Peringati HUT Ke-71, Satpol PP Morowali Gelar Upacara

  Thursday 04 March 2021   helman kaimu     3519

1 (12)

BUNGKU, morowalikab.go.id, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) KE-71 Tahun 2021, Satpol PP Kabupaten Morowali menggelar upacara di Halaman Kantor Satpol PP Kabupaten Morowali, Kompleks Perkantoran Fonuasingko, Desa Bente Kecamatan Bungku Tengah, Rabu (03/03/21) pagi.

Upacara dipimpin Kasat Pol PP, Drs. Ambo Lewa, M.Pd, diikuti pejabat eselon III,  IV serta seluruh  anggota Satpol PP, dan Damkar lingkup Satpol PP Kabupaten Morowali.

Kegiatan dengan Tema’’Kesiapsiagaan  Sat Pol PP dan Sat Linmas  Dalam Mendukung Pencegahan dan Pengendalian Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Maju dan Sehat”,berlangsung  Dengan menerapan Protokol Kesehatan.

Dalam sambutannya, Kasat Pol PP Morowali, Ambo Lewa mengatakan pelaksanaan HUT Pol PP Ke-71 merupakan momen intropeksi diri terhadap kinerja personil Satpol PP dan Damkar ditahun sebelumnya. Selain itu,  dihari jadi ini untuk membangun sinergitas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing utamanya dalam hal pelayanan kemasyarakatan.

“HUT Pol PP Ke-71 ini merupakan momen untuk mengevaluasi kinerja yang sudah kita lakukan pada tahun sebelumnya sehingga mampu kita sempurnakan program kerja ditahun 2021 ini. Selain itu, dimomen HUT ini dapat mempererat persatuan dan kesatuan kita sesama Sat Pol PP, Damkar dan SaT Linmas  dalam melaksanakan tugas pelayanan kemasyarakatan menuju Morowali sejahtera bersama,” ujar Ambo Lewa.`

Ia berharap dimomen HUT Satpol PP KE-71 seluruh pejabat dan anggota lingkup Satpol PP, Damkar dan Linmas untuk terus meningkatkan kinerja sesuai amanah yang diberikan dengan baik dan penuh rasa tanggungjawab.

‘’Saya berharap, amanah yang diberikan untuk mengemban tugas sebagai pelayan dan abdi masyarakat terus dilaksanakan sesuai tupoksi masing-masing, sehingga hal ini sejalan dengan tema Kesiapsiagaan  Sat Pol PP dan Satlimanmas  Dalam Mendukung Pencegahan dan Pengendalian Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Maju dan Sehat,’’ Pungkas mantan Kadis Perikanan Daerah Kabupaten Morowali tersebut.

 

 

Berita Terkait

kepala-bappenda-kabupaten-morowali-harsono-lamusa-memasuki-masa-purna-tugas

Kepala Bappenda Kabupaten Morowali, Harsono Lamusa, Memasuki Masa Purna Tugas

  Morowalikab.go.id – Bungku - Drs. Harsono Lamusa, memasuki masa purna tugas setelah bertahun-tahun mendedikasikan diri untuk pembangunan daerah. Sebagai Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Morowali, Har

sekdakab-morowali-buka-kegiatan-konsultasi-publik-bahas-tiga-buah-ran

Sekdakab Morowali, Buka Kegiatan Konsultasi Publik Bahas Tiga Buah Ranperda

Morowalikab.go.id-Bungku- Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah bekerjasama dengan Perkumpulan Pengkajian Hukum dan Otonomi Daerah menggelar Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Morowali

pemkab-luwu-kunker-di-morowali-bupati-taslim-ungkapkan-hal-ini

Pemkab Luwu Kunker di Morowali, Bupati Taslim Ungkapkan Hal Ini

Morowalikab.go.id, Bungku, Bupati Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Taslim, didampingi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forkopimda Morowali menerima kunjungan kerja (Kunker) Bupati Luwu Provinsi Sulawesi Selatan, Drs. H. Basmin M

pemkab-morowali-buka-orientasi-pppk-2025-wabup-iriane-tekankan-integritas-dan-profesionalisme

Pemkab Morowali Buka Orientasi PPPK 2025, Wabup Iriane Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Morowalikab.go.id – Bungku – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) menggelar pembukaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingk

penuhi-kebutuhan-listrik-di-kepulauan-bupati-morowali-resmikan-penyalaan-listrik-pulau-paku-dan-matarape

Penuhi Kebutuhan Listrik di Kepulauan, Bupati Morowali Resmikan Penyalaan Listrik Pulau Paku dan Matarape.

Penyalaan listrik ini merupakan bagian yang selama ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat lingkar Pulau Paku. Hadirnya listrik merupakan puncak penantian masyarakat yang tersebar pada sembilan Desa di Lingkar Pulau Paku. Meskipun dalam pelaksanaannya