Bupati Morowali Resmikan Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu

  Friday 24 January 2020   helman kaimu     3397

Bungku morowalikab.go.id Bupati Morowali, Drs. Taslim, Mengresmikan pengoperasian Pasar Rakyat Desa Pebatae Kecamatan Bumi Raya dan Pasar Rakyat Desa Wosu Kecamatan Bungku Barat, di Kompleks Pasar Desa Pebatae pada Jumat (24/01/20).

Turut hadir Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag.,S.Pd.,M.Pd, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Morowali, Asnoni Taslim, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ambo Lewa, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Siti Samria. M. Sia, S.IP, Camat Bumi Raya, Abd. Malik Hafid, Camat Bungku Barat, Jalaludin Ismail, dan Tokoh masyarakat setempat.

Dalam laporannya, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Morowali, Zaenal, SE.,M.M, selaku Ketua Panitia menyampaikan, bahwa Pembangunan Revitalisasi Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu  bersumber dari Dana Tugas Pembantuan (TP) APBN Kementerian Perdagangan Tahun Anggaran 2019. Dengan melibatkan sejumlah mitra kerja. ‘’Pekerjaan Reitalisasi Pasar Pebatae mitra kerja yang terlibat diantaranya, Konsultan Perencanaan oleh CV. Grafik Consultant, Konsultan Pengawasan oleh, CV. Setunggal Abadi, pelaksana fisik pekerjaan oleh CV. Citra Aditama. Sementara pada Reitalisasi Pasar Wosu, mitra kerja yang terlibat diantaranya, Konsultan perencana oleh CV. Multikon Engineering Consultant, konsultan pengawasan, CV. Reka Rupa Teknik, dan pelaksana fisik pekerjaan oleh PT. Terra Bangun Persada,’’ tuturnya

Zaenal melanjutkan, nilai pekerjaan fisik Revitalisasi Pasar Pebatae sebesar RP. 1.744.491.916,- sementara nilai pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Wosu sebesar Rp. 2.136.122.709,- dengan waktu pelaksanaan selama 110 hari untuk Pasar Rakyat Pebatae sementara Reitalisasi Pasar Rakyat Wosu selama 108 hari.

‘’Ruang lingkup pekerjaan Pasar Rakyat Pebatae antara lain, pembangunan 2 unit bangunan los kering berukuran 18 x 11 m, pembangunan 1 unit bangunan los basah berukuran 18 x 11 m, pembangunan 1 unit gedung kantor pengelola pasar berlantai 2 berukuran 11 x 7 m, pembangunan toilet/WC umum 1 unit berukuran 3 x 5 m beserta tandon dan jaringan airnya. Sementara untuk Revitalisasi Pasar Rakyat Wosu sama halnya dengan Revitalisasi Pasar Pebatae ditambah 1 los kering menjadi 3 buah dan 1 unit bangunan los kue berukuran 5 x 7 m berkapasitas 4 pedagang,’’ jelas Zaenal

Sementara itu, Bupati Morowali, Taslim dalam sambutannya mengatakan bahwa maksud dan tujuan  revitalisasi Pasar Rakyat adalah untuk meningkatkan efisiensi peredaran barang kebutuhan masyarakat dalam menciptakan kestabilan sistem permintaan dan penawaran barang serta menyediakan sarana perdagangan yang representatif, menciptakan peluang berwiraswasta dan lapangan pekerjaan, membantu menjaga kestabilan harga dan menahan inflasi, berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Taslim menambahkan, pelaksanaan kegiatan pengembangan sarana distribusi perdagangan berupa Revitalisasi Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu beserta sarana penunjangnya diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para pedagang di kedua pasar tersebut dengan sebaik-baiknya. ‘’Saya harap seluruh pedagang untuk memanfaatkan pasar dengan sebaik-baiknya dengan memperhatikan kebersihannya serta meningkatkan kwalitas  barang dagangannya sehingga bisa menarik simpati para pembeli,’’ pungkasnya.

Pada akhir acara dilakukan penandatanganan Prasasti oleh Bupati Morowali sebagai tanda resminya pengoperasian Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu. (Foto/Reporter IKP Kominfo: HK)

Berita Terkait

pastikan-aman-bupati-morowali-jalani-vaksinasi-pertama

Pastikan Aman, Bupati Morowali Jalani Vaksinasi Pertama

morowalikab.go.id - Bungku - Bupati Morowali, Drs. Taslim telah menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Rujab Bupati Morowali Rabu, (24/02). Tak hanya Bupati, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Morowali, Ny.

kadis-dlh-morowali-nukrah-tegaskan-perketat-pengawasan-dugaan-sedimentasi-lindungi-ekosistem-mangrove

Kadis DLH Morowali, Nukrah Tegaskan Perketat Pengawasan Dugaan Sedimentasi, Lindungi Ekosistem Mangrove

Morowalikab.go.id – Bungku — Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Morowali melakukan pengawasan berjenjang terhadap dugaan sedimentasi di kawasan JT yang dikeluhkan masyarakat, dengan fokus utama pada perlindungan ekosistem man

perkaya-khasanah-kebudayaan-nasional-pemkab-morowali-gelar-musyawarah-adat-tobungku

Perkaya Khasanah Kebudayaan Nasional, Pemkab Morowali Gelar Musyawarah Adat Tobungku

Morowalikab.go.id, Bungku, Untuk memperkaya khasanah Kebudayaan Nasional, Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pendidikan Daerah menggelar Musyawarah Adat Tobungku (Seba Tobungku) di Gedung Achmad Hadie, Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku T

aksi-damai-lakukan-mediasi-bersama-serikat-pekerja-nasional-morowali-bupati-taslim-harap-tuntutan-harus-berdasarkan-data-ril

Mediasi Bersama Serikat Pekerja Nasional Morowali, Bupati Taslim Harap Tuntutan harus berdasarkan Data ril.

Morowalikab.go.id-Bungku- Menindaklanjuti aksi demonstrasi penyampaian aspirasi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja oleh Aliansi Serikat pekerja Nasional ( SPN) DPC Morowali yang berlangsung di depan Halaman kantor Bupati Morowali dini hari, Rabu (2

wabup-najamudin-fkub-wadah-pemersatu-antar-umat-beragama

Wabup Najamudin: FKUB Wadah Pemersatu Antar Umat Beragama

PPID – morowalikab.go.id – Bungku - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Morowali periode 2019-2023 melaksanakan rapat kerja (Raker) pada Kamis (12/9/19). Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Bungku, dihadiri oleh Wa