Haul Guru Tua ke 51, Bupati Taslim Ajak Masyarakat Maknai Manajemen Organisasi Alkhairaat

  Sunday 23 June 2019   helman kaimu     2301

PPID morowalikab.go.id Wosu - Bertempat di Masjid Nurul Iman, Desa Wosu Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah,  Sabtu (22/6/19) pagi , ribuan umat muslim Kabupaten Morowali menyemut didalam maupun di halaman Masjid untuk memperingati Haul Guru Tua ke 51. Kegiatan sakral bagi Abnaulkhairaat di hadiri sejumlah Tokoh Pengurus Besar (PB) Alkhairaat Pusat Palu diantaranya, Habib Ali Muhammad Aljufri, Habib Idrus Alhabsyi, Habib Hasan Alhabsyi dan Habib Abdurrahman Aljufri.

Selain dihadiri PB Alkhairat Pusat Palu,  hadir pula Ketua Komisariat Daerah (Komda) Alkhaeraat Kabupaten Morowali Drs. H. Anwar Hafid, M.Si, Bupati Morowali Drs. Taslim, Wakil Bupati Morowali Utara Asrar Abdul Samad, Forkopimda Kabupaten Morowali, Sekdakab Morowali H. Moh. Jafar Hamid, SH.,M.M, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honorer pada Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Morowali.

Mengawali sambutannya, Komda Alkhaeraat Morowali, H. Anwar Hafid, mengucapkankan rasa terima kasihnya kepada seluruh unsur terkait dalam mensukseskan Haul Guru Tua ke 51. ‘’Terima Kasih kepada seluruh warga abnaulkhairaat dan masyarakat Morowali yang hari ini turut serta melaksanakan haul guru tua ke 51, demikian juga kepada seluruh pihak yang bekerja keras sehingga pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,’’ Ucapnya.

Ia melanjutkan, memperingati seorang Waliyullah adalah sesuatu hal yang sangat luar biasa jika Allah menghendaki kita untuk menghadiri acara tersebut. ‘’Sebagai Komda Alkhaeraat mengajak seluruh pihak dalam menghadiri acara Haul Guru Tua baik di Kabupaten Morowali, Kota Palu ataupun Daerah lainnya agar selalu niatkan hajat bagi kemajuan alkhaeraat. Sosok Guru Tua adalah seorang waliyullah atau kekasih Allah yang harus kita teladani. Olehnya, mari kita selalu menjaga warisannya yakni Madrasah-madrasah Alkhaeraat yang tersebar dimana-mana terutama di Kabupaten Morowali. Menjaga warisan guru tua tidak akan menjadi seseorang bangkrut akan tetapi akan mendapat keberkahan yang luar biasa’’ Ujar mantan Bupati dua periode tersebut.

Ditempat yang sama, Bupati Drs. Taslim, mengatakan bahwa setelah mendengarkan manaqib atau biografi Guru Tua Habib Indrus Bin Salim Aljufri yang dibacakan oleh Habib Abdurrahman Aljufri tentunya bisa dilihat bagaimana besarnya peran Guru Tua dalam mengembangkan perguruan Alkhairaat di Sulawesi Tengah khususnya di Morowali. ‘’Ini tidak bisa dipungkiri dalam memberikan manfaat bagi kita semua. Untuk itu, saya sebagai abnaulkhairaat yang diberikan amanah oleh masyarakat Morowali menjadi seorang Bupati berkomitmen membesarkan yayasan atau perguruan Alkhaeraat di Daerah ini,’’ Tuturnya.

Taslim menambahkan, kiprah Guru Tua dalam membangun dunia pendidikan Alkhairaat di Sulteng tidak diragukan lagi, sehingga setiap pelaksanaan haulnya harus kita ambil maknanya. ‘’Mari kita maknai manajemen seorang guru tua dalam mengelola suatu organisasi Alkhairaat sehingga bisa besar seperti saat ini, begitu juga kiranya bagaimana kita mengelola sistem pemerintahan di Kabupaten Morowali sehingga menjadi daerah yang lebih maju, ’’ Ujar Mantan Anggota DPRD Kabupaten Morowali tersebut. Kominfo/HK

Berita Terkait

bupati-morowali-dinobatkan-sebagai-ayah-genre

BUPATI MOROWALI DINOBATKAN SEBAGAI ‘’AYAH GENRE’’

Bungku: - morowalikab.go.id -  Sebagai Kepala Daerah yang memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah kebijakan program, tentunya menjadi panutan dan inspirasi bagi masyarakatnya utamanya bagi kalangan remaja usia 10-24 tahun. Sejalan dengan hal t

bkpsdmd-morowali-kaji-efektivitas-wfh-utamakan-efisiensi-dan-kesiapan-infrastruktur

BKPSDMD Morowali Kaji Efektivitas WFH, Utamakan Efisiensi dan Kesiapan Infrastruktur

Morowalikab.go.id – Bungku – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDMD) Kabupaten Morowali, Asep Haerudin, menegaskan bahwa penerapan Work From Home (WFH) di lingkungan pemerintah daerah harus melalui anali

penantian-panjang-rtrw-kawasan-industri-morowali-sampai-kapan

Penantian Panjang RTRW Kawasan Industri Morowali, Sampai Kapan???

KAWASAN INDUSTRI TANPA RTRW PRESS ROOM / 47 Sejak 2012, ketika pemerintah pusat memberlakukan larangan mengekspor bahan mentah mineral, maka Kawasan Industri (KI) Kab. Morowali merupakan 1 dari 14 KI yang dijadikan prioritas  dalam RPJMN 2015-2019

cegah-korupsi-bekerja-tanpa-pungli-ciptakan-pemerintahan-yang-bersih-untuk-morowali-sejahtera-bersama

Bupati Taslim Buka Sosialilasi Penguatan Jaringan Masyarakat Anti Korupsi dan Saber Pungli

PPID Morowalikab.go.id. Bungku. Inspektorat Kabupaten Morowali, menggelar kegiatan sosialisasi penguatan jaringan masyarakat Anti korupsi dan penyuluhan Saber Pungli tahun 2019 dengan tema “Cegah Korupsi, Bekerja Tanpa Pungli, Ciptakan Pemerintahan

bappeda-morowali-seminarkan-laporan-penyusunan-asb-dan-hspk

BAPPEDA MOROWALI SEMINARKAN LAPORAN PENYUSUNAN ASB DAN HSPK

Bungku: - morowalikab.go.id - Kabupaten Morowali sebagai daerah otonom yang memiliki sejumlah agenda pembangunan, tentu sangat mengharapkan adanya aplikasi ASB dan HSPK yang tidak hanya digunakan sesaat, melainkan dapat diterapkan secara sustainable