Paradoks Ekonomi Morowali, Sekda Yusman Mahbub Sebut Perumahan Layak Huni Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan

  Thursday 05 February 2026   Octaviana Latong     22

WhatsApp Image 2026-02-04 at 20-14-37 (1)

Morowalikab.go.id – Bungku – Upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Morowali terus diarahkan pada pendekatan struktural yang menyentuh aspek fundamental kehidupan masyarakat, salah satunya melalui intervensi sektor perumahan berbasis data kependudukan yang terverifikasi. Pembangunan perumahan dinilai sebagai instrumen strategis yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Yusman Mahbub, saat meresmikan lima unit Perumahan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang merupakan kolaborasi antara dinas perumahan dan permukiman bersama Baznas  yang berlokasi di Pelataran Perumahan Desa Bahomoleho, Kecamatan Bungku Tengah, Kamis (05/02/2026).

Dalam Sambutannya, Yusman Mahbub menegaskan bahwa program perumahan yang dijalankan pemerintah daerah harus berpijak pada basis data yang akurat dan terukur, dengan pendekatan by name by address, sehingga mekanisme distribusi bantuan tidak melenceng dari kelompok sasaran yang sesungguhnya.

WhatsApp Image 2026-02-04 at 20-14-37

Yusman mengemukakan, secara makro Kabupaten Morowali mencatatkan pertumbuhan ekonomi dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang tergolong sangat tinggi, bahkan berada pada jajaran teratas secara nasional. Namun paradoks pembangunan masih terjadi, di mana capaian ekonomi tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan hunian yang layak.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa masih terdapat segmen masyarakat yang belum tersentuh secara optimal oleh hasil pembangunan, dan ketiadaan rumah layak huni menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap bertahannya angka kemiskinan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yusman menyatakan kesepahamannya dengan pandangan Ketua Baznas Kabupaten Morowali bahwa program perumahan tidak boleh berhenti pada tataran simbolik semata. Menurutnya, diperlukan perencanaan jangka menengah dan panjang yang disertai target kuantitatif serta keberlanjutan program melalui kolaborasi antarlembaga.

Ia berharap, dalam kurun waktu lima tahun ke depan, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Morowali dan Baznas dapat menghasilkan pembangunan puluhan unit rumah layak huni yang benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pada aspek tata kelola, Yusman menekankan pentingnya prinsip objektivitas, transparansi, dan keadilan dalam penetapan penerima bantuan. Ia mengingatkan agar tidak ada ruang bagi praktik subjektivitas, relasi personal, maupun kepentingan tertentu dalam proses penyaluran program perumahan.

“Seluruh tahapan harus murni didasarkan pada kriteria dan kebutuhan masyarakat yang berhak menerima,” tegasnya.

WhatsApp Image 2026-02-04 at 20-00-35 (3)

Dari perspektif fiskal, Yusman menilai program pembangunan perumahan tersebut relatif feasible untuk dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan estimasi biaya pembangunan sekitar Rp.65 juta per unit, realisasi pembangunan 10 hingga 20 unit rumah per tahun dinilai tidak akan memberikan tekanan signifikan terhadap struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Morowali yang berada pada kisaran lebih dari Rp3 triliun.

Pemerintah Kabupaten Morowali, lanjut Yusman, berkomitmen untuk terus mendorong model pembangunan kolaboratif yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Melalui penguatan sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan para pemangku kepentingan lainnya, diharapkan proses transformasi sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Morowali dapat berlangsung secara lebih terukur dan berkelanjutan.

 

Berita Terkait

bupati-dan-wakil-bupati-morowali-hadiri-tasyakuran-pemfungsian-sekretariat-dewan-adat-tobungku

Bupati dan Wakil Bupati Morowali Hadiri, Tasyakuran Pemfungsian Sekretariat Dewan Adat Tobungku

Morowalikab.go.id-Bungku- Bupati Morowali Drs. Taslim bersama Wakil Bupati Morowali Dr.H.Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menghadiri Tasyakuran Pemfungsian Sekretariat Dewan Adat Tobungku, Bertempat di Kantor Dewan Tobungku, Jln. Trans Sulawesi Kel

duduk-bersamaserikat-buruh-dan-pt-imip-bahas-upah-minimun-sektoral-kabupaten-umsk

Duduk Bersama,Serikat Buruh dan PT IMIP Bahas Upah Minimun Sektoral Kabupaten (UMSK).

Morowalikab.go.id -Bungku -Rekomendasi mengenai penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Morowali yang diajukan Bupati kepada Pemerintah  provinsi dianulir dan dianggap belum mencapai mufakat. Hal ini disampaikan  Kepala Dinas Tenaga Kerj

pj-bupati-yusman-mahbub-buka-rapat-kerja-koni-kabupaten-morowali-2025

Pj Bupati Yusman Mahbub, Buka Rapat Kerja KONI Kabupaten Morowali 2025

Morowalikab.go.id - Bungku - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Morowali menggelar Rapat Kerja Kabupaten tahun 2025 di Aula Hotel Amanah, Desa Ipi, pada Minggu 02 Februari 2025.  Rapat ini mengusung tema "Melalui Rapat Kerja

wakili-pj-bupati-morowali-staf-ahli-bid-ekonomi-pembangunan-dan-keuangan-hadiri-peresmian-tni-manunggal-air

Wakili Pj Bupati Morowali, Staf Ahli Bid. Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Hadiri Peresmian TNI Manunggal Air

Morowalikab.go.id-Bungku- Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Sulteng Ir.H.A. Rachmansyah Ismail, M.Agr., MP., diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan, Mohamad AMin, ST., MT menghadiri Kegiatan Video Conference (Vicon) Peresmian

bupati-morowali-diapresiasi-menteri-imigrasi-atas-kepemimpinan-visioner-dan-berjiwa-pengusaha

Bupati Morowali Diapresiasi Menteri Imigrasi atas Kepemimpinan Visioner dan Berjiwa Pengusaha

Morowalikab.go.id – Bungku - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto, memberikan apresiasi khusus kepada Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, atas gaya kepemimpinan yang dinilai visioner dan memiliki se