Tingkatkan Ketahanan Ekonomi dan Sosial Masyarakat, Musrenbang Bungku Pesisir Dihelat

  Thursday 18 February 2021   Winda Bestari     3192

morowalikab.go.id - Bungku Pesisir - Mengusung tema "Pemantapan Kualitas dan Pemerataan Pelayanan Dasar untuk Meningkatkan Ketahanan Ekonomi dan Sosial Masyarakat", Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten/Kota Kecamatan Bungku Pesisir digelar Rabu, (17/02). Musyawarah berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Lafeu, dibuka  oleh Wakil Bupati Morowali, Dr. Hj. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd. Hadir di antaranya Camat Bungku Pesisir, Sudarmin, SE., M.Si., Ketua TP PKK Kec. Bungku Pesisir, Ny. Nayang Sudarmin, Sekretaris Bappeda, Hasyim S.Pi., Kepala Dinas Perikanan, Drs. Fajar, Kepala Desa se- Kec. Bungku Pesisir dan jajarannya serta para Kepala Badan Permusyawaratan Desa.

Pelaksanaan Musrenbang tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Sebab, berdasarkan amanat Mendagri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah, dalam menyusun dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) harus terintegrasi dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). SIPD merupakan sistem informasi yang memuat seluruh sistem perencanaan pembangunan daerah dan sistem keuangan daerah, serta sistem pemerintahan daerah yang lain, termasuk sistem pembinaan dan pengawasan pemerintahan daerah. Sesuai aturan tersebut, jika Kabupaten/Kota tidak menerapkan SIPD maka konsekuensinya akan dikenakan sanksi penundaan transfer Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat. 

Adapun beberapa hal yang melatarbelakangi pentingnya penerapan SIPD adalah kebutuhan akan akuntabilitas dan transparansi pemerintahan sebagai salah satu bentuk Open Government Indonesia (OGI), perubahan pola kerja pada sistem fisik cyber sebagai bentuk adaptasi dalam menjawab tuntutan revolusi industry 4.0. Serta kodefikasi program dan kegiatan di daerah yang masih memiliki banyak variasi sehingga cukup sulit dalam proses sinkronisasi dan harmonisasi pembangunan pusat dan daerah. Untuk itulah, digagas suatu sistem perencanaan dan penganggaran yang sinkron dan terpadu dalam satu sistem aplikasi yang terintegrasi secara elektronik.

Camat Bungku Pesisir, Sudarmin berujar, Musrenbang mesti menjadi sarana yang efektif untuk menjembatani pemerintah dan masyarakat, agar menghasilkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Olehnya, ia menegaskan agar peserta Musrenbang serius mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai.

"Semoga kita dapat melahirkan program yang dapat membangun Kecamatan Bungku Pesisir kedepan. Saya himbau agar peserta untuk senantiasa mengikuti kegiatan ini. Khususnya para Kepala Desa dan Kepala Sekolah harus fokus agar semua program dapat tersinkronisasi dan terpadu," ucapnya.

"Mudah-mudahan musyawarah ini menghasilkan program yang hebat dan urgent, sehingga mampu mendongkrak ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat Bungku Pesisir," tambah dia.

 Wakil Bupati Morowali, H. Najamudin mengimbau kepada tim teknis Bappeda agar dapat menentukan program skala prioritas sehingga tepat guna dan tepat sasaran. Menurutnya, setiap program harus menjawab kebutuhan masyarakat sehingga visi mewujudkan masyarakat Morowali yang sejahtera bersama dapat terwujud.

"Visi dan misi Pemerintah harus terakomodir, dan apa yang menjadi urgent. Kita harus mampu mengikuti trend dengan melahirkan inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.  Semuanya bergantung pada kehebatan tim melihat yang terpenting di antara yang penting. Lakukan tahapan perencanaan, lakukan penelitian, dan analisis, serta pengamatan langsung dan perhitungan. Analisis harus kuat dan tepat, agar program tidak mubazir. Paparkan dengan baik agar berfungsi dengan baik pula bagi masyarakat kita" pungkas Wabup.

Diketahui, dalam Musrenbang tersebut Tim Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) sebagai perencana akan menyampaikan beberapa strategi dalam penentuan program di Tahun Anggaran 2022. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan 6 data desa potensi IMB di antaranya  Desa Lafeu, Desa Oneete, Desa Torete, Desa Laroenai, Desa Buleleng dan Desa Tangofa.

Berita Terkait

optimalisasi-pelayanan-publik-pemerintah-kecamatan-bungku-timur-tingkatkan-kualitas-layanan-masyarakat

Optimalisasi Pelayanan Publik: Pemerintah Kecamatan Bungku Timur Tingkatkan Kualitas Layanan Masyarakat

Morowalikab.go.id - Bungku Timur - Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Daerah Kabupaten Morowali, melalui Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IK

dprd-morowali-setujui-raperda-tentang-pertanggungjawaban-pelaksanaan-apbd-ta-2021

DPRD Morowali Setujui Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2021

Morowalikab.go.id - Bungku - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali menyetujui  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (

bupati-iksan-dan-wakil-bupati-iriane-iliyas-lanjutkan-rangkaian-apel-umum-di-bungku-pesisir

Bupati Iksan Dan Wakil Bupati Iriane Iliyas Lanjutkan Rangkaian Apel Umum Di Bungku Pesisir

Morowalikab.go.id – Bungku Pesisir– Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, bersama Wakil Bupati Iriane Iliyas kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Apel Umum di wilayah kecamatan. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Bun

antisipasi-bencana-bupati-morowali-buka-pelatihan-potensi-sar

Antisipasi Bencana, Bupati Morowali Buka Pelatihan Potensi SAR

Morowalikab.g.o.id-Bungku- Bupati Morowali Drs. Taslim secara resmi membuka Kegiatan Pelatihan Potensi SAR, di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (13/03/2023).    Kegiatan diselenggarakan oleh Kantor pencarian dan pertolongan Palu (Basarnas

diskominfo-sp-kabmorowali-hadiri-pembukaan-rakor-kominfo-dan-ppid-se-provinsi-sulawesi-tengah

DISKOMINFO-SP KAB.MOROWALI HADIRI PEMBUKAAN RAKOR KOMINFO DAN PPID SE- PROVINSI SULAWESI TENGAH

Morowalikan.go.id- Tentena- Dinas Komunikasi, Informatika,Statistik dan Persandian Kab.Morowali hadiri acara pembukaan Rapat koordinasi (Rakor) Kominfo se-Sulawesi Tengah, dengan mengangkat tema "Transformasi Digital Menuju Masa Depan Sulawesi Tengah