Kecamatan Witaponda Jadi Pilot Project Penanaman Padi Organik

  Saturday 26 January 2019   helman kaimu     2243

morowalikab.go.id - BUNGKU - Kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Pertanian, Prof. Dr. Ir. Budi Indra Setiawan, M.Agr bersama Guru Besar IPB, Prof. Dr. Ir. Iswandi Anas Chaniago, M.Sc, digelar acara tatap muka dengan Pemkab Morowali diruang rapat Kantor  Bupati, Jumat (25/01/19). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Morowali Drs. Taslim,  Sekretaris Daerah H. Moh. Jafar Hamid, SH, MM, Forkopimda Morowali, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sejumlah perwakilan perusahaan Industry dan perkebunan wilayah Kabupaten Morowali.

Bupati, Drs. Taslim dalam sambutannya mengatakan bahwa sudah dilakukan upaya dalam menunjang kesejahteran masyarakat khususnya dalam bidang pertanian namun hasilnya belum maksimal. ''Selama ini, berbagai upaya sudah lama dilakukan  dan masih mengalami kendala  serta tantangan sehingga harapan untuk mensejahterakan masyarakat khususnya dalam bidang pertanian itu belum bisa dioptimalkan,'' Ujarnya.

Ia membeberkan, masalah pokok yang paling sering dihadapi adalah tingginya biaya operasional petani termasuk sulitnya mendapatkan pupuk. Taslim menambahkan, kekurangan alat atau teknologi juga menjadi kendala yang sering dialami petani sehingga belum mampu memaksimalkan potensi-potensi yang ada.

Melalui kendala tersebut, Pemda melakukan sebuah inovasi untuk menjawab masalah yang terjadi yaitu dengan membuat kegiatan penanaman padi organik pada Kecamatan Witaponda sebagai Pilot Project. ''Dari kendala-kendala yang kita hadapi melahirkan sebuah upaya penanaman padi organik  yang nantinya akan diterapkan di dua (2) Kecamatan yakni Kecamatan Bumi Raya dan Kecamatan Witaponda.

Dalam sambutannya, Prof. Iswandi, mengakui telah berhasil membuat inovasi sistem bercocok tanam padi yang baik. ''Sistem pertanian ini inputnya dikurangi seperti penggunaan pupuk pestisida, benih, bahkan airpun akan berkurang tetapi menghasilkan output atau hasil produksi yang meningkat,'' Ungkapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Kementerian Pertanian, Prof. Budi Indra Setiawan, yang juga guru besar mekanisasi pertanian mengatakan bahwa tantangan utama dari penerapan System  of Rice Intensification (SRI) adalah meyakinkan petani sebagai pengambil kebijakan untuk berhenti menggunakan pupuk kimia.

Sistem pertanian SRI dalam kegiatan penanaman padi organik akan memberikan hasil yang maksimal dan dapat mengembangkan potensi yang ada di Morowali. ''Kami tetap yakin, secara ilmiah system ini sudah dibuktikan dan telah diterapkan diberbagai negara dan wilayah di Indonesia. Olehnya, melihat kondisi Morowali sangat memungkinkan untuk pengembangan pertanian yang lebih baik,'' Ujar Prof. Budi dengan nada optimis. Kominfo Morowali/HK/Winda.

Berita Terkait

lomba-evaluasi-desa-2025-bahodopi-tampilkan-inovasi-dan-semangat-gotong-royong

Lomba Evaluasi Desa 2025, Bahodopi Tampilkan Inovasi dan Semangat Gotong Royong

Morowalikab.go.id - Bungku - Desa Bahodopi  Lomba Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Tingkat Kabupaten Morowali Tahun 2025 Bahodopi, 04 April 2025 — Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa men

dprd-morowali-gelar-rapat-paripurna-laporan-hasil-pelaksanaan-kunjungan-kerja-masa-sidang-ii-tahun-2020

DPRD MOROWALI GELAR RAPAT PARIPURNA LAPORAN HASIL PELAKSANAAN KUNJUNGAN KERJA MASA SIDANG II TAHUN 2020

Morowalikab.go.id-Bungku- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten  Morowali gelar Rapat Paripurna Laporan Hasil Pelaksanaan Kunjungan Kerja Masa Persidangan II Tahun 2020, Rabu 5 Februari 2020. Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua

kesbangpol-morowali-intensifkan-kewaspadaan-nasional-melalui-sosialisasi-dan-pembentukan-fkdm-di-sombori-kepulauan

Kesbangpol Morowali Intensifkan Kewaspadaan Nasional melalui Sosialisasi dan Pembentukan FKDM di Sombori Kepulauan

Morowalikab.go.id – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah (Kesbangpol) terus mengintensifkan penguatan sistem kewaspadaan nasional di daerah. Salah satu upaya strategis tersebut diwujudkan melalui Sosial

pimpinan-daerah-forkopimda-dan-komunitas-intelejen-daerah-komimdadan-forum-komunikasi-pimpinan-kecamatan-forkopcam

Rakor FORKOPIMDA,KOMINDA dan PORKOPCAM Morowali Bahas Persoalan Politik,Sosek,Agama,Keamanan dan Ideologi

Morowalikab.go.id-Bungku- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik [Kesbangpol] Kabupaten Morowali melakukan  rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), Forum Komunikasi Intelijen Daerah (KOMINDA) dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamat

raih-15-poin-kasubag-kesos-isnawati-badwi-sebut-morowali-raih-juara-umum-5-stqh-xxvi-tkt-prov-sulteng

Raih 15 Poin, Kasubag Kesos, Isnawati Badwi Sebut Morowali Raih Juara Umum 5, STQH XXVI Tkt Prov Sulteng

Isnawati Badwi, S.Pd.I Kepala Sub Bagian Kesejahteraan Sosial, Bagian Kesra Setkab Morowali   Morowalikab.go.id, Bungku, Pelaksanaan Lomba STQH XXVI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah resmi berakhir. Panitia pelaksana mengumumkan hasil lomba