Saturday 01 June 2019
Winda Bestari
1091
PPID - Morowalikab.go.id - Bungku - Upacara memperingati hari lahir pancasila digelar di pelataran Kantor Bupati pada Sabtu, (01/06/19). Upacara dipimpin oleh Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd., dan dihadiri Bupati Morowali, Drs. Taslim, Setkab Morowali, H. Moh. Jafar Hamid, SH., M.M.Kasdim 1311 Morowali, Seluruh Pimpinan OPD dan jajarannya.
"Keberagaman secara natural dan kultural telah menjadi karakteristik negara Indonesia yang meliputi kondisi geografis, antropologis dan sosiologis"
ucap Wabup mengawali sambutan tertulis Plt Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Dr. Hariyono.
Lanjutnya, ideologi Pancasila sebagai penuntun keberagaman dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika. Menurut Ir. Jokowi, memperingati hari lahir Pancasila adalah sebuah keniscayaan.
"Pertama, kita harus mengenang dan merefleksikan momentum sejarah dimana pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental bangsa sehingga dapat bersatu. Sebagai bangsa yang besar, kita tidak akan meninggalkan sejarah" Sebutnya.

Ia mengurai, esensi dari memperingati hari lahir Pancasila adalah untuk menghormati jasa pendiri bangsa sekaligus meneguhkan komitmen terhadap ideologi negara.
"Yang diperlukan saat ini adalah bagaimana mengamalkan dan mengamankan Pancasila secara simultan dan terus-menerus" Tekannya.
"Kedua, dengan merayakan hari kelahiran Pancasila kita bangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik" Imbuhnya.
Sebab, Pancasila mengandung orientasi arah perjuangan dan pembangunan bangsa kedepan. Pancasila terus memberikan harapan untuk masa depan khususnya dalam merealisasi visi dan misi bangsa Indonesia.
Keberagaman yang ada secara alami dan kultural harus dikelola untuk membangun taman sari kebudayaan yang memungkinkan seluruh makhluk hidup tumbuh sesuai dengan ekosistem yang sehat. Kondisi demikian akan terwujud dengan budaya politik kewarganegaraan yang demokratis dan merawat harapan bukan yang menimbulkan ketakutan. Pancasila perlu dijadikan sumber inspirasi politik harapan dalam kehidupan berbangsa dan negara Tutupnya mengakhiri sambutan.

(Winda Bestari/002 )
Video di buat oleh Riswan /iqbal
https://youtu.be/7tGOv0ZPC68