Thursday 10 April 2025
Ketut Suta
143
Morowalikab.go.id, Bungku - Inspektur Pembantu (Irban) Wilayah II Inspektorat Kabupaten Morowali terus berkomitmen dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan perangkat daerah sampai di tingkat pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan.
Pejabat Irban II, Drs. Asfik Hasjim, M.Si.,mengatakan, pengawasan terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan ini dilakukan guna memastikan akuntabilitas dan efektivitas, serta termasuk pengawasan di bidang pembangunan, pemerintahan, dan kemasyarakatan.
Adapun, cangkupan wilayah pengawasan Irban II meliputi perangkat daerah antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kominfo-SP, Dinas Perikanan, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah, Bagian Hukum hingga Bagian Umum.
Sedangkan untuk pengawasan dan pembinaan wilayah mencangkup Pemerintahan Kecamatan Bungku Tengah dan Kecamatan Bungku Timur termasuk pemerintahan desa dan kelurahan di dalamnya.
Dalam melakukan pengawasan termasuk juga evaluasi pada program-program dan pengelolaan anggaran suatu penyelenggaraan urusan pemerintahan, merupakan tugas yang dilaksanakan Irban II guna memastikan proses berjalan sesuai aturan.
“Kami juga terus memantau dan memastikan sejauh mana progres penyerapan anggaran yang dilakukan baik di perangkat daerah maupun di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan yang dilaksanakan per triwulan,” ujarnya saat diwawancara di ruang kerjanya, Kantor Inspektorat Morowali, Kamis (10/4/2025).
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan tindakan berupa dengan memberikan saran jika mendapati perangkat daerah yang dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan belum sesuai aturan, hal itu dimaksudkan agar dapat dibenahi sehingga dapat diluruskan sesuai prosedur yang ada.
Kemudian Ia berharap, para OPD maupun pemerintahan kecamatan,desa dan kelurahan kiranya memberikan dukungan dengan merespon cepat jika ada permintaan data-data yang dibutuhkan sebagai bahan pemeriksaan oleh Irban II supaya pengawasan berjalan dengan baik
“Kami juga terus aktif dalam melakukan pengawasan secara reguler, termasuk memberikan asistensi teknis serta pendampingan kepada OPD dan pemerintah desa dalam penyusunan dokumen perencanaan, pelaporan, dan peningkatan kapasitas aparatur,” ucapnya.
“Harapannya melalui pendekatan yang humanis dan kolaboratif ini, dapat terus memperkuat sinergi dan mendorong pengawasan partisipatif dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik lagi,” imbuhnya.
Kemudian lebih lanjut, untuk pengawasan saat ini pihaknya fokus terkait penggunaan Dana Desa, sehingga pihaknya mendorong desa untuk lebih inovatif dalam memanfaatkan potensi yang ada guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dalam pengawasan dana desa juga turut melibatkan pihak dari kepolisian, kejaksaan dan pihak terkait lainnya, tentu kolaborasi ini bertujuan memastikan pengelolaan dana desa yang efektif, efisien, dan akuntabel, serta mencegah penyalahgunaan anggaran,” terangnya.
Ia juga berkomitmen akan terus memperkuat fungsi pengawasan dalam rangka mendukung Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Morowali, dengan melaksanakan pengawasan dan pembinaan terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah.