Hadiri Panen Raya di Witaponda, Bupati Morowali Ungkap Program Kesejahteraan Petani Tahun 2022

  Tuesday 07 December 2021   helman kaimu     3039

1

Morowalikab.go.id, Witaponda, Bupati Morowali, Drs. Taslim didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Andi Irman, S.STP dan seluruh jajarannya menghadiri Panen Raya di Kecamatan Witaponda pada Selasa (7/12/21).

Acara yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan Pengurus Daerah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Morowali turut dihadiri Forkopimcam Witaponda, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Kelompok Tani se-Kecamatan Witaponda, di Areal persawahan Desa Emea Kecamatan Witaponda.

2

Dalam sambutannya, Bupati Morowali, Drs. Taslim ungkapkan tujuan kehadiran Pemerintah Daerah dalam menyikapi persoalan petani di Kecamatan Witaponda

‘’Tujuan kegiatan ini untuk mengevaluasi apa yang bisa dan apa yang harus dilakukan petani saat ini. Persoalan petani bukan persoalan mudah sehingga dibutuhkan masukan dari para petani untuk menjawab persoalan petani hari ini, termasuk penggunaan alat-alat pertanian saat petani membutuhkan alatnya harus siap ditempat, sehingga memudahkan petani dalam beraktifitas, ’’ tegas Taslim

4

Lebih lanjut, Taslim mengatakan visi kita adalah sejahtera bersama, olehnya seluruh masyarakat Morowali harus merasakan kesejahteraan termasuk petani.

‘’Petani juga harus merasakan kesejahteraan. Untuk mewujudkannya, Pemda melakukan sejumlah terobosan dalam rangka meminimalisir persoalan masyarakat khususnya bagi yang berprofesi petani. Insya Allah Tahun 2022 didalam APBD telah kami anggarkan kurang lebih Rp. 18 Milyar untuk mensubsidi biaya bajak dan panen para petani. Dengan subsidi tersebut, tahun 2022 biaya bajak dan panen menjadi gratis. Mudah-mudahan dengan digratiskannya biaya  bajak dan panen bisa menghemat pengeluaran petani sebesar Rp. 4 Juta untuk 2 kali panen dalam satu musim,’’ ujarnya

3

Tidak hanya itu, Tahun 2022  Pemda juga menyiapkan dana talangan sebesar Rp. 5 Milyar untuk  Koperasi Petani Kabupaten Morowali yang berkedudukan di Kecamatan Witaponda. Hal tersebut dilakukan guna menjawab persoalan pasca panen petani

‘’Dengan adanya penyertaan modal Rp. 5 Milyar di Koperasi tani dapat menolong petani saat pasca panen, sehingga petani tidak kesulitan dalam mendapatkan modal usaha. Selain itu, petani juga harus memperhatikan kualitas hasil panen, sehingga mampu bersaing dengan kualitas beras dari daerah lain. Olehnya untuk mensukseskan itu saya minta petani harus berkolaborasi serta mendengarkan arahan dari PPL,’’ tutur Taslim

Dengan adanya sejumlah Program Pemda yang berpihak pada petani, seluruh petani  turut serta mensukseskan pencanangan pupuk organik di Kabupaten Morowali dengan menggunakannya.

‘’Saya harap, seluruh petani harus mensukseskan pencanangan pupuk organik di Kabupaten Morowali dengan cara menggunakannya,’’ harap Taslim

Tidak hanya itu, Bupati juga mengungkapkan bahwa tahun 2022 Pemda akan menjamin biaya kepesertaan BPJS  Ketenagakerjaan bagi  20 ribu petani se-Kabupaten Morowali dan mengasuransikan lahan pertanian warga yang tidak diolah ke PT. Asuransi  Jasa Indonesia (Jasindo).

‘’Insya Allah Tahun 2022, kita pastikan kurang lebih 20 ribu petani akan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan biaya ditanggung Pemda. Kemudian untuk lahan yang tidak diolah, Pemda mengasuransikan ke Jasindo. Hal ini dilakukan untuk memastikan usaha masyarakat ada jaminannya. Terobosan ini dilakukan bentuk keseriusan pemda dalam mensejahterakan masyarakat khususnya bagi yang berprofesi petani. Olehnya, Jika itu dilakukan kami yakin sejahtera bersama akan dinikmati juga oleh para petani,’’ ungkap Bupati.

Kegiatan yang berlangsung tertib diakhiri dengan penyerahan Klaim Asuransi Usaha Tani Padi dari Bupati Morowali kepada Kelompok Tani Sukses Semua dan Kelompok Tani Padi Lelean Tofuo, dilanjutkan dengan panen raya padi.

 

 

 

Berita Terkait

bendera-pebotoa-adati-tobungku

BENDERA PEBOTOA ADATI TOBUNGKU

BENDERA PEBOTOA ADATI TOBUNGKU KABUPATEN MOROWALI   Arti: 1. Warna kuning merupakan warna kebesaran Kerajaan dan Adat Tobungku; 2. Lambang ditengah adalah Lambang Pebotoa Adati Tobungku.   Ukuran: 1. Bendera Umum 100 cm x 150 cm

peringati-hari-pahlawan-forkopimda-morowali-gelar-upacara

PERINGATI HARI PAHLAWAN, FORKOPIMDA MOROWALI GELAR UPACARA

Bungku: - morowalikab.go.id - Dalam rangka memperingati hari Pahlawan setiap tanggal 10 November, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Morowali menggelar upacara tabur bunga dilaut. Kegiatan yang berlangsung di Dermaga Bungku, Ibu

pj-bupati-morowali-rachmansyah-ismail-apresiasi-dinas-koperasi-dan-umkm-dalam-pengembangan-ekonomi-daerah

Pj Bupati Morowali, Rachmansyah Ismail Apresiasi Dinas Koperasi dan UMKM dalam Pengembangan Ekonomi Daerah

Morowalikab.go.id – Bungku -  Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Ir. H. A. Rachmansyah Ismail, M.Agr., MP memberikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Morowali atas kontribusi signi

paradoks-ekonomi-morowali-sekda-yusman-mahbub-sebut-perumahan-layak-huni-jadi-kunci-pengentasan-kemiskinan

Paradoks Ekonomi Morowali, Sekda Yusman Mahbub Sebut Perumahan Layak Huni Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan

Morowalikab.go.id – Bungku – Upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Morowali terus diarahkan pada pendekatan struktural yang menyentuh aspek fundamental kehidupan masyarakat, salah satunya melalui intervensi sektor perumahan berba

dprd-setujui-ranperda-apbd-morowali-tahun-2020

DPRD Setujui Ranperda APBD Morowali Tahun 2020

PPID - morowalikab.go.id - Bungku - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali Menggelar Rapat Paripurna ke-10 masa persidangan I Tahun 2019, di Ruang Sidang DPRD, Jumat (29/11/19). Rapat paripurna dalam rangka penyampaian laporan Bada