Resmi Terbentuk, Bupati Kukuhkan Pengurus Daerah FHK2I Morowali.

  Thursday 21 February 2019   helman kaimu     2179

Morowalikab.go.id – BUNGKU - Bupati Drs. Taslim, resmi mengukuhkan Ketua dan Pengurus Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) Kabupaten Morowali. Pengukuhan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Ahmad Hadi Kelurahan Matano Kecamatan Bungku Tengah, Rabu (20/2/19) di ikuti ratusan Tenaga Honorer yang tersebar di masing-masing instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali.

Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) merupakan wadah tempat berhimpunnya seluruh honorer kategori 2 se Kabupaten Morowali, untuk menyalurkan aspirasinya dalam memperjuangkan nasib mereka menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Forum ini lahir dilatar belakangi kegelisahan tenaga honorer kategori dua terkait perjuangan untuk menyampaikan aspirasi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), bukan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Hal ini di Katakan Kuswandi selaku Pembina PHK2I Kabupaten Morowali.

Ia menambahkan bahwa wadah ini jangan dijadikan hanya untuk kepentingan pribadi ataupun golongan akan tetapi menjadi perekat antar sesama honorer dalam memperjuangkan aspirasi menuju arah perubahan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) khusnya bagi Honorer yang masuk dalam kategeri dua. Ujar Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Morowali.

Sementara itu, Bupati Morowali Drs. Taslim berharap dengan adanya wadah Honorer Kategori Dua ini, tidak ada lagi orang memanfaatkan untuk mencari keuntungan. Terbentuknya Forum Honorer bertujuan untuk menciptakan rasa keadilan dengan memperjuangkan aspirasi secara menyeluruh. Olehnya itu Ketua dan pengurus harus saling mempercayai antara satu dengan yang lainnya.

‘’Alhamdulillah dengan terbentuknya Forum K2 tidak ada lagi honorer yang berjuang secara sendiri-sendiri. Perjuangan seperti ini sangatlah politis untuk memperjuangkan revisi Undang-undang Aparatur Sipil Negara. Untuk itu pendidikan politik perlu diberikan, hal ini untuk mewujudkan keinginan semua honorer kategori dua bisa tercapai,’’ Ujarnya.

Kegiatan yang dilanjutkan dengan acara diskusi, di hadiri Ketua Perkumpulan Honorer Kategori Dua Indonesia Sulawesi Tengah, Rahmaningsih, K. Selilung, S.Pd, dan Pembina FHK2I Provinsi Sulawesi Tengah DR. Muhammad. J. Wartabone, SH, M.Hi. Kominfo/HK

Berita Terkait

hut-ke-17-sigi-bupati-iksan-ungkap-kedekatan-dengan-bupati-sigi

HUT ke-17 Sigi, Bupati Iksan Ungkap Kedekatan dengan Bupati Sigi

Morowalikab.go.id-Palu- Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Sigi yang digelar pada Selasa (24/6). Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, sejuml

bupati-taslim-resmi-menerima-jamaah-haji-trip-2-kabupaten-morowali

Bupati Taslim Resmi Menerima Jamaah Haji Trip 2 Kabupaten Morowali

PPID - morowalikab.go.id - Bumi Raya. (Selasa, 11/09) Bupati Morowali, Drs. Taslim didampingi Kepala Kementerian Agama Kab. Morowali, DR. H. Rusman Langke, M.Pd.I, serta pejabat terkait, menjemput Jamaah Haji di Bandara Morowali sekaligus menerima se

tim-lomba-desa-dan-kelurahan-tingkat-provinsi-sulteng-menilai-desa-sampeantaba-kabupaten-morowali

Tim Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulteng Menilai Desa Sampeantaba Kabupaten Morowali

  Morowalikab.go.id, Witaponda, Untuk mengevaluasi perkembangan desa, kurun waktu dua tahun (2021-2022), Tim Penilai Lomba Desa Provinsi Sulawesi Tengah yang dipimpin Kepala Dinas PMDP3A, Mohamad Nadir, menggelar penilaian di Desa Sampeantaba,

bupati-morowali-tanggapi-serius-aspirasi-warga-menui-terkait-masalah-sinyal

Bupati Morowali Tanggapi Serius Aspirasi Warga Menui Terkait Masalah Sinyal

Morowalikab.go.id – Menui Kepulauan – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menanggapi secara serius aspirasi masyarakat Menui Kepulauan terkait lemahnya jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut. Aspirasi itu disampaikan secar

cegah-stunting-demi-masa-depan-generasi-morowali

CEGAH STUNTING DEMI MASA DEPAN GENERASI MOROWALI

CEGAH STUNTING DEMI MASA DEPAN GENERASI MOROWALI YANG BERKUALITAS by: @karymarunduh   Data menunjukkan, Survei Riset Kesehatan Dasar 2018, terdapat angka 30,8% angka stunting di Indonesia. Artinya, 3 dari 10 anak Indonesia di bawah 5 tahun me