Via Virtual, Forkopimda Morowali ikuti Pengarahan Presiden Jokowi

  Selasa 18 Mei 2021   helman kaimu     1712

2_thumbnail

Morowalikab.go.id, Bungku – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Morowali mengikuti pengarahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, bersama Kepala Daerah se-Indonesia Tahun 2021, di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali, Kompleks Perkantoran Fonuasingko, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Senin (17/5/21).

Pertemuan yang berlangsung secara virtual atau  Video Telconference, diikuti Wakil Presiden Republik Indonesia, KH. Ma’ruf Amin, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Menko Perekonomian, Erlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, Menkes, Budi Gunadi Sadikin, Gubernur, Bupati, Walikota dan Unsur Forkopimda seluruh Indonesia.

1

Sementara itu, untuk Forkopimda Morowali dihadiri Bupati, Drs. Taslim, Wakil Bupati, Dr. H. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd, Anggota DPRD, Daeng Pasolong, Dandim 1311/Morowali, May. Inf. Raden Yoga Raharja, Kapolres Morowali, AKBP. Bayu Indra Wiguno, dan Kajari Morowali, Tenri A. Waru, SH., MH.

Selain itu, hadir pula Asisten I Bidang Pemerintahan, Ir. Rizal Badudin, Kaban Kesbangpol, Drs. Bambang S. Soerojo, M.Si, Kaban Bappeda, Ramli Sanudin, SE., M.Si, Kadis Kominfo, Bachtiar Peohoa, ST, Kadis PMDP3A, Drs. H. Wahid Hasan, M.Pd, dan Kadis Pendidikan daerah, Amir Aminudin, S.Pd., M.M.

Presiden Joko Widodo dalam arahannya menghimbau seluruh masyarakat indonesia harus betul betul mewaspadai penyebaran covid-19 pasca lebaran idul Fitri 1442 Hijriyah. Hal ini mengingat adanya potensi jumlah kasus baru covid.

''Meskipun adanya kebijakan larangan mudik, saya mendapatkan data terdapat satu setengah juta orang yang mudik dalam kurun waktu 6 Mei sampai 17 Mei. Oleh sebab itu, saya berharap kasus positif kita tidak inginkan sebesar seperti tahun lalu, mengingat sudah terjadi penurunan kasus aktif  dari 176 ribu terjadi penurunan menjadi Sembilan Puluh Ribu Delapan Ratus artinya turun menjadi 48% ini yang kita tekan agar semakin turun. Dalam mensukseskan terjadinya penurunan dibutuhkan konsistensi serta memiliki ketahanan karena tidak mungkin selesai dalam waktu sebulan ataupun dua bulan kedepan. Olehnya kita hati-hati khususnya dengan varian baru covid-19 pada gelombang ke-2 dan ketiga,'' jelasnya.

ia juga memberikan warning agar berhati-hati bagi sejumlah daerah yang memngalami kenaikan positif. ''Sekarang kita terbuka daerah yang harus hati-hati, Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, jambi, DKI Jakarta, Maluku, Banten, NTB, Maluku Utara, Kaltim, Sulteng, Sulsel, Gorontalo,'' ungkapnya.

dirinya meminta seluruh Forkopimda mengetahui perkembangan kasus Covid-19 didaerah masing-masing,

''Saya minta Gubernur, Bupati, Walikota, Pangdam, Danrem, Dandim, Kapolda, Kapolres, Kajati, Kajari, Sekda, Asisten seluruh indonesia tau kondisi angka-angka peningkatan dan penurunan kasus Covid-19 disetiap daerah sehingga mengetahui apa yang harus dilakukan saat menangani covid-19. Daerah yang zona merah dan orange tempat wisatanya harus ditutup. Kuning dan hijau tetap buka namun Satgas harus selalu disiagakan,'' ucapnya.

Sementara itu, Mendagri, Tito Karnavian dalam kesempatan tersebut mengatakan hampir satu setengah tahun dunia mengalami covid-19 yang merupakan pandemi terluas dalam sejarah umat manusia dimana hampir semua negara terambah oleh virus ini.

''Pandemi Covid-19 tidak hanya menjadi krisis kesehatan tapi menjadi krisis multi dimensi global yang menyebabkan munculnya krisis ekonomi dan keuangan, krisis sosial bahkan dibeberapa negara telah memicu krisis keamanan dan politik. Mengantisipasi krisis multi dimensi akibat pandemi covid-19 dibutuhkan peran aktif Pemerintah Pusat dan Forkopimda yang ada ditingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Indonesia untuk segera membuat kebijakan guna memulihkan perekonomian masyarakat dimasa pandemi Covid-19,'' pungkasnya.

 

 

Berita Terkait

kemkominfo-morowali-dinyatakan-lulus-assessment-smart-city

KEMKOMINFO ; MOROWALI DINYATAKAN LULUS ASSESSMENT SMART CITY

Setelah mengikuti assessment  Kota/Kabupaten se- Indonesia  gerakan Menuju 100 Smart City 2018 oleh Kementerian Kominfo tanggal  5/03/18 kemarin, Kabupaten Morowali dinyatakan LULUS seleksi sebagai salah satu Kabupaten Smart City berdasarkan surat

cegah-stunting-demi-masa-depan-generasi-morowali

CEGAH STUNTING DEMI MASA DEPAN GENERASI MOROWALI

CEGAH STUNTING DEMI MASA DEPAN GENERASI MOROWALI YANG BERKUALITAS by: @karymarunduh   Data menunjukkan, Survei Riset Kesehatan Dasar 2018, terdapat angka 30,8% angka stunting di Indonesia. Artinya, 3 dari 10 anak Indonesia di bawah 5 tahun me

paripurna-dprd-morowali-setujui-dua-buah-raperda-usul-pemda-menjadi-perda

Paripurna DPRD Morowali, Setujui 2 Buah Raperda Usul Pemda Menjadi Perda

Morowalikab.go.id, Bungku, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali menggelar rapat paripurna ke-6 dan ke-7 masa persidangan 1 Tahun Sidang 2020-2021, Senin (21/09/20). Rapat berlangsung di Ruang Sidang DPRD, Desa Bahoruru Kecamat

gubernur-kaltim-study-banding-di-morowali

GUBERNUR KALTIM STUDY BANDING DI MOROWALI

morowalikab.go.id: Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Prof. DR. H. Awang Faroek Ishak, bersama rombongan tiba di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, Jum’at malam (9/2/18). Kedatangan Gubernur Kaltim disambut Bupati Morowali Drs. H. Anwar

bupati-morowali-resmikan-grand-qafia-hotel

Bupati Morowali Resmikan Grand Qafia Hotel

Morowalikab.go.id, Bungku, Bupati Morowali, Drs. Taslim meresmikan Grand Qafia Hotel, dikawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM), Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Sabtu (23/04/22). Peresmian yang dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupate