Rasid, M.Si pada saat diberikesempatan mengemukakan bahwa diskusi ini penting dan termasuk bagian dari Kominfo untuk mempublikasikan ke website resmi Pemda Morowali (morowalikab.go.id/home) dan kepada teman-teman media, sehingga informasi yang dibutuhkan cepat dan akurat sampai ke masyarakat. Lebih lanjut diusulkan mantan kepala Dinas ESDM ini bahwa agar tidak ada kesalah pahaman di masyarakat mengenai kegiatan pertambangan dan harus dibentuk tim untuk mengkaji resiko bencana yang timbul nanti akibat pertambangan.

Hasil Audiensi dan Konsultasi berhasil merekomendasikan untuk Pemerintah Kabupaten Morowali sebagai beriku:

  1. Pemerintah Daerah Kabupten Morowali melaksanakan lokakarya untuk Pembentukan Forum PRB yang anggotanya terdiri dari 12 SKPD/OPD terkait, TNI, Polri, dan DPRD dan diharapkan terwujud pada Tahun 2017.
  2. Pemerintah Desa mengambil peran dalam kegiatan PRB dengan mengalokasikan dana ADD untuk kegiatan PRB yang disingkronkan dengan kegiatan Pemda.
  3. Pemerintah Daerah Kabupten Morowali segera membuat regulasi tentang PRB.

Diakhir kegiatan, Pemerintah Daerah diwakili Sekda Kab. Morowali menyerahkan cendra mata berupa Plakat Lambang Daerah Kab. Morowali dan Hasil Industri Rumah Tangga Morowali (TORTILA) kepada TIM yang diterima langsung oleh perwakilan UGM - GNS. (NA)

 

  •    Dibuat oleh Helman kominfo
  •   Dipublish oleh Helman kominfo

Berita Terkait

bupati-morowali-pimpin-apel-pelepasan-tim-operasi-stgas-yustisi-covid-19-tahun-2020

Bupati Morowali Pimpin Apel Pelepasan Tim Operasi Satgas Yustisi Covid-19 Tahun 2020

Morowalikab.go.id, Bungku, Bupati Morowali, Drs. Taslim memimpin Apel pelepasan tim operasi Yustisi Corona Virus disease 2019 (Covid-19) di Pelataran Kantor Bupati, Kamis (24/09/20) pagi. Apel dihadiri Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, Kap

lantik-penjabat-kades-wabup-morowali-harapkan-sinergitas-kades-dan-bpd

Lantik Penjabat Kades, Wabup Morowali Harapkan sinergitas Kades dan BPD

Morowalikab.go.id-Bungku- Guna mengisi kekosongan jabatan Kepala Desa di Kabupaten Morowali, Wakil Bupati Morowali Dr.H.Najamudin., M.Pd., resmi melantik dan mengambil sumpah penjabat Kepala Desa, di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis (17/03). Penja

jadi-narasumber-webinar-ui-bupati-taslim-paparkan-strategi-realisasi-pendaptan-asli-daerah-kabupaten-morowali

Jadi Narasumber Webinar UI, Bupati Taslim paparkan Strategi Realisasi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Morowali

Morowalikab.go.id-Bungku- Bupati Morowali Drs. Taslim mendapat kehormatan untuk menjadi narasumber webinar nasional strategi inovasi dan daya saing daerah dalam upaya peningkatan ekonomi pasca pandemic yang diselenggarakan oleh Universitas Indones

wabup-morowali-pimpin-upacara-penurunan-bendera-merah-putih

Wabup Morowali Pimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih

Morowali, IKP, Kominfo, Rangkaian pelaksanaan upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia Tahun 2020 telah sukses dilaksanakan dipagi hari. Namun pada sore hari ditempat yang sama

buka-musrenbang-kecamatan-bumi-raya-ini-harapan-wabup-morowali

Buka Musrenbang Kecamatan Bumi Raya, Ini Harapan Wabup Morowali

Morowalikab.go.id-Bungku- Rangkaian musrenbang tingkat kecamatan minggu ini terus berlanjut, dengan Mengusung Tema “ pemerataan pelayanan dasar untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat”, Wakil Bupati Morowali Dr. H. Naja