Bupati Morowali Resmikan Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu

  Friday 24 January 2020   helman kaimu     3001

Bungku morowalikab.go.id Bupati Morowali, Drs. Taslim, Mengresmikan pengoperasian Pasar Rakyat Desa Pebatae Kecamatan Bumi Raya dan Pasar Rakyat Desa Wosu Kecamatan Bungku Barat, di Kompleks Pasar Desa Pebatae pada Jumat (24/01/20).

Turut hadir Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag.,S.Pd.,M.Pd, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Morowali, Asnoni Taslim, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ambo Lewa, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Siti Samria. M. Sia, S.IP, Camat Bumi Raya, Abd. Malik Hafid, Camat Bungku Barat, Jalaludin Ismail, dan Tokoh masyarakat setempat.

Dalam laporannya, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Morowali, Zaenal, SE.,M.M, selaku Ketua Panitia menyampaikan, bahwa Pembangunan Revitalisasi Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu  bersumber dari Dana Tugas Pembantuan (TP) APBN Kementerian Perdagangan Tahun Anggaran 2019. Dengan melibatkan sejumlah mitra kerja. ‘’Pekerjaan Reitalisasi Pasar Pebatae mitra kerja yang terlibat diantaranya, Konsultan Perencanaan oleh CV. Grafik Consultant, Konsultan Pengawasan oleh, CV. Setunggal Abadi, pelaksana fisik pekerjaan oleh CV. Citra Aditama. Sementara pada Reitalisasi Pasar Wosu, mitra kerja yang terlibat diantaranya, Konsultan perencana oleh CV. Multikon Engineering Consultant, konsultan pengawasan, CV. Reka Rupa Teknik, dan pelaksana fisik pekerjaan oleh PT. Terra Bangun Persada,’’ tuturnya

Zaenal melanjutkan, nilai pekerjaan fisik Revitalisasi Pasar Pebatae sebesar RP. 1.744.491.916,- sementara nilai pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Wosu sebesar Rp. 2.136.122.709,- dengan waktu pelaksanaan selama 110 hari untuk Pasar Rakyat Pebatae sementara Reitalisasi Pasar Rakyat Wosu selama 108 hari.

‘’Ruang lingkup pekerjaan Pasar Rakyat Pebatae antara lain, pembangunan 2 unit bangunan los kering berukuran 18 x 11 m, pembangunan 1 unit bangunan los basah berukuran 18 x 11 m, pembangunan 1 unit gedung kantor pengelola pasar berlantai 2 berukuran 11 x 7 m, pembangunan toilet/WC umum 1 unit berukuran 3 x 5 m beserta tandon dan jaringan airnya. Sementara untuk Revitalisasi Pasar Rakyat Wosu sama halnya dengan Revitalisasi Pasar Pebatae ditambah 1 los kering menjadi 3 buah dan 1 unit bangunan los kue berukuran 5 x 7 m berkapasitas 4 pedagang,’’ jelas Zaenal

Sementara itu, Bupati Morowali, Taslim dalam sambutannya mengatakan bahwa maksud dan tujuan  revitalisasi Pasar Rakyat adalah untuk meningkatkan efisiensi peredaran barang kebutuhan masyarakat dalam menciptakan kestabilan sistem permintaan dan penawaran barang serta menyediakan sarana perdagangan yang representatif, menciptakan peluang berwiraswasta dan lapangan pekerjaan, membantu menjaga kestabilan harga dan menahan inflasi, berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Taslim menambahkan, pelaksanaan kegiatan pengembangan sarana distribusi perdagangan berupa Revitalisasi Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu beserta sarana penunjangnya diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para pedagang di kedua pasar tersebut dengan sebaik-baiknya. ‘’Saya harap seluruh pedagang untuk memanfaatkan pasar dengan sebaik-baiknya dengan memperhatikan kebersihannya serta meningkatkan kwalitas  barang dagangannya sehingga bisa menarik simpati para pembeli,’’ pungkasnya.

Pada akhir acara dilakukan penandatanganan Prasasti oleh Bupati Morowali sebagai tanda resminya pengoperasian Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu. (Foto/Reporter IKP Kominfo: HK)

Berita Terkait

survei-kepuasan-masyarakat-terhadap-layanan-komunikasi-dan-informasi-dkisp

SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP LAYANAN KOMUNIKASI DAN INFORMASI DKISP

Morowalikab.go.id- Bungku- Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) menyelenggarakan urusan wajib non pelayanan dasar di bidang komunikasi dan informatika. Untuk itu, DKISP melaksanakan survei kepuasan masyarakat terhadap l

susun-rencana-kerja-berkelanjutan-tkprd-morowali-gelar-rapat-koordinasi

Susun Rencana Kerja Berkelanjutan, TKPRD Morowali Gelar Rapat Koordinasi

PPID - morowalikab.go.id - Bungku - Tim Koordinasi Pokja Perencanaan Tata Ruang dan Pokja Pemanfaatan Ruang Daerah (TKPRD) Kabupaten Morowali, menggelar rapat koordinasi dalam rangka menyusun rencana kerja secara berkelanjutan, di Ruang Pola Kantor B

buka-rakon-tp-pkk-morowali-bupati-harap-seluruh-program-pemberdayaan-cepat-terealisasi-dan-sampai-kemasyarakat

Buka Rakon TP-PKK Morowali, Bupati Harap Seluruh Program Pemberdayaan Cepat Terealisasi dan Sampai Kemasyarakat

Morowalikab.go.id, Bungku, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Morowali menggelar Rapat Konsultasi (Rakon) di Aula Kantor Bupati Morowali, Rabu (21/08/22). Kegiatan yang dibuka Bupati Morowali, Drs. Taslim, me

inspektur-daerah-morowali-afridin-sebut-pengawasan-bukan-sekadar-evaluasi-tapi-jaminan-perbaikan-tata-kelola-reformasi-birokrasi

Inspektur Daerah Morowali, Afridin Sebut Pengawasan Bukan Sekadar Evaluasi, Tapi Jaminan Perbaikan Tata Kelola Reformasi Birokrasi

Morowalikab.go.id – Bungku - Inspektur Daerah Kabupaten Morowali, Afridin, SH., M.SA, menekankan pentingnya fungsi pengawasan sebagai pilar utama dalam meningkatkan tata kelola reformasi birokrasi. Ia menjelaskan bahwa dari sudut pandang teori,

dorong-aksi-pencegahan-korupsi-pemkab-morowali-bahas-program-rencana-aksi-opd

Dorong Aksi Pencegahan Korupsi, Pemkab Morowali Bahas Program Rencana Aksi OPD

Morowalikab.go.id, Bungku, Untuk mendorong upaya pencegahan korupsi, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, melalui Inspektorat Daerah menggelar rapat pembahasan Program Rencana Aksi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Triwulan I dan II Tahun 2021.