Monday 19 January 2026
helman kaimu
21
Morowalikab.go.id – Bungku – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf mendorong pemerintah daerah agar tidak hanya menggelar pasar murah, tetapi juga memberikan subsidi biaya angkutan barang kebutuhan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1448 Hijriah Tahun 2026. Kebijakan ini dinilai penting untuk menekan harga barang, khususnya di wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi biaya distribusi tinggi. Hal ini dikatakan Iksan saat memimpin apel umum dihalaman Kantor Bupati pada Senin (19/1/26).

Menurut Bupati Iksan, kenaikan harga bahan pokok di wilayah kepulauan kerap dipicu oleh mahalnya biaya transportasi laut. Karena itu, subsidi angkutan barang menjadi langkah strategis agar harga kebutuhan masyarakat tetap terjangkau selama bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri. ‘’Saya minta lakukan penyewaan kapal angkut di masing-masing wilayah kepulauan, seperti Menui, Bungku Selatan dan Kecamatan Sombori Kepulauan, dengan kapal yang disewa langsung dari wilayah setempat. Arahan tersebut disampaikan Bupati Iksan di hadapan Wakil Bupati Iriane Iliyas, Sekda Morowali Yusman Mahbub, kepala OPD, pejabat eselon III dan IV, serta seluruh ASN lingkup Pemkab Morowali.

Ia menegaskan, pasar murah hanya bersifat sementara dan cakupannya terbatas. Sementara subsidi angkutan barang dapat memberikan dampak yang lebih luas karena menyentuh langsung rantai distribusi. Dengan biaya logistik yang lebih rendah, pedagang diharapkan dapat menjual barang dengan harga yang lebih stabil.
Bupati Iksan juga meminta instansi terkait untuk segera menyusun skema subsidi yang tepat sasaran dan transparan. Pemerintah daerah, kata dia, harus memastikan bahwa subsidi tersebut benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama warga di pulau-pulau terluar yang paling rentan terhadap lonjakan harga.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Bupati Iksan berharap, melalui kebijakan tersebut, warga kepulauan dapat menjalani Ramadhan dan Idul Fitri dengan lebih tenang tanpa terbebani kenaikan harga kebutuhan pokok.