Friday 16 January 2026
helman kaimu
19
Morowalikab.go.id – Bungku - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali, Bahdin Baid, SH., MH mendorong pembaruan dokumen kontinjensi bencana agar selaras dengan ancaman lokal yang ada di wilayah Morowali. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana yang beragam, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga bencana nonalam. Hal tersebut diungkapkannya saat ditemui di Ruang Kerjanya pada Kamis (15/1/25).
Lebih lanjut, Bahdin Baid mengatakan bahwa setiap wilayah memiliki karakteristik dan risiko bencana yang berbeda, sehingga dokumen kontinjensi harus disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan. Menurutnya, pembaruan ini bertujuan agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika terjadi keadaan darurat.
Ia menegaskan bahwa BPBD Morowali akan melakukan pemetaan ulang terhadap potensi ancaman bencana. Proses tersebut melibatkan pengumpulan data, evaluasi dokumen yang telah ada, serta koordinasi dengan perangkat daerah terkait, aparat kecamatan, hingga pemerintah desa.
Selain itu, Bahdin Baid menekankan pentingnya keterlibatan lintas sektor dalam penyusunan kontinjensi bencana. Ia menyebutkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi teknis, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana di Morowali.
Melalui pembaruan kontinjensi bencana ini, BPBD Morowali berharap mampu meningkatkan kapasitas daerah dalam mengurangi risiko bencana dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan. Bahdin Baid menambahkan bahwa upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen BPBD untuk melindungi keselamatan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Top of Form
Bottom of Form