Bupati Morowali Resmikan Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu

  Friday 24 January 2020   helman kaimu     3395

Bungku morowalikab.go.id Bupati Morowali, Drs. Taslim, Mengresmikan pengoperasian Pasar Rakyat Desa Pebatae Kecamatan Bumi Raya dan Pasar Rakyat Desa Wosu Kecamatan Bungku Barat, di Kompleks Pasar Desa Pebatae pada Jumat (24/01/20).

Turut hadir Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag.,S.Pd.,M.Pd, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Morowali, Asnoni Taslim, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ambo Lewa, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Siti Samria. M. Sia, S.IP, Camat Bumi Raya, Abd. Malik Hafid, Camat Bungku Barat, Jalaludin Ismail, dan Tokoh masyarakat setempat.

Dalam laporannya, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Morowali, Zaenal, SE.,M.M, selaku Ketua Panitia menyampaikan, bahwa Pembangunan Revitalisasi Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu  bersumber dari Dana Tugas Pembantuan (TP) APBN Kementerian Perdagangan Tahun Anggaran 2019. Dengan melibatkan sejumlah mitra kerja. ‘’Pekerjaan Reitalisasi Pasar Pebatae mitra kerja yang terlibat diantaranya, Konsultan Perencanaan oleh CV. Grafik Consultant, Konsultan Pengawasan oleh, CV. Setunggal Abadi, pelaksana fisik pekerjaan oleh CV. Citra Aditama. Sementara pada Reitalisasi Pasar Wosu, mitra kerja yang terlibat diantaranya, Konsultan perencana oleh CV. Multikon Engineering Consultant, konsultan pengawasan, CV. Reka Rupa Teknik, dan pelaksana fisik pekerjaan oleh PT. Terra Bangun Persada,’’ tuturnya

Zaenal melanjutkan, nilai pekerjaan fisik Revitalisasi Pasar Pebatae sebesar RP. 1.744.491.916,- sementara nilai pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Wosu sebesar Rp. 2.136.122.709,- dengan waktu pelaksanaan selama 110 hari untuk Pasar Rakyat Pebatae sementara Reitalisasi Pasar Rakyat Wosu selama 108 hari.

‘’Ruang lingkup pekerjaan Pasar Rakyat Pebatae antara lain, pembangunan 2 unit bangunan los kering berukuran 18 x 11 m, pembangunan 1 unit bangunan los basah berukuran 18 x 11 m, pembangunan 1 unit gedung kantor pengelola pasar berlantai 2 berukuran 11 x 7 m, pembangunan toilet/WC umum 1 unit berukuran 3 x 5 m beserta tandon dan jaringan airnya. Sementara untuk Revitalisasi Pasar Rakyat Wosu sama halnya dengan Revitalisasi Pasar Pebatae ditambah 1 los kering menjadi 3 buah dan 1 unit bangunan los kue berukuran 5 x 7 m berkapasitas 4 pedagang,’’ jelas Zaenal

Sementara itu, Bupati Morowali, Taslim dalam sambutannya mengatakan bahwa maksud dan tujuan  revitalisasi Pasar Rakyat adalah untuk meningkatkan efisiensi peredaran barang kebutuhan masyarakat dalam menciptakan kestabilan sistem permintaan dan penawaran barang serta menyediakan sarana perdagangan yang representatif, menciptakan peluang berwiraswasta dan lapangan pekerjaan, membantu menjaga kestabilan harga dan menahan inflasi, berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Taslim menambahkan, pelaksanaan kegiatan pengembangan sarana distribusi perdagangan berupa Revitalisasi Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu beserta sarana penunjangnya diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para pedagang di kedua pasar tersebut dengan sebaik-baiknya. ‘’Saya harap seluruh pedagang untuk memanfaatkan pasar dengan sebaik-baiknya dengan memperhatikan kebersihannya serta meningkatkan kwalitas  barang dagangannya sehingga bisa menarik simpati para pembeli,’’ pungkasnya.

Pada akhir acara dilakukan penandatanganan Prasasti oleh Bupati Morowali sebagai tanda resminya pengoperasian Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu. (Foto/Reporter IKP Kominfo: HK)

Berita Terkait

koni-morowali-siap-gelar-porkab-2025-dan-porprov-2026-bupati-dukung-penuh-persiapan

KONI Morowali Siap Gelar PORKAB 2025 dan PORPROV 2026, Bupati Dukung Penuh Persiapan

Morowalikab.go.id–Bungku- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Morowali menggelar pertemuan perdana bersama Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abdul Rauf, di kediaman Bupati, Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah, Minggu (18

bupati-morowali-jadikan-bungku-kota-jasa

BUPATI MOROWALI : JADIKAN BUNGKU KOTA JASA

morowalikab.go.id: Pemerintah Kecamatan Bungku Tengah mulai menyusun program kerja tahun 2018, terlihat saat dimulainya Rapat Kerja yang dilaksanakan di Wisata Laut, Kelurahan Tofoiso, Kecamatan Bungku Tengah, senin (5/1/18). Raker yang dibuka Bupati

budidayakan-mangrove-sebagai-komoditas-jual-pemkab-morowali-bersama-ptimp-gelar-pelatihan-pengolahan-mangrove-bagi-warga-pesisir

Budidayakan Mangrove Sebagai Komoditas Jual, Pemkab Morowali bersama PT.IMP gelar Pelatihan Pengolahan Mangrove bagi warga pesisir.

Morowalikab.go.id-Bungku- Upaya rehabilitasi dan restorasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dapat dilakukan dengan kegiatan pemulihan ekosistem mangrove yang mengalami kerusakan serta pemanfaatan mangrove bagi sumber daya manusia dalam pening

paripurna-dprd-ke-17-bupati-morowali-sampaikan-nota-pengantar-perubahan-kuappas-tahun-anggaran-2021

Paripurna DPRD Ke-17, Bupati Morowali Sampaikan Nota Pengantar Perubahan KUA/PPAS Tahun Anggaran 2021

Morowalikab.go.id, Bungku, Bupati Morowali, Drs. Taslim didampingi sejumlah Staf Ahli, serta Pejabat Eselon II dan III, menghadiri Rapat Paripurna ke-17 masa persidangan III Tahun Sidang 2020-2021 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mo

asisten-iii-bidang-administrasi-dan-umum-buka-sosialisasi-perbup-bupati-nomor-6-tahun-2021

Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Buka Sosialisasi Perbup Bupati Nomor 6 Tahun 2021

Morowalikab.go.id-Bungku- Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Husban Laonu, membuka acara Sosialisasi Peraturan Bupati Morowali Nomor 6 Tahun 2021 Tentang Pemberian Tambahan Penghasilan PNS (TPP) bagi pegawai negeri sipil tahun 2021 Lingkup Peme