Tuesday 20 January 2026
helman kaimu
17
Morowalikab.go.id – Bungku - Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Kabupaten Morowali, Hamlin, menyatakan optimistis target Pendapatan Daerah sebesar 1,2 Triliun Rupiah tahun 2026 dapat tercapai sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Optimisme tersebut didasarkan pada target, realisasi dan potensi pendapatan daerah yang terus meningkat serta penguatan sistem pengelolaan pajak dan retribusi daerah.
‘’Jika dibandingkan dengan target pendapatan daerah tahun 2025 sebesar Rp.589.684.302,035,00, maka target pendapatan daerah tahun 2026 yang ditetapkan senilai Rp.1.232.455.561.481,00 menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan,’’ Ujar Hamlin saat ditemui diruang kerjanya pada Selasa (20/1/26).
Kenaikan tersebut, lanjut Hamlin mencapai Rp.642.768.259.446,00 atau setara dengan lonjakan sebesar 109 persen, ini mencerminkan optimisme pemerintah daerah terhadap potensi pendapatan yang semakin kuat serta hasil dari upaya intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan daerah yang terus dilakukan.
Hamlin mengatakan, untuk meraih target pendapatan dibutuhkan energi kuat untuk mencapai target sehingga dapat menopang semua Program Bupati dan Wakil Bupati yang masuk dalam visi misi Iklas Juara. Selain itu, BPPD Morowali juga menyiapkan sejumlah strategi untuk menggenjot pendapatan daerah, di antaranya tertib administrasi, peningkatan SDM, nilai-nilai integritas, optimalisasi pemungutan pajak daerah, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta membuat inovasi pemanfaatan teknologi digital dalam sistem pelayanan dan pengawasan pendapatan. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan kebocoran dan meningkatkan efektivitas penerimaan daerah.
Tidak hanya itu, mantan Sekretaris DPM-PTSP Morowali tersebut juga mengungkapkan bahwa sejumlah sektor unggulan masih memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, di antaranya pajak mineral bukan logam dan batuan, ketring, pajak restoran dan hotel, BBG, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta pajak listrik. Menurut Hamlin, pesatnya pertumbuhan investasi dan meningkatnya aktivitas industri di Kabupaten Morowali menjadi peluang strategis yang dapat dimaksimalkan untuk mendongkrak kontribusi Pendapatan daerah.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Hamlin berharap target Pendapatan Daerah Kabupaten Morowali tahun 2026 tidak hanya dapat tercapai, tetapi juga mampu menciptakan keseimbangan antara sektor pendapatan dan sektor belanja daerah. Ia menegaskan bahwa ke depan tidak boleh lagi terjadi defisit anggaran, sehingga setelah seluruh penerimaan pajak diakumulasi, seluruh kebutuhan belanja daerah dapat terbayarkan secara optimal dan berkelanjutan.