Paradoks Ekonomi Morowali, Sekda Yusman Mahbub Sebut Perumahan Layak Huni Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan

  Thursday 05 February 2026   Octaviana Latong     1067

WhatsApp Image 2026-02-04 at 20-14-37 (1)

Morowalikab.go.id – Bungku – Upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Morowali terus diarahkan pada pendekatan struktural yang menyentuh aspek fundamental kehidupan masyarakat, salah satunya melalui intervensi sektor perumahan berbasis data kependudukan yang terverifikasi. Pembangunan perumahan dinilai sebagai instrumen strategis yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Yusman Mahbub, saat meresmikan lima unit Perumahan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang merupakan kolaborasi antara dinas perumahan dan permukiman bersama Baznas  yang berlokasi di Pelataran Perumahan Desa Bahomoleho, Kecamatan Bungku Tengah, Kamis (05/02/2026).

Dalam Sambutannya, Yusman Mahbub menegaskan bahwa program perumahan yang dijalankan pemerintah daerah harus berpijak pada basis data yang akurat dan terukur, dengan pendekatan by name by address, sehingga mekanisme distribusi bantuan tidak melenceng dari kelompok sasaran yang sesungguhnya.

WhatsApp Image 2026-02-04 at 20-14-37

Yusman mengemukakan, secara makro Kabupaten Morowali mencatatkan pertumbuhan ekonomi dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang tergolong sangat tinggi, bahkan berada pada jajaran teratas secara nasional. Namun paradoks pembangunan masih terjadi, di mana capaian ekonomi tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan hunian yang layak.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa masih terdapat segmen masyarakat yang belum tersentuh secara optimal oleh hasil pembangunan, dan ketiadaan rumah layak huni menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap bertahannya angka kemiskinan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yusman menyatakan kesepahamannya dengan pandangan Ketua Baznas Kabupaten Morowali bahwa program perumahan tidak boleh berhenti pada tataran simbolik semata. Menurutnya, diperlukan perencanaan jangka menengah dan panjang yang disertai target kuantitatif serta keberlanjutan program melalui kolaborasi antarlembaga.

Ia berharap, dalam kurun waktu lima tahun ke depan, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Morowali dan Baznas dapat menghasilkan pembangunan puluhan unit rumah layak huni yang benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pada aspek tata kelola, Yusman menekankan pentingnya prinsip objektivitas, transparansi, dan keadilan dalam penetapan penerima bantuan. Ia mengingatkan agar tidak ada ruang bagi praktik subjektivitas, relasi personal, maupun kepentingan tertentu dalam proses penyaluran program perumahan.

“Seluruh tahapan harus murni didasarkan pada kriteria dan kebutuhan masyarakat yang berhak menerima,” tegasnya.

WhatsApp Image 2026-02-04 at 20-00-35 (3)

Dari perspektif fiskal, Yusman menilai program pembangunan perumahan tersebut relatif feasible untuk dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan estimasi biaya pembangunan sekitar Rp.65 juta per unit, realisasi pembangunan 10 hingga 20 unit rumah per tahun dinilai tidak akan memberikan tekanan signifikan terhadap struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Morowali yang berada pada kisaran lebih dari Rp3 triliun.

Pemerintah Kabupaten Morowali, lanjut Yusman, berkomitmen untuk terus mendorong model pembangunan kolaboratif yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Melalui penguatan sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan para pemangku kepentingan lainnya, diharapkan proses transformasi sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Morowali dapat berlangsung secara lebih terukur dan berkelanjutan.

 

Berita Terkait

wakil-bupati-iriane-resmi-lepas-kafilah-stqh-ke-stqh-xxviii-tingkat-provinsi-di-poso

Wakil Bupati Iriane Resmi Lepas Kafilah STQH ke STQH XXVIII Tingkat Provinsi di Poso

Morowalikab.go.id – Bungku - Pemerintah Kabupaten Morowali secara resmi melepas Kafilah Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadist (STQH) utusan Kabupaten Morowali untuk mengikuti STQH ke-XXVIII tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025 yang akan

jelang-pelantikan-pengurus-dmi-morowali-bupati-drs-taslim-pimpin-rapat-pembentukan-panitia

Jelang Pelantikan Pengurus DMI Morowali, Bupati, Drs. Taslim Pimpin Rapat Pembentukan Panitia

Morowalikab.go.id, Bungku, Menjelang pelaksanaan pelantikan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Morowali periode 2022-2027, yang dirangkaikan dengan Tabligh Akbar, Bupati Morowali, Drs. Taslim pimpin rapat pembentukan panitia di Rumah J

asisten-ii-buka-rapat-penyusunan-peta-ketahanan-dan-kerentanan-pangan-kabupaten-morowali-tahun-2026

Asisten II Buka Rapat Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Kabupaten Morowali Tahun 2026

Morowalikab.go.id – Bungku – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menggelar rapat penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan atau Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) Tahun 2026 di Aula

kadis-pmptsp-jalan-panjang-menuju-platinum-kabupaten-sedang-terbaik-investasi

Kadis PMPTSP, Kab. Morowali Raih Platinum Kabupaten Sedang Terbaik Investasi

PPID - morowalikab.go.id - Jakarta. Selasa, (23/07/19), Kab. Morowali kembali mengukir tinta emas pembangunan investasi di daerah. Dalam ajang Indonesia's Attractiveness Award 2019, Kab. Morowali mendapat predikat platinum kabupaten sedang terbaik in

bupati-morowali-hadiri-panen-perdana-padi-sawah-kelompok-pebatae-jaya-di-desa-pebatae

Bupati Morowali Hadiri Panen Perdana Padi Sawah Kelompok “Pebatae Jaya” di Desa Pebatae

Morowalikab.go.id-Bungku- Bupati Morowali Drs. Taslim hadiri kegiatan Panen Perdana Padi Sawah dalam upaya peningkatan produksi penangkaran benih padi kelompok Tani “ Pebate Jaya” di Desa Pebatae, Kecamatan Bumi Raya,  Minggu, (11/04