Thursday 05 February 2026
helman kaimu
16
Morowalikab.go.id – Bungku - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Morowali, Yusman Mahbub, memimpin rapat persiapan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Aula Kantor Bupati Morowali, Rabu (5/2/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Morowali sebagai langkah awal memastikan pelaksanaan Safari Ramadan nantinya berjalan lancar dan terkoordinasi di seluruh wilayah kabupaten Morowali.

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Taher, Ketua MUI Kabupaten Morowali, H. Mauludin, Tokoh Agama H. Najamudin, para camat, serta perwakilan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali. Kehadiran para pemangku kepentingan ini bertujuan menyatukan persepsi dan kesiapan teknis menjelang pelaksanaan Safari Ramadan tahun ini.

Dalam arahannya, Sekda Yusman Mahbub menekankan agar pelaksanaan Safari Ramadan difasilitasi langsung oleh pimpinan OPD, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan para da’i atau ustaz ke rumah masing-masing. Menurutnya, kenyamanan para penceramah harus menjadi perhatian utama agar kegiatan Safari Ramadan, khususnya di wilayah kepulauan, dapat berjalan maksimal dan aman.
Yusman juga menegaskan bahwa tim Safari Ramadan tidak hanya membawa misi syiar agama, tetapi sekaligus menjadi sarana penyampaian informasi pembangunan daerah. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan memahami program, visi, dan misi Bupati dan Wakil Bupati Morowali sehingga terbangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Selain itu, Sekda Morowali turut mengimbau agar dalam setiap pelaksanaan dakwah disisipkan pesan kewaspadaan kepada masyarakat terhadap tindakan kriminal, khususnya pencurian yang belakangan ini mulai marak. Ia berharap Safari Ramadan dapat menjadi media edukasi, penguatan keimanan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Diketahui, pelaksanaan Safari Ramadan Kabupaten Morowali dijadwalkan mulai dilaksanakan pada hari ketiga bulan Ramadan. Penetapan waktu ini dimaksudkan agar seluruh rangkaian persiapan, termasuk kesiapan tim da’i, koordinasi dengan OPD, serta penentuan lokasi kunjungan, dapat berjalan optimal sehingga kegiatan Safari Ramadan dapat berlangsung tertib, lancar, dan tepat sasaran di seluruh wilayah, termasuk daerah kepulauan.