Turunkan Angka Stunting, Aksi I Pemetaan dan Analisis Situasi Dimulai

  Monday 22 February 2021   Winda Bestari     2102

morowalikab.go.id - Bungku - Senin, (22/02)  Bertempat di Aula Dinas Kesehatan PP dan KB, rapat pertemuan kedua tim konvergensi Percepatan Penurunan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Pemerintah Kabupaten Morowali digelar. Rapat tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tahapan kegiatan aksi satu (#1) hingga delapan (#8) dalam Percepatan Penurunan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting tingkat Kabupaten Morowali. Rapat pertemuan kedua ini, menandai telah dimulainya Aksi #1 (Pemetaan dan Analisis Situasi) dalam menentukan langkah-langkah terkait perencanaan kegiatan penurunan stunting tahun 2022. Adapun langkah aksi #1 meliputi; identifikasi sebaran stunting, ketersediaan program, dan kendala dalam pelaksanaan integrasi intervensi gizi di Kabupaten Morowali.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda Morowali, Drs. Emil Monto, M.Si., dan didampingi oleh Sekretaris Dinkes PP dan KB Morowali, H. Mulyana M. Achyar, S.Sos., MM. Hadir pula di antaranya Pejabat eselon I, II dan III dari OPD teknis yang tergabung dalam tim konvergensi Percepatan Penurunan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting.

Berdasarkan data dari Dinkes PP dan KB, angka stunting di Kabupaten Morowali sejak 2019 hingga tahun 2020 turun secara signifikan. Diketahui, dari angka 34% persebaran stunting turun menjadi 12% pada tahun 2019. Hebatnya, pada tahun 2020 angka stunting kembali menurun hingga 7,73%.

Kepala Bappeda, Emil Pontoh menyebut, Pemkab  boleh berbangga namun tidak boleh puas atas pencapaian itu. Sebab menurut dia, dalam kasus stunting yang bersifat dinamis, tentu membutuhkan kinerja ekstra dalam penanganannya.

"Kita (red: Pemerintah) jangan cepat puas atas hasil yang dicapai. Sebab, kasus ini dinamis, karena angka kelahiran terus bertambah setiap saat. Sehingga, pendampingan mulai dari pola asuh orangtua hingga intervensi pemberian gizi kepada anak harus terus dikawal", pungkasnya.

"Momen hari ini sangat penting, pada aksi #1 ini kita akan mereview, mengidentifikasi dan melihat apakah ada penambahan prevalensi, ataukah stagnan ataupun berkurangnya kasus stunting", lanjut Emil.

Olehnya, ia menargetkan tahun kedua dalam pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan dapat menurun ke angka 5% hingga 4% agar Morowali menjadi contoh terbaik dalam penanganan stunting. Emil juga mengimbau kepada masing-masing OPD yang terlibat mampu memberikan informasi valid terkait kendala yang terjadi agar segera dibenahi bersama.

"Di tahun kedua penanganan stunting, Morowali harus ada inovasi baru untuk bergerak bersama. Mari merumuskan sesuai tanggungjawab kita di masing-masing OPD, agar menemukan solusi dari masalah yang ada. Tingkatkan komunikasi, untuk bergerak bersama, semoga daerah kita menjadi Kabupaten inspiratif dalam penanganan stunting", ucapnya.

Berita Terkait

tekan-stunting-pemkab-morowali-gelar-sosialisasi-perbub

Tekan Stunting, Pemkab Morowali gelar Sosialisasi Perbub

Morowalikab.go.id- Bungku- Percepat penanganan stunting secara konvergen dan terintegrasi, Pemkab Morowali melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menggelar rapat Sosialisasi Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 24  Tah

pemkab-morowali-terima-kunjungan-pemkab-pohuwato-provinsi-gorontalo

Pemkab Morowali Terima Kunjungan Pemkab Pohuwato Provinsi Gorontalo

Morowalikab.go.id, Bungku- Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Morowali-Sulawesi Tengah (Sulteng), menerima kunjungan Silaturahmi dari Pemkab Pohuwato-Gorontalo, bertempat di Rumah jabatan (Rujab) Bupati Morowali, Desa Matansala, Kecamatan Bun

wabup-morowali-iriane-iliyas-hadiri-rakor-tkpkd-dan-tp3s-se-sulawesi-tengah

Wabup Morowali Iriane Iliyas Hadiri Rakor TKPKD dan TP3S se-Sulawesi Tengah

Morowalikab.go.id – Palu– Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, melalui Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, menghadiri Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) dan Tim Pencegahan, Percepatan, dan Penuru

bupati-dan-wabup-morowali-hadiri-soft-opening-ktn-di-dusun-kabera

Bupati dan Wabup Morowali Hadiri Soft Opening KTN di Dusun Kabera

Morowalikab.go.id, Bungku Barat, Bupati Morowali Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Taslim bersama Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd menghadiri Soft Opening Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) Tahun 2022. Kegiatan yang diselengg

lantik-penjabat-kepala-desa-padabaho-bupati-morowali-kawal-masyarakat-bila-ada-masalah

Lantik Penjabat Kepala Desa Padabaho, Bupati Morowali " Kawal Masyarakat bila ada masalah"

Morowalikab.go.id - Bungku - Bupati Morowali Drs. Taslim melantik dan mengambil sumpah Penjabat Kepala Desa Padabaho, di Desa Padabaho, Kec. Bahodopi, Jumat (13/05/22). Pelantikan ini dalam rangka untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa di Pa