Resmi Ditutup, Berikut Hasil Produksi dari Pelatihan Pengolahan Buah Mangrove

  Senin 27 Juni 2022   Winda Bestari     720

IMG-20220627-WA0036

Morowalikab.go.id-Bungku- Pelatihan Pengolahan Buah Mangrove Menjadi Komoditas Jual resmi ditutup oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Faruk Djibran, SH., di Aula Mangrove Desa Matansala, Senin (27/06/2022). Pelatihan yang digelar selama 5 (lima) hari tersebut dipandu langsung oleh pemateri dari UMKM Griya Anyar Dewata Bali.

Pelatihan ini merupakan sinergitas yang dibangun antara Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali bersama PT IMIP dalam rangka merehabilitasi dan restorasi wilayah pesisir maupun pulau-pulau kecil melalui pemulihan ekosistem mangrove yang mengalami kerusakan serta pemanfaatan mangrove bagi Sumber Daya Manusia dalam peningkatan ekonomi warga pesisir.

IKS_0325-min

Turut hadir di antaranya Ketua TP PKK Kabupaten Morowali, Ny. Asnoni Taslim, Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Morowali, Dr. Hj. Marwani, M.Pd., Camat Bungku Tengah Wirda Rosanti, S.STP., M.PA., dan Perwakilan Manajemen PT IMIP, Emanuel Teweld.

IMG-20220627-WA0035

Asisten II, Faruk Djibran menyebut kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah untuk mewujudkan visi "Morowali yang Sejahtera Bersama". Menurutnya, pengolahan buah mangrove ini membantu masyarakat menemukan potensi nilai jual dari pemanfaatan Sumber Daya Alam yang melimpah di sekitarnya.

"Semoga hasil produksi ini menjadi salah satu ciri khas oleh-oleh Kabupaten Morowali dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat khususnya Desa Matansala dan Desa Tofuti dalam rangka mewujudkan Morowali yang sejahtera bersama", tuturnya.

Ia juga menambahkan, dengan adanya pelatihan ini semoga masyarakat bisa memanfaatkan program suntikan modal usaha 200 juta per desa yang setiap tahun dikucurkan oleh Pemda. Program tersebut merupakan bantuan modal usaha yang diperuntukkan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan modal usaha guna meningkatkan ekonomi masyarakat desa serta menghidupkan usaha masyarakat yang mandiri.

IMG-20220627-WA0032

Sementara itu, Camat Bungku Tengah, Wirda Rosanti menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Manajemen PT IMIP yang telah berkomitmen tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat Morowali  melalui pelaksanaan pelatihan tersebut. Hal senada juga ia sampaikan kepada para narasumber hebat yang telah membimbing dan mendampingi peserta sehingga mampu menghasilkan produk-produk unggulan dari pengolahan buah mangrove.

"Terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dukungan, bimbingan dan pendampingan dari Manajemen PT IMIP. Mudah-mudahan silaturahmi dan kerjasama yang baik ini terus berlanjut. Jangan bosan untuk membimbing kami dalam pengembangan produk kami, insyaAllah kedepannya ini dapat menggerakkan ekonomi masyarakat kami menjadi lebih baik", ungkapnya.

"Terimakasih juga kepada para narasumber yang telah memberikan ilmu yang sangat bermanfaat bagi kami semua. Ini sangat melampaui ekspektasi kami yang sebelumnya kami pikir hanya bisa menghasilkan produk makanan ternyata justru lebih dari yang kami harapkan", tambah dia.

IMG-20220627-WA0031 (1)

Dalam kesempatan yang sama, Perwakilan Manajemen PT IMIP, Emanuel Teweld, mengungkapkan bahwa pihaknya meyakini kegiatan ini akan memiliki manfaat jangka panjang khususnya dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Ia menyebut pihaknya akan terus memberikan pendampingan dalam pengembangan produk tersebut hingga menjadi komoditas jual.

"Hari ini kita sepertinya akan menambahkan satu produk unggulan khas Morowali yang berbasis mangrove. Kami senang, kami bangga dan puas apa yang kita lakukan melalui pelatihan ini hasilnya sangat luarbiasa. Selebihnya kita akan terus konsultasikan, kekurangannya apa, bagaimana arah pemasarannya dan seterusnya nanti akan didiskusikan bersama", tandasnya.

IKS_0429-min

IMG-20220627-WA0033

Pelatihan ini mengikutsertakan 40 orang peserta yang berasal dari TP PKK warga pesisir Kecamatan Bungku Tengah yaitu Desa Matansala dan Desa Tofuti. Total sebanyak 20 jenis produk dihasilkan dalam pelatihan tersebut di antaranya kain batik, sabun, sirup, teh, keripik, stick, lulur, kopi, dodol, topi, tas, sepatu, dompet, totebag dan lain sebagainya.

 
 
 
 
 

Berita Terkait

target-bupati-taslim-dalam-penutupan-pelatihan-tahap-pertama-program-morowali-pandai-berhitung

Bupati Taslim Tutup Pelatihan Tahap Pertama Program Morowali Pandai Berhitung

morowalikab.go.id -Bungku- Bupati Morowali, Drs.Taslim, secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Tahap Pertama Program Morowali pandai berhitung melalui Pelatihan Excel In Arithmetics yang bekerjasama dengan Yayasan Indonesia Jaya, di Anjungan Pant

rapat-paripurna-pemkab-morowali-dan-dprd-sepakati-kua-ppas-tahun-anggaran-2022

Rapat Paripurna, Pemkab Morowali dan DPRD Sepakati KUA PPAS Tahun Anggaran 2022

morowalikab.go.id - Bungku - DPRD Kabupaten Morowali bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun A

kadis-dpmdp3a-morowali-himbau-asn-dan-phl-tingkatkan-kedisiplinan

Kadis DPMDP3A Morowali Himbau ASN dan PHL Tingkatkan Kedisiplinan

Bungku - morowalikab.go.id - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Morowali, Alam Syah, S.STP.,M.Ec. Dev, mengatakan bahwa apel pagi merupakan salah satu kewajiban kita sebagai abd

pemkab-morowali-gelar-rapim-tepra-penyerapan-realisasi-anggaran-dan-dak-fisik-serta-non-fisik-ta-2022

Pemkab Morowali Gelar Rapim TEPRA Penyerapan Realisasi Anggaran dan DAK Fisik serta Non Fisik TA 2022

Morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Bagian Administrasi Pembangunan menggelar Rapat Pimpinan Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (20/12/2022). Rapat digel

dorong-petani-produktif-bupati-taslim-serahkan-10-unit-combine-harvester-pada-petani

Dorong Petani Produktif: Bupati Taslim Serahkan Combine Harvester pada Petani Morowali

Morowalikab.go.id-Bungku- Sebagai bidang yang mendominasi perekonomian daerah, pertanian terus mendapatkan perhatian khusus dari  Pemerintah Kabupaten Morowali.  Kali ini perhatian itu ditunjukkan dengan penyerahan bantuan alat pasca panen