Bupati Taslim : " Aksi Peduli Lingkungan Merah Putih SDC Morowali merupakan Bentuk Konsistensi Kita dalam menjaga lingkungan"

  Minggu 16 Agustus 2020   Octaviana Latong     1233

Morowalikab.go.id-Bungku- Berjalan Sukses, Sombori Diving Club (SDC) Morowali menggelar kegiatan aksi bersama peduli lingkungan Merah Putih Spesial Hari Konservasi menyambut HUT RI Ke 75 di Pulau Langala Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Minggu (16/08/2020).

foto: Vosupro- Pulau Langala Desa Fatufia, Kec Bahodopi

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Morowali, Drs. Taslim, Wakil Bupati Morowali Dr.H.Najamudin, S. Ag, S.Pd, M.Pd, Anggota DPRD Morowali sekaligus Ketua DPD PAN Syahrudin, Kapolres Morowali AKBP Bayu Indra Wiguna S.I.K, M.I.K, Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Morowali, Drs, Rahman, MT, Kadis PSDKP Drs. Fajar, Ketua Sdc Morowali Kasmudin serta Anggota, Maleo Diving Club Wosu, Komunitas pecinta Alam se-Kabupaten Morowali, Camat Bahodopi serta jajarannya, Kapolsek Bahodopi, Kades Fatufia serta jajarannya, serta sejumlah ASN Pemkab Morowali dan Masyarakat Desa Fatufia. 

Aksi tersebut, ditenggarai sebagai bentuk peduli lingkungan sekaligus  penyeimbang ekosistem laut. SDC akan terus berupaya dalam melestarikan ekosistem laut Morowali, selain itu SDC meminta partisipasi pemerintah desa dan dukungan pemerintah Daerah dalam mensukseskan setiap aksi peduli lingkungan termasuk ekosistem laut.

Dok. Bupati dan Wakil bupati Morowali saat mengikat bibit terumbu karang

"Aksi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Masyarakat khususnya Desa Fatufia, agar mengambil peran dalam kepedulian memelihara lingkungan. Dalam hal tersebut, SDC terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran pentingnya laut bagi kehidupan. Melalui kerjasama berbagai pihak termasuk pemerintah daerah, kami akan terus berperan dalam melestarikan lingkungan laut dengan memanfaatkan keahlian menyelam atau diving. Olehnya kami butuh dukungan pemerintah daerah untuk sama-sama bersinergi dalam meretorasi kembali ekosistem laut dengan cara melakukan transplantasi terumbu karang. selain itu SDC berharap agar Pulau Langala ini tidak menjadi tempat persinggahan tongkang lagi, sehingga Pulau Langala bisa menjadi tempat wisata yang bersih sesuai harapan pemerintah Desa Fatufia, selain itu SDC juga mengajak Pemdes untuk membentuk dan membina kader konservasi tujuan pemanfaatan peningkatan sumber daya manusia dan konservasi." Ujar Ketua SDC Kasmudin. 

" Sebelumnya, Kami telah melakukan kemah di Pulau Langala sejak Sabtu kemarin bersama Komunitas Pecinta Alam Se-Kabupaten Morowali. Kami melakukan pembersihan pantai dengan memungut sampah khususnya sampah plastik disekeliling pesisir Pantai Langala". Pungkasnya.

Dok. Bupati Taslim saat memberikan sambutannya

Kesempatan yang sama, Bupati Morowali Drs. Taslim mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kegiatan SDC Morowali yang telah antusias, bekerja sama dengan Pemerintah Desa Fatufia dalam melakukan kegiatan aksi bersama peduli lingkungan Merah Putih spesial hari konservasi  ‘’Apa yang dilakukan SDC adalah  berkaitan dengan konsistensi kita dalam menjaga lingkungan. Ini patut diberikan apresiasi. 

"Ini adalah penantian saya, setelah 30 tahun berlalu. Dulunya Pulau Langala asri dan sangat bersih, juga terumbu karangnya tidak ada yang rusak. Namun hari ini apa yang kita lihat jauh berbeda dengan 30 tahun yang lalu. Perubahan ini adalah akibat dari sebuah proses pembangunan. Inilah sebuah proses bangsa/negara bagaimana mewujudkan cita-citanya, jadi apa yang kita lihat hari ini adalah sebuah proses. Yang tentunya dilihat dari sisi manfaat adalah bentuk bagaimana bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat." Ujarnya

Selain itu, ia menghimbau kepada masyarakat bahwa peduli lingkungan merupakan tanggung jawab bersama baik pemerintah, investor, maupun masyarakat. Ketiga elemen ini merupakan penyumbang bencana terbesar jika tidak memiliki tujuan yang sama.

"Hari ini kita buktikan dengan keterlibatan SDC Morowali dalam bentuk kegiatan peduli terhadap lingkungan ini yang perlu kita contoh. Sehingga apa yang kita lakukan kedepan adalah semuanya solusi bukan masalah." Tegasnya. 

Ditambahkannya, bahwa pihak perusahaan dan pemerintah mempunyai tugas untuk mengawal semua kebijakan baik dari pusat maupun daerah yang berkaitan dengan lingkungan.

"Masyarakat harus taat dengan himbauan, jangan membuang sampah sembarangan termasuk sampah rumah tangga itu bisa mencemarkan laut juga. kalau sampai masyarakat nya tidak disiplin maka kita akan mencemari alam kita. Sehingga apa yang kita buat hari ini akan sia-sia." Pungkasnya. 

Menutup sambutannya, ia mengajak agar seluruh stakeholder untuk bersatu mendukung kegiatan peduli lingkungan dan mengawal proses pembangunan di Kabupaten Morowali. 

"Mari kita semuanya bergandengan tangan mengawal proses pembangunan di Kabupaten Morowali ini khususnya yang ada di Kecamatan Bahodopi sehingga tentu harapan kita sesuai dengan tema Hari Ulang Tahun RI yang ke 75 ini, Indonesia maju maka Morowali akan sejahtera bersama." Tutup Taslim.

Dok. Pelepasan Penyu

Sementara itu, Kepala Desa Fatufia juga mengucapkan hal yang sama, berterimakasih dan mengapresiasi kepada SDC Morowali yang telah bekerja sama dalam menghidupkan kembali Pulau Langala sebagai tempat wisata. Olehnya ia berharap agar pemerintah daerah terus memberi dukungan atas terencananya tempat tersebut untuk menjadi taman wisata sekaligus menjadi bisnis pendapatan khusus masyarakat Desa Fatufia. 

Dalam  pelaksanaan rangkaian kegiatan, Bupati Morowali bersama Pemrintah Daerah Kabupaten Morowali melepas penyu merupakan hasil penangkapan yang dilakukan Tim operasi terpadu diwilayah Kec. Bumi Raya dan Witaponda yaitu jenis Penyu Hijau (Chelonia Mydas). Selain itu, juga sejumlah anggota SDC Morowali, komunitas pecinta alam Se- Kabupaten Morowali Melakukan rehabilitasi penurunan Home Fish (rumah ikan) dan aksi bersama penanaman terumbu karang (transplantasi), serta pembentangan bendera merah putih di perairan Pulau Langala, Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi.

Keterangan : Tim Operasi Terpadu penangkapan penyu

Personil :

  1.  Muliadi, S.St, Pi (pengawas perikanan PSDKP Morowali)
  2. Heriyanto, SH (Kabid Trantibum Pol PP)
  3. Bharatu Mansyur (Polariud Kurisa)
  4. Andii Rivai (Provosy Pol PP)

Jenis Penyu : Penyu Hijau (chelonia Mydas)

Barang bukti 5 ekor penyu hijau 

Tindakan yang diambil :

  1. 1. melakukan pengamanan brang bukti dan pemilik guna pemeriksaan lebih lanjut.
  2. 2. mengamankan pemilik dan branag bukti.
  3. 3. membuat laporan kejadian.

 

 

Berita Terkait

wabup-morowali-resmikan-pengoperasian-terminal-terpadu-non-tipe-kota-bungku

Wabup Morowali Resmikan Pengoperasian Terminal Terpadu Non Tipe Kota Bungku

 PPID – morowalikab.go.id – Bungku - Wakil Bupati Morowali, Dr. H, Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd, mengresmikan pengoperasian Terminal Terpadu Non Tipe Kota Bungku, di Kompleks Pasar Tradisional Modern, Desa Matansala, Kecamatan Bungku Tengah pad

waspada-novel-corona-virus-2019-cov

WASPADA NOVEL CORONA VIRUS (2019-Cov)

bupati-morowali-canangkan-desa-tangofa-sebagai-kampung-tangguh-nusantara-covid-19

Bupati Morowali Canangkan Desa Tangofa Sebagai Kampung Tangguh Nusantara

TANGOFA, morowalikab.go.id, Didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Morowali, Ny. Asnoni Taslim dan sejumlah pejabat lingkup pemkab Morowali serta Forkopimcam Bungku Timur, Bupati Morowali, Drs. Taslim canangkan Desa Tangofa sebagai Kampung Tangguh Nusa

pemda-gelar-acara-pisah-sambut-pejabat-kapolres-lama-dan-pejabat-kapolres-baru

Pemda Morowali Gelar Acara Pisah Sambut Pejabat Kapolres Morowali Utara

PPID - Morowalikab.go id - Bungku. Senin (19/08) malam, Pemerintah Daerah Kab. Morowali gelar acara pisah sambut dengan pejabat lama Kapolres Morowali Utara AKBP Dadan Wahyudi, SH, SIK, M.Crim, dan pejabat baru AKBP Bagus Setiawan SH. SIK, diselengga

klarifikasi-kekecewaan-mahasiswa-ini-penjelasan-kadis-pendidikan-daerah-kabupaten-morowali

Klarifikasi Kekecewaan Mahasiswa, Ini Penjelasan Kadis Pendidikan Daerah Kabupaten Morowali

Amir Aminudin, S.Pd., M.M Kadis Pendidikan Daerah Kabupaten Morowali   Morowalikab.go.id, Bungku, Kepala Dinas Pendidikan Daerah, Amir Aminudin, S.Pd., M.Pd mengklarifikasi terkait kekecewaan Mahasiswa atas ketidak hadiran Pemkab Morowali