Hadiri Panen Raya di Witaponda, Bupati Morowali Ungkap Program Kesejahteraan Petani Tahun 2022

  Tuesday 07 December 2021   helman kaimu     2543

1

Morowalikab.go.id, Witaponda, Bupati Morowali, Drs. Taslim didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Andi Irman, S.STP dan seluruh jajarannya menghadiri Panen Raya di Kecamatan Witaponda pada Selasa (7/12/21).

Acara yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan Pengurus Daerah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Morowali turut dihadiri Forkopimcam Witaponda, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Kelompok Tani se-Kecamatan Witaponda, di Areal persawahan Desa Emea Kecamatan Witaponda.

2

Dalam sambutannya, Bupati Morowali, Drs. Taslim ungkapkan tujuan kehadiran Pemerintah Daerah dalam menyikapi persoalan petani di Kecamatan Witaponda

‘’Tujuan kegiatan ini untuk mengevaluasi apa yang bisa dan apa yang harus dilakukan petani saat ini. Persoalan petani bukan persoalan mudah sehingga dibutuhkan masukan dari para petani untuk menjawab persoalan petani hari ini, termasuk penggunaan alat-alat pertanian saat petani membutuhkan alatnya harus siap ditempat, sehingga memudahkan petani dalam beraktifitas, ’’ tegas Taslim

4

Lebih lanjut, Taslim mengatakan visi kita adalah sejahtera bersama, olehnya seluruh masyarakat Morowali harus merasakan kesejahteraan termasuk petani.

‘’Petani juga harus merasakan kesejahteraan. Untuk mewujudkannya, Pemda melakukan sejumlah terobosan dalam rangka meminimalisir persoalan masyarakat khususnya bagi yang berprofesi petani. Insya Allah Tahun 2022 didalam APBD telah kami anggarkan kurang lebih Rp. 18 Milyar untuk mensubsidi biaya bajak dan panen para petani. Dengan subsidi tersebut, tahun 2022 biaya bajak dan panen menjadi gratis. Mudah-mudahan dengan digratiskannya biaya  bajak dan panen bisa menghemat pengeluaran petani sebesar Rp. 4 Juta untuk 2 kali panen dalam satu musim,’’ ujarnya

3

Tidak hanya itu, Tahun 2022  Pemda juga menyiapkan dana talangan sebesar Rp. 5 Milyar untuk  Koperasi Petani Kabupaten Morowali yang berkedudukan di Kecamatan Witaponda. Hal tersebut dilakukan guna menjawab persoalan pasca panen petani

‘’Dengan adanya penyertaan modal Rp. 5 Milyar di Koperasi tani dapat menolong petani saat pasca panen, sehingga petani tidak kesulitan dalam mendapatkan modal usaha. Selain itu, petani juga harus memperhatikan kualitas hasil panen, sehingga mampu bersaing dengan kualitas beras dari daerah lain. Olehnya untuk mensukseskan itu saya minta petani harus berkolaborasi serta mendengarkan arahan dari PPL,’’ tutur Taslim

Dengan adanya sejumlah Program Pemda yang berpihak pada petani, seluruh petani  turut serta mensukseskan pencanangan pupuk organik di Kabupaten Morowali dengan menggunakannya.

‘’Saya harap, seluruh petani harus mensukseskan pencanangan pupuk organik di Kabupaten Morowali dengan cara menggunakannya,’’ harap Taslim

Tidak hanya itu, Bupati juga mengungkapkan bahwa tahun 2022 Pemda akan menjamin biaya kepesertaan BPJS  Ketenagakerjaan bagi  20 ribu petani se-Kabupaten Morowali dan mengasuransikan lahan pertanian warga yang tidak diolah ke PT. Asuransi  Jasa Indonesia (Jasindo).

‘’Insya Allah Tahun 2022, kita pastikan kurang lebih 20 ribu petani akan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan biaya ditanggung Pemda. Kemudian untuk lahan yang tidak diolah, Pemda mengasuransikan ke Jasindo. Hal ini dilakukan untuk memastikan usaha masyarakat ada jaminannya. Terobosan ini dilakukan bentuk keseriusan pemda dalam mensejahterakan masyarakat khususnya bagi yang berprofesi petani. Olehnya, Jika itu dilakukan kami yakin sejahtera bersama akan dinikmati juga oleh para petani,’’ ungkap Bupati.

Kegiatan yang berlangsung tertib diakhiri dengan penyerahan Klaim Asuransi Usaha Tani Padi dari Bupati Morowali kepada Kelompok Tani Sukses Semua dan Kelompok Tani Padi Lelean Tofuo, dilanjutkan dengan panen raya padi.

 

 

 

Berita Terkait

kolaborasi-komunitas-morowali-suskes-menggelar-aksi-bersih-pantai-dan-laut-di-pulau-dongkalan-wisata-sombor

Kolaborasi Komunitas Morowali Suskes menggelar Aksi bersih pantai dan laut di Pulau Dongkalan Wisata Sombori

Morowalikab.go.id-Sombori- Aksi Bersih Pantai dan Laut (Coastal Clean-Up) yang diprakarsai oleh Kolaborasi Komunitas Morowali sukses digelar, Sabtu (22/05). Kegiatan ini berlangsung sejak Pukul 08.00 Hingga 12.00 Wita tepatnya di Pulau Dongkalan, Wis

pemkab-morowali-komitmen-atasi-masalah-listrik-berikut-hasil-kesepakatan-dengan-pihak-pln

Pemkab Morowali Komitmen Atasi Masalah Listrik, Berikut Hasil Kesepakatan dengan Pihak PLN.

Morowalikab.go.id-Bungku- Bupati Morowali Drs. Taslim didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Husban Laonu, SP, M.Si, dan Kepala Bappeda Morowali Ramli Sanudin, SE, M.Si menerima kunjungan silatuhrahmi dari Vice president PLN Pusat Fauzi, bes

plt-kadis-kominfo-sebagai-narasumber-konsultasi-publik-ranperda-penyelenggaraan-pemerintahan-berbasis-tik

Plt. Kadis Kominfo sebagai Narasumber Konsultasi Publik Ranperda Penyelenggaraan Pemerintahan Berbasis TIK

PPID - Morowalikab.go.id – BUNGKU - Dihadapan Bupati Morowali dan Tim Konsultan Perda Universitas Tadulako (UNTAD), Plt. Kadis Komunikasi dan Informatika Daerah, Drs. Syahrur, MM mempresentasikan Rancangan Perda tentang Penyelenggaran Pemerintahan

hadiri-kegiatan-ponpes-masjid-tua-bungku-bupati-nyatakan-biaya-santri-anak-kurang-mampu-dan-yatim-piatu-di-tanggung-pemda

Hadiri Kegiatan Ponpes Masjid Tua Bungku, Bupati Nyatakan Biaya Santri Anak Kurang Mampu dan Yatim Piatu di Tanggung Pemda

BUNGKU, morowalikab.go.id, Bupati Morowal, Drs. Taslim menghadiri kegiatan pertemuan Wali Santri dan Wisuda Santri Khataman Qur’an 30 Juz Bil Goib, Minggu (14/03/21). Berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Masjid Tua Al Fatah Desa Bahorur

pemkab-morowali-salurkan-bansos-ke-warga-terdampak-banjir-di-kecamatan-bungku-timur

Pemkab Morowali Salurkan Bansos ke warga Terdampak Banjir di Kecamatan Bungku Timur

Morowalikab.go.id-Bungku- Dalam upaya membantu warga yang terdampak banjir di Kabupaten Morowali,  Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial (Dinsos) Daerah bersama Polres Morowali telah melakukan distribusi bantuan sosial ke wilayah yang terkena