Safari Ramadhan, Ustad Djasmudin Sampaikan 3 Perkara Manusia Menjadi Lalai Kepada Allah

  Friday 30 April 2021   Winda Bestari     1912

 

WhatsApp Image 2021-04-30 at 12-25-57

morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Kabupaten Morowali menggelar Safari Ramadhan di Mesjid Nurul Iman Desa Wosu, Kecamatan Bungku Barat, Kamis (29/04). Hadir dalam kegiatan Safari Ramadhan di antaranya Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, pengurus mesjid dan sejumlah Aparatur Sipil Negara dalam lingkup Pemkab Morowali. Dalam safari tersebut, Pemerintah menyiapkan 18 orang mubaligh yang tersebar di setiap kecamatan untuk memberikan ceramah kepada masyarakat Kab. Morowali.

"Urusan akhirat tidak seperti dunia. Dunia nampak jelas di hadapan kita. Bekerja pasti ada hasil yang membuat orang termotivasi melakukan pekerjaan itu, baik uang, kehidupan dan sebagainya. Sedangkan urusan akhirat, Allah sembunyikan  di balik perintahnya dan setiap amalan-amalan yang kita lakukan. Tidak ada satupun yang tahu sebagai balasan apa yang telah mereka kerjakan. Itu adalah ujian bagi kita, tapi itu adalah hal yang pasti, sebab janji Allah adalah pasti", tutur Ustad Maulana Djasmudin Rone dalam tausiahnya.

WhatsApp Image 2021-04-30 at 12-25-57 (1)

Staf Khusus Bupati Bidang Keagamaan itu melanjutkan, jika bukan karena beberapa perkara, mungkin semua orang akan tetap istiqamah dan taat atau sungguh-sungguh menjalankan ibadah kepada Allah SWT.

"Masih banyak hal yang merusak kesalehan, karena urusan dunia. Bagaimana mendapatkan janji Allah sedangkan kita lalai dan terperdaya dengan dunia", pungkas dia.

WhatsApp Image 2021-04-30 at 12-25-57 (2)

"Adapun perkara itu yang pertama; selalu merasa cukup ilmu atau senang dengan kebodohan. Yang kedua; cinta terhadap dunia atau tamak akan dunia. Contoh kecil, kita mampu menatap layar ponsel berjam-jam. Sedang membaca Alqur'an tidak mampu berlama-lama. Yang ketiga; kikir dengan kelebihan yang Allah berikan. Baik itu  harta, maupun kecerdasan. Kita kurang berbagi kepada sesama. Sesungguhnya Allah maha menghargai apa yang hambanya lakukan, Allah tidak pandang kecil atau besarnya nilai, tetapi yang utama adalah keikhlasan dari hati", terang Djasmudin.

Berita Terkait

tampil-kemilau-dengan-suku-bungku-kafilah-morowali-meriahkan-parade-defile

Tampil Kemilau dengan Suku Bungku, Kafilah Morowali Meriahkan Parade Defile

Morowalikab.go.id-Banggai- Tampil Kemilau dengan Suku Bungku, Kafilah Kabupaten Morowali yang jumlahnya 47 orang ikut meramaikan parade defile pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke -XXIX Tahun 2022 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kawasa

bupati-iksan-tinjau-desa-lalampu-pasca-banjir-warga-apresiasi-kepedulian-bupati

Bupati Iksan Tinjau Desa Lalampu Pasca Banjir, Warga Apresiasi Kepedulian Bupati

Morowalikab.go.id -Lalampu- Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abdul Rauf, meninjau langsung kondisi Desa Lalampu setelah dilanda banjir pada Minggu (16/3) malam. Usai menjalankan Safari Ramadhan di Kecamatan Menui Kepulauan, Iksan bergerak cepat menu

paripurna-ke-13-pemda-morowali-tanggapi-3-buah-ranperda-inisiatif-dprd

Paripurna ke-13, Pemda Morowali Tanggapi 3 Buah Ranperda Inisiatif DPRD

Morowalikab.go.id, Bungku, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali menggelar Rapat Paripurna ke-13  masa persidangan III Tahun Sidang 2020-2021, Tahun 2021. Rapat dengan agenda mendengarkan tanggapan Pemerintah Daerah (Pemda

sinergi-pimpinan-daerah-bupati-iksan-dan-wabup-iriane-iliyas-hadiri-penilaian-desa-kelurahan-di-ulunambo-dan-padalaa

Sinergi Pimpinan Daerah, Bupati Iksan dan Wabup Iriane Iliyas Hadiri Penilaian Desa-Kelurahan di Ulunambo dan Padalaa

Morowalikab.go.id - Menui Kepulauan - Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, bersama Wakil Bupati, Iriane Iliyas menghadiri kegiatan penilaian perkembangan desa dan kelurahan yang berlangsung di Kelurahan Ulunambo dan Desa Padalaa, Kecamatan

pemkab-pangkep-studi-kaji-di-morowali

Pemkab Pangkep Studi Kaji di Morowali

Morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melaksanakan studi kaji di Kabupaten Morowali, Jumat (11/11/2022). Adapun objek kaji dalam studi tersebut yakni peningkatan pelayanan, pengawasan dan pengendalian