Monday 02 February 2026
helman kaimu
17
Morowalikab.go.id – Bungku - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Morowali, Hasyim, S.Pi, menegaskan bahwa penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tidak terlepas dari visi dan misi Pemda Morowali. Menurutnya, visi dan misi tersebut menjadi acuan utama dalam merumuskan perencanaan pembangunan setiap tahun. Hal tersebut dikatakannya saat pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kecamatan Bahodopi dan Bungku Pesisir di Aula Kantor Camat Bahodopi pada Senin (2/2/26).

Visi dan misi Pemda Morowali lanjut Hasyim terdiri dari lima misi, yakni mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih melalui transformasi tata Kelola dan birokrasi yang melayani, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, berkarakter dan berbudaya, memajukan sarana dan prasarana inklusif dalam mendukung pemerataan Pembangunan wilayah daratan dan kepulauan, meningkatkan kemakmuran Masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan pariwisata, serta meningkatkan usaha ekonomi kreatif berbasis kewilayahan, dan mewujudkan perekonomian yang kokoh dan berkeadilan melalui pengelolaan sumber daya alam dan revitalisasi lingkungan secara berkelanjutan berbasis hilirisasi dan industrialisasi.

Hasyim menjelaskan, Musrenbang merupakan forum penting untuk menjaring aspirasi masyarakat. Seluruh usulan yang masuk akan dirangking untuk menentukan skala prioritas pembangunan yang paling mendesak dan berdampak luas. Penentuan prioritas tersebut disesuaikan dengan misi pemerintah daerah agar program yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan arah kebijakan daerah.
Pada misi pertama, Pemda Morowali memprioritaskan penataan birokrasi yang baik dan melayani. Hal ini diwujudkan melalui peningkatan kualitas SDM aparatur agar pelayanan publik semakin optimal. Program yang didorong antara lain pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan, pelayanan kependudukan, serta fasilitas umum lainnya yang berkaitan langsung dengan layanan masyarakat.
Selanjutnya, pada misi kedua terkait pendidikan dan kesehatan, Pemda Morowali memprioritaskan peningkatan daya saing SDM yang cerdas dan berdaya. Tahun ini, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran lebih dari 60 miliar rupiah untuk bantuan beasiswa dengan sasaran sekitar 5 ribu penerima. Selain itu, ditargetkan dalam tiga tahun ke depan sekolah unggulan SD dan SMP akan terbangun di setiap kecamatan. Di sektor kesehatan, tahun sebelumnya pemda menjalankan program “Jemput Sakit Pulang Sehat” namun untuk tahun 2026 peningkatan fasilitas seluruh puskesmas dan pustu secara bertahap.
Pada misi ketiga, Pemda Morowali fokus pada pembangunan infrastruktur yang inklusif dan merata. Di Kecamatan Bahodopi, persoalan utama adalah jalan, sehingga wilayah tersebut menjadi prioritas pembangunan tahun ini dengan alokasi khusus untuk peningkatan akses jalan di Bahodopi dan desa sekitarnya. Sementara pada misi keempat, pemerintah mendorong peningkatan kemakmuran masyarakat Bahodopi dan Bungku Pesisir melalui pengelolaan sumber daya alam. Adapun misi kelima diarahkan pada peningkatan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan, mengingat isu lingkungan menjadi salah satu tantangan utama pembangunan di Kabupaten Morowali.
Top of Form