Monday 23 February 2026
Octaviana Latong
20
Morowalikab.go.id – Bungku – Hari Kedua, Pemerintah Kabupaten Morowali melaksankan Safari Ramadan di Kecamatan Wita ponda dalam rangka bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Minggu malam (22/02/2026).
Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama di Aula MTQ Witaponda yang dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Momentum tersebut menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat di awal Ramadan, sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun daerah.
Usai berbuka puasa, Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, Sekretaris Daerah Yusman Mahbub, Ustaz Jasmudin Rone dan rombongan Pemerintah Kabupaten Morowali melaksanakan salat Isya dan tarawih berjamaah di Masjid Al Hidayah, Desa Moahino, Kecamatan Witaponda.
Dalam sambutannya, Bupati Iksan menegaskan dengan satu Tahun kepemimpinannya, ia berkomitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang menuntaskan setiap program pembangunan secara menyeluruh dan tidak setengah-setengah.
“Hari ini pemerintahan kita adalah pemerintahan yang tuntas. Tidak boleh ada lagi pekerjaan di setiap wilayah yang dikerjakan setengah-setengah. Kalau sudah direncanakan, harus diselesaikan dengan tuntas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Iksan mengajak seluruh elemen, termasuk DPRD, kepala desa, dan perangkat daerah, untuk bersatu mendukung pemerintahan yang sah serta meninggalkan praktik-praktik yang tidak produktif. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah kepulauan dan pesisir.
Secara khusus, Bupati Morowali menyoroti potensi kelautan di Desa Moahino dan Kecamatan Witaponda yang mayoritas masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan hasil laut. Ia meminta dinas terkait untuk merancang program pembinaan dan pemberdayaan yang konkret serta tepat sasaran guna meningkatkan kesejahteraan nelayan.
“Kita ini pelayan masyarakat. Maka pelayanan harus jelas, terarah, dan tuntas. Jangan merencanakan yang bukan kebutuhan rakyat. Fokus pada apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Safari Ramadan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana menyerap aspirasi dan memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang berkeadilan serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Morowali.
Kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustad Jasmudin Rone.