MOROWALI,DEKLARASIKAN STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN

  Monday 15 January 2018   iqbalmirza     2192

Morowalikab.go.id. Pemerintah Kabupaten Morowali lewat Dinas kesehatan ,mendeklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) dalam rangka mewujudkan Universal Acces 2019,bertempat di Desa Wata kecamatan Bungku Barat.Deklarasi Stop BABS ingin mendorong masyarakat meninggalkan perilaku berisiko melalui peningkatan sanitasi yang layak.Kegiatan ini di hadiri oleh Direktur Kesehatan Lingkungan, Dirjen Kesmas Kemenkes RI,Kalvin Wattimena,S.KM.M,Kes.Bupati Morowali Drs,H.Anwar Hafid,MSi. wakil Bupati Drs S.U.Marunduh,M.Hum.ketua PKK kabupaten morowali,para Kepala OPD,camat se Morowali, para Kepala Desa ,Tokoh masyarakat,Tokoh Agama,dan konsultan yg bergerak di bidang kesehatan lingkungan. Dalam sambutannya Kalvin Wattimena mengungkapkan, Ada empat kategori penyakit yang terkait dengan air yang tercemar.Pertama, air minum yang mengandung patogen mengakibatkan penyakit diare. Kedua, kurangnya air higienis untuk mandi dan mencuci menyebabkan penyakit jamur atau kudis. Ketiga, bibit penyakit yang memiliki siklus hidup melalui air seperti Schistosomiasis. Keempat, vektor yang hidupnya bergantung pada air, seperti malaria dan demam berdarah.Lebih jauh direktur Kesehatan Lingkungan menjelaskan,  Hasil kajian tentang kualitas air minum di Indonesia ialah masih banyak masyarakat yang mengambil air dari air permukaan atau air tanah yang mengandung bakteri E coli karena tercemar oleh tinja manusia. Akibatnya, biaya tinggi harus dikeluarkan untuk mengolah air tersebut sehingga layak minum.Sanitasi buruk juga menimbulkan dampak, seperti mengakibatkan stunting atau pendek. Indonesia merupakan negara dengan stunting terbesar kelima di dunia.olehnya itu, masalah Sanitasi dan lingkungan dikontrol langsung oleh Presiden dan bahkan dilakukan beberapa kesepakatan (MOU) dengan beberapa lembaga  seperti Sejuta Jambang dengan TNI Angakatan Darat (AD) Bupati Morowali pada sambutannya, mengatakan Gerakan ini harus di Motivasi terus menerus sehingga di  Kabupaten Morowali, semua rumah mempunyai jamban dan perilaku buang air sembarang tempat tidak ada lagi karena rentan  terhadap penyakit.Sejatinya,Anwar Hafid mengharapkan,  semua stakeholder  terlibat langsung melakukan penyadaran,kalau perlu melakukan  Sweeping ke  rumah masyarakat agar semua masyarakat punya jamban.Lanjut Anwar menyatakan,diakhir Masa jabatannya sudah tidak ada lagi warga Morowali yang Buang air Besar sembarangan. Ikrar Deklarasi Desa Stop Buang air besar Sembarangan (Stop BABS) di lakukan oleh  40 orang kepala desa mewakili seluruh kades se- Kabupaten Morowali  dan sekaligus penandatanganan Komitmen untuk mewujuddkan Universal accees 2019.(001)    

Berita Terkait

pemkab-morowali-raih-penghargaan-universal-health-coverage-award-2026

Pemkab Morowali Raih Penghargaan Universal Health Coverage Award 2026

Morowalikab.go.id- Jakarta — Pemerintah Kabupaten Morowali kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Penganugerahan Universal Health Coverage (UHC) Award Tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan pada acara na

dprd-morowali-gelar-rapat-paripurna-persetujuan-terhadap-3-buah-ranperda-menjadi-perda-ta-2019

DPRD Morowali Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Terhadap 3 Buah Ranperda Menjadi Perda TA. 2019

Morowalikab.go.id-Bungku- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali Menggelar Rapat Paripurna Ke-12 Masa Persidangan 1 Dengan Agenda Persetujuan DPRD terhadap 3 (Tiga) Buah Rancangan Peraturan Daerah menjadi Peraturan Daerah Kabupate

morowali-milik-kita

MOROWALI MILIK KITA

morowalikab.go.id - Bungku, Bertempat di ruang kerja Bupati Morowali (senin, 29/10/2018), Bupati Morowali Drs. Taslim mengadakan konferensi pers berhubungan dengan kondisi terakhir pasca kejadian di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali. Konferensi

pemkab-morowali-ikuti-evaluasi-reformasi-birokrasi-tahun-2020-secara-virtual

Pemkab Morowali Ikuti Evaluasi Reformasi Birokrasi Tahun 2020 Secara Virtual

Morowalikab.go.id-Bungku- Berdasarkan Perpres Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi,  Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 26 Tahun 2020 serta Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 25 Tahun  2020, Kemenpan RB menggelar eva

buka-workshop-rad-ampl-bupati-tekankan-pihak-terkait-samakan-persepsi-atasi-kebutuhan-air-bersih-di-kabupaten-morowali

Buka Workshop RAD AMPL, Bupati Tekankan Pihak Terkait Samakan Persepsi Atasi Kebutuhan Air Bersih di Kabupaten Morowali

Morowalikab.go.id – Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Workshop For Review Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Penyediaan Air Minum dan Penyehatan