Resmikan Mapolres Morowali, Kapolda Sulteng Harap Jajaran Polres Morowali Tingkatkan Kamtibmas

  Thursday 16 January 2020   helman kaimu     4987

morowalikab.go.id - Bungku - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Sulawesi Tengah, Irjen Pol, Drs. H. Syafril Nursal, SH., MH, resmikan pengoperasian Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Morowali, di Fonuasingko, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kamis (16/1/20).

Dalam laporannya, Kapolres Morowali, AKBP. Bayu Indra Wiguno, S.I.K., M.I.K, mengatakan bahwa ini merupakan suatu kehormatan bagi dirinya untuk bisa berdiri ditempat ini sebagai pejabat pertama Kapolres Morowali yang akan menjadi landasan bagi perkembangan Polres Morowali dimasa yang akan datang. ‘’Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk memimpin sebuah organisasi baru dimana wilayahnya memiliki kedudukan yang strategis. Saya akan berusaha maksimal untuk mengarahkan segala sumber daya Polres Morowali yang masih sangat terbatas ini dan memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat Kabupaten Morowali sebagaimana prinsip ‘’Tepe Asa Moroso’’ bersama kita bisa. Melalui prinsip tersebut saya berharap kita semua dapat bersama-sama membangun Kabupaten Morowali yang maju, damai dan sejahtera,’’ ujarnya.

Ditempat yang sama, Bupati Morowali, Taslim, dalam sambutannya menyatakan, kehadiran Kepolisian Resort Morowali yang berkedudukan di Fonuasingko tentu sangat disambut dengan rasa gembira bagi Pemda dan masyarakat Morowali sehingga mendekatkan pelayanan kepolisian untuk masyarakat di daerah ini

‘’Kondisi pelayanan kepolisian yang baik, selain memberikan dampak pada kemajuan perekonomian masyarakat di daerah ini, tentu juga mempengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga kedepan Kepolisian Resort Morowali dapat bersinargi dengan Pemkab Morowali dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kehadiran Polres Morowali diharapkan dapat melakukan pencegahan sedini mungkin terhadap permasalahan-permasalahan kriminalitas yang masih terjadi diwilayah Kabupaten Morowali,’’ tutur Taslim.

Sementara itu, Kapolda Sulteng, H. Syafril Nursal, mengungkapkan pembentukan Polres Morowali melalui perjalanan yang cukup panjang dan akhirnya terwujud dengan terbitnya keputusan yang dikeluarkan oleh Menpan dan RB No B849/M.KT.01/2019, Tanggal 18 September 2019, tentang peningkatan tipe Polres dan pembentukan Polres baru diseluruh Indonesia. Peresmian Polres Morowali ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kapolri No. Kep 1870/10/2019, Tanggal 20 Oktober 2019, tentang pembentukan Kepolisian Resort Morowali pada Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah

‘’Pembentukan Kesatuan Polres Morowali merupakan upaya Polri khususnya Polda Sulawesi Tengah untuk menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks dan sekaligus upaya peningkatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat di Kabupaten Morowali dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulteng guna terselenggaranya pembangunan nasional dan daerah. Dengan diresmikannya Polres Morowali, saya berharap kepada seluruh personil Polres Morowali agar  bisa lebih meningkatkan peran dan fungsinya dimasyarakat sebagai pemelihara Kamtibmas,’’ pungkas Syafril Nursal

Seusai memberikan sambutan, Kapolda Sulteng bersama Bupati dan Wabup Morowali serta unsur Forkopimda Morowali menekan Tombol sirene, pertanda diresmikannya Mapolres Morowali.

Kegiatan yang berlangsung khidmat, turut pula dihadiri, Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag.,S.Pd.,M.Pd, Anggota DPR-RI, Drs. H. Anwar Hafid, M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Morowali, Kuswandi, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Morowali, H. Syarifudin Hafid, SH, Kapolres Donggala, AKBP. Dadan ahyudi, S.I.K.,  Kapolres Morowali Utara, AKBP. Bagus Setyawan, S.I.K, Dandim 1311/Morowali, Letkol. Inf. Raden Yoga Raharja, S.E., M.M, Ketua TP-PKK Kabupaten Morowali, Ny. Asnoni Taslim, Kepala OPD dan ASN lingkup Pemkab Morowali, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Morowali.(Foto/Responden IKP Kominfo: HK)

Berita Terkait

pj-bupati-morowali-yusman-mahhub-buka-sosialisasi-netralitas-kepala-desa-dan-ketua-bpd-pada-pelaksanaan-pilkada-tahun-2024-sekaligus-melaunching-kegiatan-babinkantibmas-kabupaten-morowali

Pj Bupati Morowali, Yusman Mahhub Buka Sosialisasi Netralitas Kepala Desa dan Ketua BPD Pada Pelaksanaan Pilkada Tahun 2024 Sekaligus Melaunching Kegiatan Babinkantibmas Kabupaten Morowali

Morowalikab.go.id -Bungku- Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Drs.Yusman Mahbub, M.Si hadiri dan buka sosialisasi netralitas Kepala Desa dan Ketua BPD pada pelaksanaan pilkada tahun 2024 sekaligus melaunching kegiatan babinkantibmas Kabupaten Morowali, S

bank-sampah-dan-pusat-daur-ulang-alternatif-pengendalian-sampah-di-kabupaten-morowali

Bank Sampah dan Pusat Daur Ulang ; Alternatif Pengendalian Sampah di Kabupaten Morowali

Morowalikab.go.id-Bungku- Eksploitasi lingkungan adalah menjadi isu yang berkaitan dengan pengurusan sebuah daerah maupun kota, banyak negara besar melakukan incineration atau pembakaran, yang menjadi alternatif dalam pembuangan sampah.   Perm

hjklkklk

Bupati Iksan dan Wabup Iriane Iliyas Kunker Sekaligus Safari Ramadhan di Bungku Pesisir

Morowalikab.go.id, Bungku Pesisir - Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abdul Rauf bersama Wakil Bupati (Wabup) Morowali, Iriane Iliyas melakukan Kunjungan kerja (Kunker) di Kecamatan Bungku Pesisir, Rabu (12/3/2025). Kunker yang juga dirangkaikan de

lagi-a-rachmansyah-umumkan-naiknya-insentif-petugas-rumah-ibadah-di-kecamatan-bungku-tengah

Lagi - A. Rachmansyah Umumkan Naiknya Insentif Petugas Rumah Ibadah di Kecamatan Bungku Tengah

Morowalikab.go.id -Bungku- Penjabat Bupati Morowali, Ir.H.A.Rachmansyah Ismail, M.Agr.,MP melakukan kunjungan kerja (kunker) dalam rangka evaluasi kinerja petugas rumah ibadah yang berlangsung di Aula Kantor Camat Bungku Tengah, Kelurahan Marsaoleh,

penyusunan-rencana-kontinjensi-bencana-bpbd-morowali-bersiap-kumpulkan-data

PENYUSUNAN RENCANA KONTINJENSI BENCANA, BPBD MOROWALI BERSIAP KUMPULKAN DATA

morowalikab.go.id: Kontinjensi bencana merupakan keadaan dalam menyusun skenario penanganan darurat ketika terjadi bencana berdasarkan kajian teknis dari instansi yang berwenang dengan tujuan agar sarana prasarana vital serta kegiatan sosial ekonomi