Pastikan Aman, Bupati Morowali Jalani Vaksinasi Pertama

  Wednesday 24 February 2021   Winda Bestari     2387

morowalikab.go.id - Bungku - Bupati Morowali, Drs. Taslim telah menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Rujab Bupati Morowali Rabu, (24/02). Tak hanya Bupati, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Morowali, Ny. Asnoni Taslim juga turut menerima vaksin perdananya. 

Sebelum itu, Bupati Morowali, Taslim bersama Ketua TP-PKK Morowali, Ny. Asnoni Taslim menjalani tahap pemeriksaan atau screening guna memastikan kondisi tubuh siap dan aman untuk dinyatakan lulus dan segera menjalani vaksinasi.

Adapun sejumlah persyaratan berdasarkan aturan terbaru Kementerian Kesehatan penerima vaksin Covid-19 adalah sebagai berikut: 

1. Berusia di atas 18 tahun. Bagi orang lanjut usia (lansia), sudah bisa mendapatkan persetujuan untuk diberikan vaksin COVID-19.

2. Tekanan darah harus di bawah 180/110 mmHg.

3. Jika pernah terkonfirmasi COVID-19 lebih dari tiga bulan, bisa diberikan vaksinasi.

4. Bagi ibu hamil vaksinasi masih harus ditunda. Jika ingin melakukan perencanaan kehamilan, bisa dilakukan setelah mendapat vaksinasi kedua COVID-19.

5. Bagi ibu menyusui sudah bisa mendapat vaksinasi.

6. Pada vaksinasi pertama, untuk orang-orang yang memiliki riwayat alergi berat, seperti sesak napas, bengkak, kemerahan di seluruh badan, maupun reaksi berat lainnya karena vaksin, vaksinasi harus diberikan di rumah sakit.Tetapi, jika reaksi alergi tersebut didapatkan setelah vaksinasi pertama, tidak akan diberikan lagi vaksinasi kedua.

7. Para pengidap penyakit kronik, seperti PPOK, asma, penyakit jantung, penyakit gangguan ginjal, penyakit hati yang sedang dalam kondisi akut atau belum terkendali, vaksinasi ditunda dan tidak bisa diberikan.

– Tetapi, jika sudah berada dalam kondisi terkendali, diharapkan membawa surat keterangan layak untuk mendapat vaksinasi dari dokter yang merawat.

– Selain itu, untuk penderita TBC yang sudah menjalani pengobatan lebih dari dua minggu juga sudah bisa divaksinasi.

8. Bagi yang sedang mendapat terapi kanker, maka diwajibkan untuk membawa surat keterangan layak divaksinasi dari dokter yang merawat.

9. Bagi penderita gangguan pembekuan darah, defisiensi imun, dan penerima produk darah/transfusi, vaksinasi harus ditunda. Vaksinasi COVID-19 bisa diberikan setelah melakukan konsultasi pada dokter yang merawat.

Seperti diketahui, Kedatangan vaksin Covid-19 di Indonesia menimbulkan berbagai isu yang justru membuat masyarakat resah. Beredar informasi di dunia maya bahwa vaksin tidak aman digunakan. Selain itu, masih banyak lagi informasi keliru yang beredar dan perlu diluruskan.

Harus diingat bahwa vaksin adalah salah satu langkah pencegahan, bukan pengobatan. Jadi,  menerima vaksin Covid-19, kita tetap harus menerapkan protokol pencegahan Covid-19 lainnya, seperti rutin mencuci tangan, memakai masker, menerapkan physical distancing, dan menghindari kerumunan.

Berita Terkait

bupati-morowali-iksan-ajak-masyarakat-jaga-persatuan-pada-peringatan-hut-ke-80-ri

Bupati Morowali Iksan Ajak Masyarakat Jaga Persatuan pada Peringatan HUT ke-80 RI

Morowalikab.go.id – Witaponda – Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengingatkan seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta tidak mudah terprovoka

tiba-di-ampana-kafilah-stqh-morowali-disambut-hangat-pemkab-touna

Tiba di Ampana, Kafilah STQH Morowali Disambut Hangat Pemkab Touna

Morowalikab.go.id, Ampana, Setelah melalui perjalanan panjang dari kota Bungku, Tim Official dan peserta Lomba STQH tingkat Propinsi Sulawesi Tengah dari Kabupaten Morowali mendapat Sambutan atau Penjemputan selamat datang dari Pemkab Touna di&nbs

soft-opening-mpp-morowali-transformasi-pelayanan-menuju-morowali-yang-lebih-maju

Soft Opening MPP Morowali: Transformasi Pelayanan Menuju Morowali yang Lebih Maju

Morowalikab.go.id-Bungku- Momentum penting dalam transformasi pelayanan publik di Morowali terjadi pada hari ini dengan acara Soft Opening Mal Pelayanan Publik (MPP) menandai langkah nyata dalam menjadikan Kabupaten Morowali sebagai daerah yang le

perkuat-peran-dan-fungsi-perpustakaan-bupati-membuka-sosialisasi-perpustakaan-berbasis-inklusi-sosial

Perkuat Peran dan Fungsi Perpustakaan, Bupati Membuka Sosialisasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

Morowalikab.go.id, Bungku, Bupati Morowali, Drs. Taslim, didampingi Kadis Perpustakaan Daerah, Zaenudin, S.Pd., M.Pd dan Camat Bungku Tengah, Wirda Rosanti, S.STP., MPA, membuka kegiatan Sosialisasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, di Gedung

ciptakan-inovasi-untuk-kemajuan-morowali-pemkab-dukung-5-proyek-perubahan-reformer-pkn-tingkat-ii-angkatan-vii

Ciptakan Inovasi untuk Kemajuan Morowali, Pemkab Dukung 5 Proyek Perubahan Reformer PKN Tingkat II Angkatan VII

morowalikab.go.id - Bungku - Berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati, digelar sosialisasi proyek perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan VII, Selasa (08/06). Kelima pejabat eselon II atau JPT Pratama selaku refor