Berdayakan Ekonomi Masyarakat, Bupati Morowali Membuka Sosialisasi PPM PT. HM

  Sunday 02 May 2021   helman kaimu     3488

1

Morowalikab.go.id, Bungku, Untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, Bupati Morowali, Drs. Taslim, membuka kegiatan sosialisasi Program Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di Ruang Pola Kantor Bupati, Jumat (30/4/21).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh PT. Hengjaya Mineralindo (PT. HM) dihadiri Kepala Bappeda Morowali, Ramli Sanudin, SE., M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A), Drs. Abd. Wahid Hasan, Camat Bungku Pesisir, Sudarmin Moonai, SE., M.Si, Camat Bahodopi, Tahir, SE., Kades, BPD dan Tokoh Masyarakat lingkar tambang Kecamatan Bungku Pesisir dan Kecamatan Bahodopi.

2

Bupati Morowali, Taslim mengungkapkan bahwa sosialisasi program PPM penting dilakukan. Hal ini untuk memberikan pemahaman kepada kita semua utamanya bagi orang yang dipercayakan mengelola dana PPM, sehingga dalam pelaksanaan,  program ini benar-benar dapat dilaksanakan dengan baik dan benar serta tepat sasaran..

‘’Sosialisasi PPM bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh tim terkait dalam mengelola PPM sehingga dalam pelaksanaannya tidak terjadi kegaduhan dimasyarakat,’’ ujar Taslim

Lebih lanjut, Taslim mengungkapkan bahwa hadirnya perusahaan didaerah ini harus memiliki dampak bagi kesejahteraan masyarakat, sehingga tidak ada kesan meremehkan  program PPM ini.

‘’Program PPM jangan dianggap remeh. Program ini harus diseriusi pengelolaannya sehingga apa yang diharapkan pemerintah pusat yakni memberikan bantuan Program PPM tepat sasaran. Tujuannya adalah untuk perbaikan peningkatan perekonomian masyarakat pada seluruh bidang usaha seperti Nelayan, Petani UMKM dan lain sebagainya sehingga masyarakat merasa tercukupi dalam membiayai kebutuhannya,’’ jelas orang nomor satu di Kabupaten Morowali.

Ia menekankan, Dana Program PPM  yang tersedia pada PT. Hengjaya Mineralindo yang diperuntuka n pada semua desa lingkar tambang untuk tidak memberikan pada masyarakat yang dianggap sudah mapan tapi berikan pada orang yang berhak menerimanya.

‘’Dana Program PPM yang akan disalurkan tidak diperkenankan untuk memberikan pada orang yang sudah mapan ekonominya, namun berikan pada orang berhak menerimanya sehingga mampu mengangkat perekonomiannya,’’ tegas Taslim.

Terkait rusaknya tanaman warga akibat aktivitas pertambangan, Bupati mengharap PT. Hengjaya Mineralindo membuat kebijakan yang sifatnya manusiawi.

‘’Saya berharap, apabila ada kerusakan tanaman warga yang diakibatkan oleh aktivitas pertambangan, PT. HM kiranya membuat kebijakan yang sifatnya sangat manusiawi, yakni  memberikan nilai secara ekonomi atas kerugian yang dialami oleh masyarakat. Ini sudah bukan bicara aturan namun sudah berbicara dari hati kehati, sehingga kehadiran perusahaan dapat terwujud simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan,’’ pungkas Taslim.

Sementara itu, perwakilan PT. HM, Muh. Fikra menyadari sepenuhnya bahwa keberadaan pertambangan diharapkan dapat berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya terhadap pengembangan pemberdayaan masyarakat provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2020-2024.

‘’Melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, maka perusahaan wajib menyusun pelaksanaan program PPM yang meliputi Delapan aspek sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mewujudkan konsep tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk lebih mendorong perekonomian, pendidikan, sosial budaya, kesehatan, lingkungan, kesejahteraan dan kemandirian masyarakat sekitar pertambangan,’’ ungkapnya.

 

Berita Terkait

bpom-palu-monev-program-nasional-gkpd-pjas-dan-pasar-aman-dari-bahan-berbahaya-di-morowali

BPOM Palu Monev Program Nasional GKPD, PJAS dan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya di Morowali

Morowalikab.go.id - Bungku - Balai POM Palu lakukan Monitoring dan Evaluasi Program Nasional Program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) Program Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Program Pasar Aman berbasis komunitas di Kabupaten Morowali, Selas

bupati-morowali-jadikan-bungku-kota-jasa

BUPATI MOROWALI : JADIKAN BUNGKU KOTA JASA

morowalikab.go.id: Pemerintah Kecamatan Bungku Tengah mulai menyusun program kerja tahun 2018, terlihat saat dimulainya Rapat Kerja yang dilaksanakan di Wisata Laut, Kelurahan Tofoiso, Kecamatan Bungku Tengah, senin (5/1/18). Raker yang dibuka Bupati

pemkab-morowali-teken-mou-dengan-pln

PEMKAB MOROWALI TEKEN MOU DENGAN PLN

Morowalikab.go.id-Bungku- Meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan infrastruktur daerah, sehingga mengurangi kesenjangan wilayah dan terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan bahagia, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali

pemkab-morowali-resmikan-objek-wisata-anjungan-pantai-matano-tahap-ii

Pemkab Morowali Resmikan Objek Wisata Anjungan Pantai Matano Tahap II

Morowalikab.go.id, Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Morowali kembali meresmikan objek wisata, yang bernama Anjungan Pantai Matano Tahap II (dua), yang terletak di Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah, Sulteng, Sabtu (16/9/2023) m

resmikan-anjungan-pantai-matano-bupati-harap-pembangunan-dapat-menggerakkan-ekonomi-masyarakat

Resmikan Anjungan Pantai Matano, Bupati Harap Pembangunan Dapat Menggerakkan Ekonomi Masyarakat

Morowalikab.go.id - Bungku - Bupati Morowali, Drs. Taslim meresmikan pefungsian Anjungan Pantai Matano Food Court, Sabtu (04/06/2022). Peresmian tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Morowali, Plt.  Sekretaris Daerah Morowali, Ketua TP