Pemkab Morowali Laporkan Perkembangan Capaian Rencana Aksi Terintegrasi Pemberantasan Korupsi dalam Monev KPK

  Tuesday 01 October 2019   kary kabidikp     2309

PPID / morowalikab.go.id / BUNGKU. Berdasarkan Surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor:  B/7790/KSP.00/10-16/09/2019, tanggal 20 September 2019, maka KPK melakukan monitoring dan evaluasi program pemberantasan korupsi terintegrasi di Kab. Morowali, (Senin, 30/09). Monev ini merupakan tindak lanjut dari program pemberantasan korupsi terintegrasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kab. Morowali.

Dengan menggunakan format MCP, monev dilakukan terhadap laporan progress per akhir September 2019 dengan disertai dokumen realisasi rencana aksi optomalisasi pendapatan daerah dan manajemen aset daerah. Monev dipimpin oleh Sekretaris Daerah, Moh. Jafar Hamid bersama Inspektur Inspektorat, Afridin, dengan menghadirkan Wahyudi dan Septa Adhi Wibawa dari Komisi Pemberantasan KPK.

Monev dilakukan terhadap 8 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi sasaran utama dalam rencana aksi pemberantasan korupsi. Monev diawali audiensi dengan Bupati Morowali, Drs. Taslim, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan progress rencana aksi pemberantasan korupsi Kab. Morowali sampai dengan 30 September 2019, yang disampaikan oleh H. Moh. Jafar Hamid.

Adapun laporan perkembangan capaian rencana aksi KPK terintegrasi sampai dengan 30 September 2019, sebagai berikut:

A. BAPPEDA Progress capaian area intervensi pada perencanaan dan penganggaran APBD per indikator, sebagai berikut:
  1. Analisis Standar Biaya (ASB), dengan capaian 90%;
  2. Integrasi perencanaan dan penganggaran, dengan capaian 0%;
  3. Penganggaran APBD, dengan capaian 100%;
  4. Standar Satuan Harga (SSH), dengan capaian 70%;
  5. Terdokumentasinya kegiatan musrembang, pokir DPRD dan forum perangkat daerah, dengan capaian 100%;
  6. Terdokumentasinya RPJMD, dengan capaian 60%; dan
  7. Tersedianya aplikasi perencanaan APBD, dengan capaian 100%.
B. Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Progress capaian area intervensi pada pengadaan barang dan jasa per indikator, sebagai berikut:
  1. Pelaksanaan Tupoksi, dengan capaian 0%;
  2. Penayangan SIRUP, dengan capaian 100%;
  3. Pengendalian dan Pengawasan, dengan capaian 0%;
  4. Perangkat pendukung, dengan capaian 50%;
  5. Pokja mandiri, dengan capaian 100%; dan
  6. UKPBJ independen, dengan capaian 100%.
C. Dinas PM-PTSP. Progress capaian area intervensi pada pelayanan terpadu satu pintu per indikator, sebagai berikut:
  1. Ketersediaan aturan, dengan capaian 75%;
  2. Lokasi tempat layanan, dengan capaian 100%;
  3. Pelaksanaan rekomendasi teknis, dengan capaian 75%;
  4. Pemenuhan kewajiban pemohon perijinan, dengan capaian 80%;
  5. Penanganan pengaduan, dengan capaian 100%;
  6. Pendelegasian kewenangan, dengan capaian 70%;
  7. Penyerapan e-signatur, dengan capaian 100%;
  8. Pengendalian dan pengawasan, dengan capaian 100%;
  9. Sistem perijinan on-line, dengan capaian 100%;
  10. Tracking system, dengan capaian 100%; dan
  11. Transparansi informasi, dengan capaian 100%
D. Inspektorat. Progress capaian area intervensi pada kapabilitas APIP per indikator, sebagai berikut:
  1. Kecukupan jumlah SDM, dengan capaian 100%;
  2. Kepatuhan anggaran, dengan capaian 100%;
  3. Kompetensi SDM APIP, dengan capaian 100%;
  4. Pelaksanaan audit investigasi, dengan capaian 100%; dan
  5. Pelaksanaan probity audit, dengan capaian 0%.
E. Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM. Progress capaian area intervensi pada managemen ASN per indikator, sebagai berikut:
  1. Aplikasi penilaian kinerja, dengan capaian 0%;
  2. Evaluasi jabatan, dengan capaian 70%;
  3. Implementasi TPP, dengan capaian 80%;
  4. Kepatuhan pelaporan gratifikasi, dengan capaian 100%;
  5. Kepatuhan pelaporan LHKPN, dengan capaian 100%; dan
  6. Pola rekruitment, promosi, rotasi, mutasi, dan pemberhentian pejabat ASN, dengan capaian 80%.
F. Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Progress capaian area intervensi pada tata kelola dana desa per indikator, sebagai berikut:
  1. Implementasi Siskeudes, dengan capaian 100%;
  2. Implementasi Siswaskeudes, dengan capaian 0%;
  3. Laporan pertanggungjawaban dana desa, dengan capaian 80%;
  4. Laporan pertanggungjawaban dana desa kepada Inspektorat, dengan capaian 50%;
  5. Pengawasan dana desa yang dilakukan oleh inspektorat, dengan capaian 80%; dan
  6. Publikasi dana desa, dengan capaian 100%
G. Badan Pengelolaan Pendapatan. Progress capaian area intervensi pada optimalisasi pendapatan daerah per indikator, sebagai berikut:
  1. Adanya data base Wajib Pajak yang handal, dengan capaian 50%; dan
  2. Inovasi akselerasi peningkatan penerimaan daerah, dengan capaian 0%.
H. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Progress capaian area intervensi pada manajeman aset daerah per indikator, sebagai berikut:
  1. Adanya aturan pemindah tanganan yang sesuai dengan aturan yang berlaku, dengan capaian 50%;
  2. Legalisasi kepemilikan  BUMD, dengan capaian 0%;
  3. Pemanfaatan BMD sesuai aturan perundangan, dengan capaian 50%;
  4. Pengawasan dan pengendalian aset daerah, dengan capaian 0%; dan
  5. tersedianya sistem pencatatan terkait BMD yang handal, dengan capaian 50%
(Kominfo/IKP-k4r7&Winda).

  •    Dibuat oleh kary kabidikp
  •   Dipublish oleh kary kabidikp

Berita Terkait

tingkatkan-koordinasi-guna-menjaga-keamanan-tetap-kondusif-pemkab-morowali-rakor-bersama-forkopimda-dan-perusahaan

Tingkatkan Koordinasi Guna Menjaga Keamanan Tetap Kondusif, Pemkab Morowali Rakor Bersama Forkopimda Dan Perusahaan

Morowalikab.go.id- Bungku - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menggelar Rapat koordinasi (Rakor) bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pihak Perusahaan yang ada di Lingkup Kabupaten Morowali, Sulawesi Ten

panduan-pakaian-adat-tobungku-kabupaten-morowali

PANDUAN PAKAIAN ADAT TOBUNGKU KABUPATEN MOROWALI

PANDUAN PAKAIAN ADAT TOBUNGKU KABUPATEN MOROWALI   PAKAIAN ADAT PRIA BUNGKU BANGSAWAN (KANTIU)     Keterangan : 1. Bulu Burung Cendrawasih, pemasangannya di sebelah kiri dari Tali Eko-Eko; 2. Tali Eko-Eko/Tali Mohalo. Tutup

bakesbangpol-morowali-selenggarakan-raker-forum-terpadu-p4gn-pencegahan-dan-penanggulangan-narkotika

Bakesbangpol Morowali Selenggarakan Raker Forum Terpadu P4GN Pencegahan dan Penanggulangan Narkotika

Morowalikab.go.id -Bungku- Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Daerah menyelenggarakan rapat kerja Forum Terpadu Pencegahan dan Penanggulangan Narkotika di Kabupaten Morowali bertempat di WIB Eatery

kadis-kominfo-sp-morowali-badiuz-zaman-tegaskan-larangan-asn-dan-phl-terlibat-politik-praktis-menjelang-tahun-politik

Kadis Kominfo-SP Morowali, Badiuz Zaman Tegaskan Larangan ASN dan PHL Terlibat Politik Praktis Menjelang Tahun Politik

  Morowalikab.go.id – Bungku – Memasuki tahun politik, Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Ir. H. A. Rachmansyah Ismail, M.Agr., MP, melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kadis Kominfo-SP), Badiuz Zama

buka-sosialisasi-peraturan-kepegawaian-wabup-morowali-ingatkan-asn-pahami-peraturan-yang-berlaku

Buka Sosialisasi Peraturan Kepegawaian, Wabup Morowali Ingatkan ASN Pahami Peraturan Yang Berlaku

  Morowalikab.go.id, Bungku Selatan, Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Kepegawaian Peningkatan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Morowali, menggelar Sosialisasi Peraturan Kepegawaian