Bupati Morowali Resmikan Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu

  Jumat 24 Januari 2020   helman kaimu     449

Bungku morowalikab.go.id Bupati Morowali, Drs. Taslim, Mengresmikan pengoperasian Pasar Rakyat Desa Pebatae Kecamatan Bumi Raya dan Pasar Rakyat Desa Wosu Kecamatan Bungku Barat, di Kompleks Pasar Desa Pebatae pada Jumat (24/01/20).

Turut hadir Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag.,S.Pd.,M.Pd, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Morowali, Asnoni Taslim, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ambo Lewa, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Siti Samria. M. Sia, S.IP, Camat Bumi Raya, Abd. Malik Hafid, Camat Bungku Barat, Jalaludin Ismail, dan Tokoh masyarakat setempat.

Dalam laporannya, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Morowali, Zaenal, SE.,M.M, selaku Ketua Panitia menyampaikan, bahwa Pembangunan Revitalisasi Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu  bersumber dari Dana Tugas Pembantuan (TP) APBN Kementerian Perdagangan Tahun Anggaran 2019. Dengan melibatkan sejumlah mitra kerja. ‘’Pekerjaan Reitalisasi Pasar Pebatae mitra kerja yang terlibat diantaranya, Konsultan Perencanaan oleh CV. Grafik Consultant, Konsultan Pengawasan oleh, CV. Setunggal Abadi, pelaksana fisik pekerjaan oleh CV. Citra Aditama. Sementara pada Reitalisasi Pasar Wosu, mitra kerja yang terlibat diantaranya, Konsultan perencana oleh CV. Multikon Engineering Consultant, konsultan pengawasan, CV. Reka Rupa Teknik, dan pelaksana fisik pekerjaan oleh PT. Terra Bangun Persada,’’ tuturnya

Zaenal melanjutkan, nilai pekerjaan fisik Revitalisasi Pasar Pebatae sebesar RP. 1.744.491.916,- sementara nilai pekerjaan Revitalisasi Pasar Rakyat Wosu sebesar Rp. 2.136.122.709,- dengan waktu pelaksanaan selama 110 hari untuk Pasar Rakyat Pebatae sementara Reitalisasi Pasar Rakyat Wosu selama 108 hari.

‘’Ruang lingkup pekerjaan Pasar Rakyat Pebatae antara lain, pembangunan 2 unit bangunan los kering berukuran 18 x 11 m, pembangunan 1 unit bangunan los basah berukuran 18 x 11 m, pembangunan 1 unit gedung kantor pengelola pasar berlantai 2 berukuran 11 x 7 m, pembangunan toilet/WC umum 1 unit berukuran 3 x 5 m beserta tandon dan jaringan airnya. Sementara untuk Revitalisasi Pasar Rakyat Wosu sama halnya dengan Revitalisasi Pasar Pebatae ditambah 1 los kering menjadi 3 buah dan 1 unit bangunan los kue berukuran 5 x 7 m berkapasitas 4 pedagang,’’ jelas Zaenal

Sementara itu, Bupati Morowali, Taslim dalam sambutannya mengatakan bahwa maksud dan tujuan  revitalisasi Pasar Rakyat adalah untuk meningkatkan efisiensi peredaran barang kebutuhan masyarakat dalam menciptakan kestabilan sistem permintaan dan penawaran barang serta menyediakan sarana perdagangan yang representatif, menciptakan peluang berwiraswasta dan lapangan pekerjaan, membantu menjaga kestabilan harga dan menahan inflasi, berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Taslim menambahkan, pelaksanaan kegiatan pengembangan sarana distribusi perdagangan berupa Revitalisasi Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu beserta sarana penunjangnya diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para pedagang di kedua pasar tersebut dengan sebaik-baiknya. ‘’Saya harap seluruh pedagang untuk memanfaatkan pasar dengan sebaik-baiknya dengan memperhatikan kebersihannya serta meningkatkan kwalitas  barang dagangannya sehingga bisa menarik simpati para pembeli,’’ pungkasnya.

Pada akhir acara dilakukan penandatanganan Prasasti oleh Bupati Morowali sebagai tanda resminya pengoperasian Pasar Rakyat Pebatae dan Pasar Rakyat Wosu. (Foto/Reporter IKP Kominfo: HK)

Berita Terkait

drs-taslim-sinergikan-visi-dan-misi-bupati-dalam-penyusunan-rpjmd-2019-2023

Drs. TASLIM: SINERGIKAN VISI DAN MISI BUPATI DALAM PENYUSUNAN RPJMD 2019-2023

Bungku : morowalikab.go.id - Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program Kepala Daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi arah kebijakan pembangunan daerah dan keuangan daerah serta program

kadis-kominfo-morowali-penuhi-kewajiban-asn-wujudkan-pemerintahan-good-governance

Kadis Kominfo Morowali: Penuhi Kewajiban ASN, Wujudkan Pemerintahan ‘’Good Governance''

Kadis Kominfo Morowali, Drs. Syahrur, M.M Bungku - morowalikab.go.id - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Kabupaten Morowali, Drs. Syahrur, M.M, mengatakan bahwa pada bulan Maret merupakan triwulan pertama ditahun 2020, seluruh kewaji

menangkal-isu-hoax-bupati-morowali-rangkul-media

MENANGKAL ISU HOAX, BUPATI MOROWALI RANGKUL MEDIA

morowalikab.go.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, menggelar konferensi pers di Ruangan kerja Bupati, Senin (20/10/18). Hal ini dilakukan untuk menangkal isu hoax yang saat ini berkembang dimasyarakat, utamanya terkait kasus pertikaian antar w

bupati-morowali-lepas-kafilah-mtq-ke-28-tingkat-provinsi-sulawesi-tengah

Bupati Morowali Lepas Kafilah MTQ Ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah

Bungku - morowalikab.go.id - Bupati Morowali, Drs. Taslim, melepas dengan resmi kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah menuju Kota Salakan Ibu Kota Kabupaten Banggai Laut sebagai tuan rumah MTQ. Sebanyak 70

tingkatkan-pelayanan-masyarakat-desa-kades-dan-bpd-bekerja-sesuai-tupoksi

TINGKATKAN PELAYANAN MASYARAKAT DESA, KADES DAN BPD BEKERJA SESUAI TUPOKSI

Bungku: - morowalikab.go.id - BPD merupakan Badan Permusyarawatan Desa yang berfungsi sebagai Lembaga Pengawas Pemerintahan Desa. Dalam menjalankan tugas BPD harus mengambil peran sebagai lembaga yang mengawasi roda Pemerintahan di Desa berdasarkan U