Kecamatan Witaponda Jadi Pilot Project Penanaman Padi Organik

  Saturday 26 January 2019   helman kaimu     2027

morowalikab.go.id - BUNGKU - Kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Pertanian, Prof. Dr. Ir. Budi Indra Setiawan, M.Agr bersama Guru Besar IPB, Prof. Dr. Ir. Iswandi Anas Chaniago, M.Sc, digelar acara tatap muka dengan Pemkab Morowali diruang rapat Kantor  Bupati, Jumat (25/01/19). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Morowali Drs. Taslim,  Sekretaris Daerah H. Moh. Jafar Hamid, SH, MM, Forkopimda Morowali, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sejumlah perwakilan perusahaan Industry dan perkebunan wilayah Kabupaten Morowali.

Bupati, Drs. Taslim dalam sambutannya mengatakan bahwa sudah dilakukan upaya dalam menunjang kesejahteran masyarakat khususnya dalam bidang pertanian namun hasilnya belum maksimal. ''Selama ini, berbagai upaya sudah lama dilakukan  dan masih mengalami kendala  serta tantangan sehingga harapan untuk mensejahterakan masyarakat khususnya dalam bidang pertanian itu belum bisa dioptimalkan,'' Ujarnya.

Ia membeberkan, masalah pokok yang paling sering dihadapi adalah tingginya biaya operasional petani termasuk sulitnya mendapatkan pupuk. Taslim menambahkan, kekurangan alat atau teknologi juga menjadi kendala yang sering dialami petani sehingga belum mampu memaksimalkan potensi-potensi yang ada.

Melalui kendala tersebut, Pemda melakukan sebuah inovasi untuk menjawab masalah yang terjadi yaitu dengan membuat kegiatan penanaman padi organik pada Kecamatan Witaponda sebagai Pilot Project. ''Dari kendala-kendala yang kita hadapi melahirkan sebuah upaya penanaman padi organik  yang nantinya akan diterapkan di dua (2) Kecamatan yakni Kecamatan Bumi Raya dan Kecamatan Witaponda.

Dalam sambutannya, Prof. Iswandi, mengakui telah berhasil membuat inovasi sistem bercocok tanam padi yang baik. ''Sistem pertanian ini inputnya dikurangi seperti penggunaan pupuk pestisida, benih, bahkan airpun akan berkurang tetapi menghasilkan output atau hasil produksi yang meningkat,'' Ungkapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Kementerian Pertanian, Prof. Budi Indra Setiawan, yang juga guru besar mekanisasi pertanian mengatakan bahwa tantangan utama dari penerapan System  of Rice Intensification (SRI) adalah meyakinkan petani sebagai pengambil kebijakan untuk berhenti menggunakan pupuk kimia.

Sistem pertanian SRI dalam kegiatan penanaman padi organik akan memberikan hasil yang maksimal dan dapat mengembangkan potensi yang ada di Morowali. ''Kami tetap yakin, secara ilmiah system ini sudah dibuktikan dan telah diterapkan diberbagai negara dan wilayah di Indonesia. Olehnya, melihat kondisi Morowali sangat memungkinkan untuk pengembangan pertanian yang lebih baik,'' Ujar Prof. Budi dengan nada optimis. Kominfo Morowali/HK/Winda.

Berita Terkait

bupati-morowali-serahkan-bantuan-sapi-kurban-presiden-prabowo-ke-panitia-masjid-agung

Bupati Morowali Serahkan Bantuan Sapi Kurban Presiden Prabowo Ke Panitia Masjid Agung Fonuasingko

Morowalikab.go.id, Bente - Pemerintah Kabupaten Morowali secara resmi menerima dan menyerahkan bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia kepada panitia kurban Kabupaten Morowali. Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Morowal

ppni-morowali-jalan-santai-dan-family-gathering-sukses-meriahkan-hut-ppni-ke-49

PPNI Morowali Jalan Santai dan Family Gathering, Sukses Meriahkan HUT PPNI ke-49

Morowalikab.go.id-Bungku- Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Cabang Morowali merayakan ulang tahun ke-49 pada hari ini dengan menggelar acara jalan santai dan family gathering yang dihadiri oleh ratusan perawat dan keluarga mereka.  

secara-virtual-sekda-ikuti-sosialisasi-pemenuhan-vaksinasi-lansia

Secara Virtual, Sekda Ikuti Sosialisasi Pemenuhan Vaksinasi Lansia

BUNGKU, morowalikab.go.id, Didampingi Kepala Seksi Imunisasi, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPP dan KB) Daerah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Morowali, H. Moh. Jafar Hamid, SH.,M.M, mengikuti Zoom Meeting So

percepat-layanan-kegawatdaruratan-bupati-resmikan-psc-119-makanca-dan-launching-ambulance-call-center-morowali

Percepat Layanan Kegawatdaruratan, Bupati Resmikan PSC 119 ‘’Makanca’’ dan Launching Ambulance Call Center Morowali.

Morowalikab.go.id, Bungku, Bupati Morowali, Drs. Taslim, resmikan Publik Safety Center (PSC) 119 ‘’Makanca’’ serta Launching Ambulance Call Center 0811401119 Kabupaten Morowali, di Kompleks Kota Terpadu Mandiri (KTM) Desa B

wujudkan-tata-kelola-good-governance-pemkab-morowali-gelar-sosialisasi-perbup-nomor-15-tahun-2022

Wujudkan Tata Kelola Good Governance, Pemkab Morowali Gelar Sosialisasi Perbup Nomor 15 Tahun 2022

Morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Bagian Organisasi Tata Laksana (Ortala) menggelar Sosialisasi di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (12/10/2022). Sosialisasi tersebut terkait Peraturan Bupati Morowali Nomor 15