Gerakan Cegah Stunting - Pemkab Gelar Sosialasi Perbub Stunting Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Morowali

  Rabu 24 Juni 2020   Octaviana Latong     568

Morowalikab.go.id-Bungku- Setelah dilakukannya, Sosialisasi Perbup Stunting di Aula Kantor Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB, pada Senin (22/06/20), Pemerintah Kabupaten Morowali kembali mengadakan sosialisasi Perbup tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting di tingkat kecamatan, bertempat  di Aula Kantor Camat Bungku barat, Wosu  Rabu (24/06/20). 

Sosialisasi ini dibuka langsung oleh Kepala Bappeda Pemkab Morowali Drs. Emil Pontoh, M.Si, selaku koordinator tim konvergensi penurunan dan pencegahan stunting Kec. Bungku Barat .

Turut hadir  Sekretaris DPMDP3A, Hardiman, S.STP, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Sitti Magfirah SKM, Kabid IKP Kominfo Kary marunduh S.Sos, M.Si, Camat Bungku Barat, Kepala desa, Kepala Puskesmas, Puskesdes dan TP-PKK se- Kecamatan Bungku Barat.

Dalam arahannya, Drs. Emil Pontoh menyampaikan bahwa sosialisasi ini sebagai wujud dari pelaksanaan Aksi  yang harus dilakukan dalam penanganan stunting di daerah di tingkat kecamatan. 

Menurutnya, stunting mengakibatkan rentan terserang penyakit, menurunkan produktivitas serta dalam jangka panjang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan. 

Hal ini terkait, dengan adanya sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 24 Tahun 2020, tentang perubahan Peraturan Bupati Morowali Nomor 6 Tahun 2020, tentang percepatan penurunan dan pencegahan stunting. 

" Perbup tersebut diharapkan dapat menjadi landasan hukum bagi pemerintah desa dalam menentukan prioritas alokasi penggunaan dana desa untuk melaksanakan kegiatan percepatan penurunan stunting di desa,” Ungkapnya. 

Dengan harapan, Sosialisasi ini dapat mendukung terbentuknya komitmen bersama antara perangkat daerah, camat, kepala desa, puskesmas dan masyarakat dalam upaya intervensi pengurangan stunting terintegrasi secara optimal.  

"Stunting harus ditangani secara multi-sektor, melalui program pemerintah desa se-Kecamatan khusunya Kecamatan Bungku Barat ." Tegasnya.

 

 

 

 

 

Berita Terkait

pemkab-morowali-sosialisasi-perbup-tentang-pemberian-tambahan-penghasilan-pns

Pemkab Morowali Sosialisasi Perbup Tentang Pemberian Tambahan Penghasilan PNS

Morowalikab.go.id, Bungku, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) bersama Bagian Organisasi Tatalaksana (Ortal) menggelar Sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Morowali

pemda-morowali-terima-lhp-penanganan-pandemi-covid-19-tahun-2020-dari-bpk-perwakilan-sulteng

Pemda Morowali Terima LHP Penanganan Pandemi Covid-19 Tahun 2020 dari BPK Perwakilan Sulteng

BUNGKU, morowalikab.go.id, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepatuhan atas penanganan pandemi Covid-19 Tahun 2020, dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah. Rapat yang

peduli-covid-19-istri-anggota-dprd-morowali-salurkan-bantuan-ke-sejumlah-masyarakat

Peduli Covid-19, Istri Anggota DPRD Morowali Salurkan Bantuan Ke Sejumlah Masyarakat

Penyerahan Bantuan Sembako dari Istri Anggota DPRD Morowali    Bungku, morowalikab.go.id - Istri anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali salurkan bantuan ke sejumlah masyarakat pada Senin (18/05/20) pagi. Pen

bupati-morowalikepala-desa-harus-mendengar-usulan-dari-bawahinovatif-dan-visioner

Bupati Morowali,Kepala Desa Harus Mendengar Usulan dari Bawah,Inovatif dan Visioner

PPID.Morowalikab.go.id. Wosu . " Mulai hari ini hilangkan kata pendukung dan bukan pendukung, berikan mereka perlakuan yang sama dan layani mereka  dengan tulus dan ikhlas karena semua itu adalah masyarakatnya" itu awal sambutan   yang diucapkan

buka-musrenbang-kecamatan-bumi-raya-ini-harapan-wabup-morowali

Buka Musrenbang Kecamatan Bumi Raya, Ini Harapan Wabup Morowali

Morowalikab.go.id-Bungku- Rangkaian musrenbang tingkat kecamatan minggu ini terus berlanjut, dengan Mengusung Tema “ pemerataan pelayanan dasar untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat”, Wakil Bupati Morowali Dr. H. Naja