Bupati Morowali Resmikan Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu

  Friday 24 January 2020   helman kaimu     3239

Bungku morowalikab.go.id Bupati Morowali, Drs. Taslim, Mengresmikan pengoperasian Pasar Rakyat Desa Pebatae Kecamatan Bumi Raya dan Pasar Rakyat Desa Wosu Kecamatan Bungku Barat, di Kompleks Pasar Desa Pebatae pada Jumat (24/01/20).

Turut hadir Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag.,S.Pd.,M.Pd, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Morowali, Asnoni Taslim, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ambo Lewa, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Siti Samria. M. Sia, S.IP, Camat Bumi Raya, Abd. Malik Hafid, Camat Bungku Barat, Jalaludin Ismail, dan Tokoh masyarakat setempat.

Dalam laporannya, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Morowali, Zaenal, SE.,M.M, selaku Ketua Panitia menyampaikan, bahwa Pembangunan Revitalisasi Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu  bersumber dari Dana Tugas Pembantuan (TP) APBN Kementerian Perdagangan Tahun Anggaran 2019. Dengan melibatkan sejumlah mitra kerja. ‘’Pekerjaan Reitalisasi Pasar Pebatae mitra kerja yang terlibat diantaranya, Konsultan Perencanaan oleh CV. Grafik Consultant, Konsultan Pengawasan oleh, CV. Setunggal Abadi, pelaksana fisik pekerjaan oleh CV. Citra Aditama. Sementara pada Reitalisasi Pasar Wosu, mitra kerja yang terlibat diantaranya, Konsultan perencana oleh CV. Multikon Engineering Consultant, konsultan pengawasan, CV. Reka Rupa Teknik, dan pelaksana fisik pekerjaan oleh PT. Terra Bangun Persada,’’ tuturnya

Zaenal melanjutkan, nilai pekerjaan fisik Revitalisasi Pasar Pebatae sebesar RP. 1.744.491.916,- sementara nilai pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Wosu sebesar Rp. 2.136.122.709,- dengan waktu pelaksanaan selama 110 hari untuk Pasar Rakyat Pebatae sementara Reitalisasi Pasar Rakyat Wosu selama 108 hari.

‘’Ruang lingkup pekerjaan Pasar Rakyat Pebatae antara lain, pembangunan 2 unit bangunan los kering berukuran 18 x 11 m, pembangunan 1 unit bangunan los basah berukuran 18 x 11 m, pembangunan 1 unit gedung kantor pengelola pasar berlantai 2 berukuran 11 x 7 m, pembangunan toilet/WC umum 1 unit berukuran 3 x 5 m beserta tandon dan jaringan airnya. Sementara untuk Revitalisasi Pasar Rakyat Wosu sama halnya dengan Revitalisasi Pasar Pebatae ditambah 1 los kering menjadi 3 buah dan 1 unit bangunan los kue berukuran 5 x 7 m berkapasitas 4 pedagang,’’ jelas Zaenal

Sementara itu, Bupati Morowali, Taslim dalam sambutannya mengatakan bahwa maksud dan tujuan  revitalisasi Pasar Rakyat adalah untuk meningkatkan efisiensi peredaran barang kebutuhan masyarakat dalam menciptakan kestabilan sistem permintaan dan penawaran barang serta menyediakan sarana perdagangan yang representatif, menciptakan peluang berwiraswasta dan lapangan pekerjaan, membantu menjaga kestabilan harga dan menahan inflasi, berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Taslim menambahkan, pelaksanaan kegiatan pengembangan sarana distribusi perdagangan berupa Revitalisasi Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu beserta sarana penunjangnya diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para pedagang di kedua pasar tersebut dengan sebaik-baiknya. ‘’Saya harap seluruh pedagang untuk memanfaatkan pasar dengan sebaik-baiknya dengan memperhatikan kebersihannya serta meningkatkan kwalitas  barang dagangannya sehingga bisa menarik simpati para pembeli,’’ pungkasnya.

Pada akhir acara dilakukan penandatanganan Prasasti oleh Bupati Morowali sebagai tanda resminya pengoperasian Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu. (Foto/Reporter IKP Kominfo: HK)

Berita Terkait

pemkab-morowali-lounching-website-resmi-jdih

PEMKAB MOROWALI LOUNCHING WEBSITE RESMI JDIH

Bungku: - morowalikab.go.id - Sebagai upaya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terhadap kebutuhan informasi hukum di Kabupaten Morowali, Bagian Hukum dan Perundang-undang Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali Lounching Website resmi JDIH. K

itsbat-nikah-putuskan-rantai-perkawinan-tidak-tercatat

ITSBAT NIKAH, PUTUSKAN RANTAI PERKAWINAN TIDAK TERCATAT

morowalikab.go.id: ‘’Itsbat nikah merupakan upaya hukum untuk mendapatkan buku nikah bagi pasangan suami istri yang tidak memiliki buku nikah. Pelaksanaan sidang itsbat merupakan pelayanan terpadu Pengadilan Agama Bungku dan Kementerian Agama ser

paripurna-dprd-ke-14-bupati-morowali-sampaikan-jawaban-pandangan-umum-fraksi-terhadap-raperda-persetujuan-bangunan-gedung

Paripurna DPRD ke-14, Wabup Morowali Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Persetujuan Bangunan Gedung.

Morowalikab.go.id, Bungku, Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd bersama sejumlah Pejabat eselon II dan III menghadiri rapat paripurna ke-14 masa persidangan I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali di Ruang

bakesbangpol-morowali-gelar-rapat-evaluasi-dan-verifikasi-administrasi-dana-hibah-ta-2024

Bakesbangpol Morowali Gelar Rapat Evaluasi dan Verifikasi Administrasi Dana Hibah T.A 2024

Morowalikab.go.id -Bungku- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Morowali menggelar rapat evaluasi dan verifikasi administrasi dana hibah Tahun Anggaran 2024, yang bertempat di Kantor Badan Kesbangpol Morowali, Desa Bente Kecamat

perkuat-kapasitas-sdm-gender-bupati-morowali-membuka-pelatihan-kepemimpinan-perempuan

Perkuat Kapasitas SDM Gender, Bupati Morowali Membuka Pelatihan Kepemimpinan Perempuan

Morowalikab.go.id, Bungku, Bupati Morowali, Drs. Taslim didampingi Kepala DPMDP3A Kabupaten Morowali, Drs. Abdul Wahid Hasan, M.Pd, membuka kegiatan pelatihan kepemimpinan perempuan dalam kelembagaan desa dan lokalatih pengelolaan posko layanan ke