RAMAI SOAL WABAH PMK, BAGAIMANA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN OLEH PEMKAB MOROWALI

  Wednesday 25 May 2022   Citra Sari     2557

11bcf7b3-e60c-4ec8-8517-8698f40fdd0e

morowalikab.go.id -Bungku- Pemerintah  Kabupaten Morowali melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, menyelenggarakan Pertemuan pembahasan penanggulangan penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Berlangsung di Aula kantor Bupati Morowali, Rabu (25/5/22). 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Morowali, Drs.Taslim, Dandim 1331 Morowali Letkol Inf Constatinus  Rusmanto,M.Sc, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Husban Laonu, SKPD terkait dan Insan Pers. 

29878df4-5575-49e8-8ea5-1a1d07c2bafa

Kadis pertanian dan Ketahanan Pangan, Andi Irman, S.STP., MM., menyampaikan bahwa berkaitan dengan wabah PMK yang merajalela sehingga diadakan pertemuan yang bertujuan  mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanggulangannya serta Pembentukan Satgas Khusus. 

"Wabah PMK atau Penyakit Mulut dan Kuku tengah ramai diperbincangkan di kalangan dunia peternakan. Wabah PMK ini tengah melanda di sejumlah daerah dan Belum ditemui penyebab pastinya, tetapi dengan himbauan dan melihat daerah yang sudah terdampak kita akan bersiap siap melakukan pencegahan masuknya wabah ini dengan Tujuan pertemuan sesuai arahan untuk langkah langkah penanggulangan bencana ini agar virus ini tidak sampai ke morowali", ungkapnya. 

Lebih lanjut, Andi Irman menjelaskan bahwa telah dilakukan langkah awal dalam pencegahan masuknya wabah PMk ini, dan diharapkan masyarakat secara menyeluruh mengetahui dan mengikuti himbauan yang telah disampaikan. 

"kita sudah memberikan surat edaran kepada kelompok - kelompok ternak dan perusahaan agar berhati hati dalam masuknya ternak dari luar daerah, kami harapkan petugas kesehatan lebih aktif dalam pemeriksaan hewan ternak, sebab wabah ini menyebar pada hewan ternak yang mempunyai daya tahan tubuh rendah, dan pada sapi-sapi muda bisa berakibat kematian. Sehingga angka mortalitas pada sapi muda atau pedet cukup tinggi. Tidak hanya sapi, penyakit ini juga rentan menulari hewan ternak lain seperti Kerbau, Unta, Gajah, Rusa, Kambing, Domba dan Babi. Meski tergolong penyakit menular, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap wabah PMK karena tidak menular ke manusia. tapi harus diperhatikan pengolahan daging dan susu dengan benar sehingga virus menjadi in-aktif," tuturnya. 

4bd55ea7-2966-44ed-ac2c-ee2d94a9cdcc_content

Hal senada disampaikan oleh Bupati Morowali, Drs. Taslim, bahwa adanya wabah PMK ini, kita dapat mengantisipasi lebih dini dengan pembentukan Satgas khusus agar dilakukan penjagaan secara ketat dan menindaklanjuti sesuai dengan standar operasional prosedur. 

"Kembali lagi kita diadakan pada satu permasalahan, dengan munculnya wabah ini merupakan sebuah ancaman, karena dengan adanya wabah-wabah yang masuk akan berdampak pada ekonomi kita, ekonomi tentunya berdampak pada masyarakat. Hal ini yang harus dipahami. Meskipun kita tidak terdampak secara langsung dari hewan, tetapi ada dampak lain dari adanya persoalan ini. Tentunya penanggulangan ini kita akan lakukan dengan SOP yang benar, sebelum masuk ke Morowali kita lakukan pencegahan terlebih dahulu dengan menjaga hewan ternak yang masuk dengan ketat, kita lakukan peningkatan kekebalan tubuh pada hewan ternak juga, kita harapkan proses kedepannya tim akan terbentuk  dari kesehatan dan satuan keamanan untuk mencegah penanggulangan virus ini, tim  yang terbentuk benar-benar berfungsi, efisien dan efektif. Saya ingin dalam hal ini tidak adanya toleransi, tetapi prosedur diikuti secara ketat untuk pencegahan, baik daratan sampai kepulauan kita tidak boleh kendor untuk lebih teliti menindaklanjuti wabah PMK ini, saya harapkan dilakukan pemantauan sekaligus menghimbau pada masyarakat terkait hewan ternak yang sehat dan higenis", Jelas dalam arahannya. 

Diketahui, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang  dikenal sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh virus tipe A dari keluarga Picornaviridae, genus Aphthovirus yakni Aphtae epizooticae. Masa inkubasi dari penyakit 1-14 hari yakni masa sejak hewan tertular penyakit hingga timbul gejala penyakit Virus ini dapat bertahan lama di lingkungan dan bertahan hidup pada tulang, kelenjar, susu, serta produk susu. Angka kesakitan ini bisa mencapai 100% dan angka kematian tinggi ada pada hewan muda atau anak-anak. Tingkat penularan PMK sendiri termasuk cukup tinggi, tetapi tingkat kematian hanya 1-5%. 

Lebih lanjut, putusan pembahasan SOP pencegahan dan penanggulangan wabah PMK, di bahas oleh pihak pihak yang berkaitan sesuai prosedur dan akan di sosialisasikan ke masyarakat.

Berita Terkait

bupati-morowali-kukuhkan-bunda-paud-peduli-stunting-2022

Bupati Morowali Kukuhkan Bunda Paud Peduli Stunting 2022

Morowalikab.go.id- Bungku- Bupati Morowali Drs. Taslim resmi mengukuhkan Bunda Paud Peduli Stunting Kabupaten Morowali Tahun 2022, di Aula Raha Seba, Kelurahan Bungi Kec. Bungku Tengah, Kamis (08/12).   Kegiatan sekaligus dirangkaikan dengan s

berikut-jawaban-bupati-atas-pandangan-umum-fraksi-terhadap-penyampaian-nota-keuangan-ranperda-tentang-pertanggungajwaban-apbd-ta-2020

Berikut Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap Penyampaian Nota Keuangan Ranperda tentang Pertanggungajwaban APBD TA 2020

morowalikab.go.id - Bungku - Jumat, (18/06) berlangsung di Ruang Sidang DPRD Rapat Paripurna ke-8 (delapan) Masa Persidangan III dengan agenda Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah ten

wakili-pj-bupati-yusman-mahbub-staf-ahli-bidang-kesra-buka-rakor-pokjanal-posyandu-kabupaten-morowali

Wakili Pj Bupati Yusman Mahbub, Staf Ahli Bidang Kesra Buka Rakor Pokjanal Posyandu Kabupaten Morowali

Morowalikab.go.id, Bungku - Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si.,diwakili Staf Ahli bidang Kesra, Abdul Malik Hafid, SH.I.,MP.,secara resmi membuka Rapat koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu, bertempa

wabup-morowali-iriane-iliyas-hadiri-rakornas-produk-hukum-daerah-2025-di-kota-kendari

Wabup Morowali Iriane Iliyas Hadiri Rakornas Produk Hukum Daerah 2025 di Kota Kendari

Morowalikab.go.id – Kendari- Bupati Morowali yang diwakili Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, S.E., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Produk Hukum Daerah Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sulawesi

bupati-terapkan-surat-edaran-menteri-kesehatan-terkait-protokol-pencegahan-dan-pengendalian-covid-19-di-area-publik-kabupaten-morowali-new-normal-2020

Bupati Terapkan Surat Edaran Menteri Kesehatan terkait Protokol Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 di Area Publik Kabupaten Morowali (New Normal) 2020

Morowalikab.go.id Bungku Menindak lanjuti keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/328/2020, tanggal 20 Mei 2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Desease (covid 19) dan Surat Edaran Menteri Ke