Wagub Sulteng Kunker di IMIP, Sebut Pertumbuhan Ekonomi Morowali Meningkat Pesat

  Saturday 12 September 2020   Winda Bestari     6124

morowalikab.go.id - Bungku - Dalam rangka monitoring dan evaluasi perkembangan investasi yang terjadi di daerah Morowali, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Rusli Baco Daeng Palabbi, melakukan kunjungan kerja di Kawasan Industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Jumat (11/8). Kunker tersebut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, H. Moh Jafar Hamid, SH., MM beserta rombongan Wagub yang terdiri dari perwakilan Dinas ESDM Sulteng, Dinas Nakertrans Sulteng, dan Dinas PUPR Sulteng.

Setelah berkeliling melakukan peninjauan di kawasan IMIP, Rusli Baco Dg Palabbi dalam sambutannya menyebut, dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat adanya investasi di Kabupaten Morowali sangat besar. Salah satunya, peluang usaha bagi masyarakat yang sangat terbuka lebar. Ia mengungkap, dari hasil diskusi dengan Bupati Morowali, Drs. Taslim, disebutkan bahwa jumlah masyarakat Morowali yang bekerja di PT IMIP berjumlah sekitar 5.000 orang sedang sebagian besarnya berasal dari luar Morowali. Jumlah yang cukup timpang dari total kurang lebih 30.000 karyawan itu ungkapnya, bukan keengganan untuk bekerja di IMIP, akan tetapi banyaknya masyarakat yang memilih untuk berdaya dengan membangun usaha.

"Ternyata, masyarakat asli Morowali sudah jauh lebih bagus tingkat perekonomian mereka dibanding saudara-saudara mereka yang berasal dari luar Morowali. Mereka lebih memilih untuk mendirikan UMKM, membuka kos-kosan. Bupati mengatakan bahwa mereka bukan tidak berminat, tapi mereka memanfaatkan peluang dengan banyaknya tenaga kerja yang bekerja di dalam PT IMIP," terang dia.

Menurut orang nomor dua di Sulteng itu, dengan keberadaan investasi di Morowali, menjadi hal yang sangat penting untuk bersama-sama memberikan jaminan keamanan berinvestasi di Morowali. Sebab menurut dia, meskipun telah  berupaya keras menggaet investasi dari luar jika tak ada jaminan keamanan, maka hal tersebut akan mustahil terjadi geliat investasi di daerah itu. 

"Melalui ini, saya ingin menyampaikan bahwa yang terpenting juga adalah masalah keselamatan tenaga kerja kita. Ini butuh peran penting kita bersama. Kemudian, menyangkut masalah pendapatan mereka. Jangan sampai bertentangan dengan peraturan pemerintah. Oleh karena itu, jika hal ini bisa kita duduk bersama-sama tentu tidak ada persoalan-persoalan yang akan timbul di dalam kawasan PT IMIP," jelasnya. 

Politisi PAN itu juga mengapresiasi dan memberikan catatan khusus terhadap ketatnya protokol Covid-19 di kawasan industri PT IMIP. Ia menyebut, protokol Covid-19 yang dijalankan di dalam kawasan industri PT IMIP sudah sangat baik dengan mematuhi seluruh pedoman protokol kesehatan yang ada.

Sementara itu, SVP PT IMIP-Slamet V Panggabean mengatakan, kunjungan yang dilakukan oleh Wagub Sulteng ini, diharapkan mampu memberikan solusi atas beberapa masalah yang dialami oleh perusahaan. Salah satunya adalah problem sempitnya akses jalan Trans-Sulawesi yang sampai hari ini selalu dikeluhkan oleh masyarakat dan karyawan. 

"Di sini juga mungkin kami butuhkan peran pemerintah untuk mengaturnya. Hal ini sebenarnya, sudah sering dikeluhkan oleh masyarakat dan karyawan. Bagaimana supaya jalan itu bisa diperlebar," pungkasnya.

Diketahui, Kunker perdananya di PT IMIP ini merupakan rangkaian dari kegiatan monev pertambangan di Kabupaten Morowali Utara dan Kabupaten Morowali. Sebelumnya, Wagub dan rombongan melakukan kunker pada smelter perusahaan tambang Morut di antaranya PT GNI dan PT SEI.

Berita Terkait

pemkab-morowali-resmi-launching-intervensi-serentak-pencegahan-stunting-tahun-2024

Pemkab Morowali Resmi Launching Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Tahun 2024.

  Morowalikab.go.id-Bungku- Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, secara resmi launching pelaksanaan kegiatan Intervensi serentak pencegahan stunting tahun 2024, yang Ditandai dengan pemberian tablet tambah darah pada remaja putri dan penamba

bendera-pebotoa-adati-tobungku

BENDERA PEBOTOA ADATI TOBUNGKU

BENDERA PEBOTOA ADATI TOBUNGKU KABUPATEN MOROWALI   Arti: 1. Warna kuning merupakan warna kebesaran Kerajaan dan Adat Tobungku; 2. Lambang ditengah adalah Lambang Pebotoa Adati Tobungku.   Ukuran: 1. Bendera Umum 100 cm x 150 cm

bupati-morowali-iksan-ajak-warga-perkuat-kebersamaan-saat-tarawih-di-masjid-assa-diyah-larobenu

Bupati Morowali, Iksan Ajak Warga Perkuat Kebersamaan Saat Tarawih di Masjid As’sa Diyah Larobenu

  Morowalikab.go.id – Bungku barat  – Memasuki hari ke-6 Ramadan 1447 Hijriah, Iksan Baharudin Abdul Rauf Melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid As’sa Diyah, Desa Larobenu, Kecamatan Bungku Barat, Selasa

inovasi-proyek-perubahan-pkn-tk-ii-drs-ichwan-b-mm-cetuskan-pedoman-penegasan-batas-desa-kelurahan-pegas-basah

Inovasi Proyek Perubahan PKN Tk. II, Drs. ICHWAN B. MM Cetuskan” PEDOMAN PENEGASAN BATAS DESA / KELURAHAN ( PEGAS BASAH )

Morowalikab.go.id- Bungku- Proyek Perubahan PKN Tk. II. Pelaksanaan Diklat di Pusdiklat KMP LAN Makassar Tahun 2023 menyuguhkan inovasi menarik bagi pembangunan daerah dengan meluncurkan "Pedoman Penegasan Batas Desa/Kelurahan (Pegas Basah)" yang m

wujudkan-kamtibmas-kondusif-pemkab-morowali-gelar-rakor-forum-kewaspadaan-dini-dan-pemantauan-orang-asing

Wujudkan Kamtibmas Kondusif, Pemkab Morowali gelar Rakor Forum Kewaspadaan Dini dan Pemantauan Orang Asing

Morowalikab.go.id-Bungku- Pemerintah Daerah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Morowali menggelar Rapat Koordinasi Forum Kewaspadaan Dini Daerah (FKD) dan Tim Pemantauan Orang Asing dan Lembaga Asing di Daerah,  Bertempat di Rua