Pemkab Morowali Sosialisasikan Perbup Stunting Nomor 24 Tahun 2020

  Friday 14 October 2022   Winda Bestari     1032

WhatsApp Image 2022-10-14 at 13-56-19

Morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) menyelenggarakan Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2020, di Aula Hotel Anunta Baru, Kecamatan Bungku Tengah, Jumat (14/10/2022). Sebagai informasi, Perbup tersebut  merupakan perubahan atas Perbup Nomor 06 Tahun 2020 tentang Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Morowali.

Dalam sosialisasi juga membahas terkait Surat Edaran Nomor 188.5/0549/DKPPKBD/V/2022 tentang Implementasi Komunikasi Perubahan Prilaku Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kabupaten Morowali.

WhatsApp Image 2022-10-14 at 13-56-19 (4)

Sosialisasi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si hadir di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Morowali, Drs. H. Abdul Wahid Hasan, M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan, Amir Aminudin, S.Pd., MM. Sosialisasi juga diikuti oleh seluruh Camat se Kabupaten Morowali, Kepala Puskesmas se Kabupaten Morowali dan Ketua TP PKK Kecamatan se Kabupaten Morowali.

Kepala DKP2KB, Ashar M. Ma'ruf, SE., M.Si, dalam sambutannya menguraikan beberapa poin penting yang menjadi tujuan digelarnya kegiatan ini. Ia menyebut tujuan utama adalah agar adanya pijakan bagi setiap perangkat daerah untuk saling bergerak secara simultan dalam intervensi pencegahan stunting di Kabupaten Morowali sekaligus memberikan kewenangan bagi desa dalam pencegahan stunting secara terintegrasi yang diatur dalam Perbup Nomor 24 Tahun 2020.

"Tujuan dari sosialisasi ini agar adanya pedoman bagi perangkat daerah yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam melaksanakan intervensi pencegahan stunting, mewujudkan generasi sehat produktif dan berkualitas yang akan memberikan dampak penurunan stunting di Kabupaten Morowali, terlaksananya koordinasi dalam percepatan penurunan stunting di Morowali dan komitmen untuk menyelesaikan delapan aksi integrasi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Morowali secara terpadu dan keterlibatan lintas sektor baik pemerintah, swasta dan masyarakat serta memperjelas kewenangan desa dalam pencegahan stunting secara terintegrasi yang diatur dalam Perbup Nomor 24 Tahun 2020", terangnya.

WhatsApp Image 2022-10-14 at 13-56-19 (5)

Sementara itu, Sekda Morowali, Yusman Mabub berujar bahwa Perbup ini merupakan penegasan bagi para Camat selaku penguasa wilayah untuk peduli dan terlibat dalam penanganan stunting. Sehingga, dengan adanya kewenangan ini menurut Yusman mereka dapat berperan aktif mengintervensi program strategis yang berkaitan dengan penurunan stunting di tubuh Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). 

"Dengan adanya Perbup ini, para Camat dapat terlibat langsung dan berperan mengintervensi semua program strategis. Camat menjadi ujung tombak dalam menurunkan angka stunting di Morowali. Intervensi setiap program melalui APBdes terkait penurunan stunting agar program tepat sasaran dan angka stunting di Morowali bisa kita turunkan", pungkas Sekda.

Menutup sambutannya, atas nama Pemerintah Daerah, ia berharap agar seluruh pihak yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dapat bertanggungjawab dan bersinergi serta bergerak kolektif dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Morowali.

"Atas nama Pemda, Bupati dan Wakil Bupati saya mengharapkan adanya kerjasama kita semua khususnya peran Camat. Ini merupakan amanah yang diberikan kepada kita mari kita bergerak bergerak bersama demi menekan dan menurunkan angka stunting di Morowali", tandas Yusman.

WhatsApp Image 2022-10-14 at 13-56-19 (3)

Adapun bertindak selaku pemateri dalam sosialisasi tersebut yakni Kepala DPMDP3A, H. Abdul Wahid Hasan membawakan materi tentang Perbup Stunting No 24 Tahun 2020 dan Kepala DKP2KB, Ashar Ma'ruf memaparkan mater terkait Data Stunting dan Kendala dalam Menurunkan Angka Stunting di Morowali. Diketahui, berdasarkan hasil analisis situasi dan rekomendasi, jumlah desa lokus stunting di Kab. Morowali pada tahun 2022 ditetapkan sebanyak 44 desa dan tahun 2023 ditetapkan sejumlah 57 desa lokus yang tersebar di 9 kecamatan se Kab. Morowali. 

Berita Terkait

bungku-barat-cup-2022-resmi-ditutup

Bungku Barat Cup 2022 Resmi Ditutup

Morowalikab.go.id-Bungku- Pertandingan olahraga tingkat Kecamatan Bungku Barat atau Bungku Barat Cup 2022, resmi ditutup oleh Bupati Morowali Drs. Taslim. Acara berlangsung di Lapangan Sepak Bola Marga Sapta, Desa Wosu, Jumat (07/10). Penutupan in

bupati-morowali-dan-rombongan-ramah-tamah-dengan-masyarakat-menui

Bupati Morowali dan Rombongan Ramah Tamah dengan Masyarakat Menui,

Morowalikab,go.id Menui, Bertempat di Gedung STQ kecamatam menui, Bupati Morowali,Drs Taslim dan ,Wakil Bupati Morowali Dr H,Najamudin,S,Pd ,S,Ag ,M,Ag , Kejari Morowali ,Andi Tenri A Waru,SH,MH ,,Sekda Morowali Jafar Hamid dan beberapa kepala OPD

bupati-lepas-peserta-pawai-sarungan-meriahkan-1-muharram-tahun-baru-islam-1441-h

Bupati Lepas Peserta Pawai Sarungan, Meriahkan 1 Muharram Tahun Baru Islam 1441 H

PPID - morowalikab.go.id - Bungku - Sabtu, (31/08), Bupati Morowali, Drs. Taslim berkesempatan untuk melepas peserta pawai sarungan di Alun-Alun Rujab Bupati. Pawai sarungan ini masih dalam rangkaian peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1441 H. Paw

desa-lahuafu-wakili-kab-morowali-dalam-lomba-desa-tingkat-provinsi

Desa Lahuafu Wakili Kab. Morowali Dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi

PPID - morowalikab.go.id - Lahuafu - Lomba desa dan evaluasi perkembangan desa/kelurahan tingkat Provinsi Sulawesi Tengah digelar di Pantai Puluti, Desa Lahuafu, Kec. Bungku Timur pada Kamis, (13/06/19). Kegiatan tersebut, dihadiri oleh Bupati Morowa

morowali-jadi-tuan-rumah-forkom-organisasi-se-sulteng-pemda-siap-beri-pelayanan-maksimal

Morowali Tuan Rumah Forkom Organisasi Se-Sulteng, Pemda Siap Beri Pelayanan Maksimal

morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menggelar rapat persiapan di Ruang Asisten III Bidang Administrasi Umum, Senin (07/06). Pasalnya, Kab. Morowali ditunjuk menjadi tuan rumah dalam kegiatan Rapat Koordinasi Forum Komu