Paripurna DPRD, Bupati Morowali Sampaikan Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan APBD 2020

  Jumat 01 November 2019   kary marunduh     1084

PPID / morowalikab.go.id / Bungku. (Kamis, 31/10), bertempat di Ruang Sidang Kantor DPRD Kab. Morowali, Bupati Morowali, Taslim sampaikan pidato pengantar nota keuangan dan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2020. Pidato Bupati Morowali disampaikan pada Sidang Paripurna Ke-7 DPRD, Masa Sidang I Tahun 2019/2020.

Sidang Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Kuswandi dan dihadiri oleh seluruh anggota DPRD, Bupati Morowali, Taslim menegaskan bahwa APBD merupakan instrumen atau sarana dalam perencanaan dan penganggaran yang merupakan pedoman pelaksanaan program dan kegiatan pemda pada satu tahun berjalan. Hal ini sebagaimana dimaksud Pasal 309 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Demikian pula PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Dalam nota keuangan dan pengantar rancangan APBD 2020, Taslim menekankan pada beberapa hal, diantaranya: Pertama, telah terjadi pergeseran model pendekatan dalam penganggaran, dari money follow fungtion ke money follow program. Artinya, sistem penganggaran lebih menekankan pada capaian hasil kinerja dari pengalokasian anggaran, sehingga indikator capaian kinerja menjadi fokus utama dalam distribusi anggaran di setiap OPD.

Kedua, indikator makro yang berhubungan dengan capaian target pembangunan dan kesejahteraan. Hal ini berhubungan dengan aspek kesejahteraan dan pemerataan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat kemiskinan, gini rasio, dan pengangguran terbuka.

Catatan pentingnya, indikator makro memberikan keyakinan bahwa masih diperlukan kerja keras sebab masih banyak permasalahan, diantaranya: tingkat kemiskinan yang masih cukup tinggi (14,34%) dan pengangguran terbuka (2,89%). Olehnya, melalui visi dan misi pemda untuk capaian 5 tahun ke depan, maka seluruh program dan kegiatan harus fokus pada kesejahteraan dan perbaikan pelayanan kepada masyarakat.

Ketiga, plafon anggaran didasarkan pada hasil kesepakatan antara DPRD dengan Bupati Morowali pada tanggal 17 Juli 2017, untuk pendapatan daerah, sebesar Rp.1.163.631.277.550.,84,- yang terdiri dari: PAD sebesar Rp.224.104.209.183,84; dana perimbangan sebesar Rp.740.998.868.000,00; dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp.198.528.200.367,00.

Sedangkan untuk anggaran belanja daerah sebesar Rp.1.165.596.864.435,00, yang terdiri dari: Belanja tidak langsung sebesar Rp.555.493.131.650,00; dan Belanja Langsung sebesar Rp.610.103.732.785,00

Untuk rancangan anggaran pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan  pembiayaan daerah sebesar Rp.6.865.586.884,16; dan pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp.4.900.000.000,00.-

Keempat, dengan kondisi keuangan tersebut, maka difokuskan pada penyelesaiaan pada persoalan dasar yang berhubungan dengan tata kelola pemerintahan dan kualitas aparatur, bidang pendidikan dan kesehatan, bidang pertanian, bidang prasarana dasar, dan pembinaan keagamaan.

Selain keempat hal di atas, Bupati Taslim juga menyampaikan beberapa program yang harus segera dituntaskan di TA. 2020, yaitu:
  1. Penjadwalan kembali program kegiatan TA. 2018 dan 2019 yang belum tuntas pelaksanaannya disebabkan oleh keterbatasan anggaran sebagai akibat dari tidak tercapainya target pendapatan;
  2. Mengoptimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehubungan dengan penyediaan obat pada puskemas dan RSUD Kab. Morowali dan RS Pratama Paku; dan
  3. Penerapan e-government dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Taslim menyampaikan permohonan maaf, jika pada tahun pertama pemerintahannya belum banyak yang diperbuat sesuai dengan visi dan misi. Hal ini disebabkan karena besarnya deviasi penerimaan dan belanja dalam APBD, yang mengakibatkan besarnya pembiayaan daerah, sehingga tidak terdapat ruang yang leluasa dalam mengimplementasikan program dan kegiatan unggulan.

Kominfo/pr47&winda; foto: Ilham

  •    Dibuat oleh kary marunduh
  •   Dipublish oleh kary marunduh

Berita Terkait

wabup-sampaikan-jawaban-bupati-atas-pandangan-umum-fraksi-terhadap-nota-keuangan-rapbd-ta-2023

Wabup Morowali Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Keuangan RAPBD TA 2023

Morowalikab.go.id - Bungku - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali menggelar Rapat Paripurna ke-11 Masa Persidangan I, di Gedung Serbaguna Matano, Jumat (07/10/2022). Adapun agenda dalam Rapat Paripurna yakni Jawaban Bupati atas

peringati-hari-kartini-pemkab-morowali-gelar-sejumlah-kegiatan

Peringati Hari Kartini, Pemkab Morowali Gelar Sejumlah Kegiatan

Morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menggelar peringatan Hari Kartini di Alun-alun Rumah jabatan (Rujab) Bupati Morowali, Minggu (21/4/19) pagi. Lengkap dengan kebaya dan tatanan sanggul, para perempuan peserta jalan san

kerjasama-dengan-kemendagri-pemkab-morowali-gelar-pelatihan-penatausahaan-sipd

Kerjasama dengan Kemendagri, Pemkab Morowali Gelar Pelatihan Penatausahaan SIPD

Morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Kabupaten Morowali menggelar Pelatihan Penatausahaan berbasis Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (10/10/2022). Pelatihan ini diselenggarakan dalam rangka menindaklanj

7944-2

Morowali Peringati Hari Santri Nasional 2019

PPID - morowalikab.go.id - Wosu - Pemkab Morowali memperingati Hari Santri Nasional dengan melaksanakan upacara di pelataran pesantren Al Khairat Wosu Kec. Bungku Barat Selasa, (22/10). Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Morowali, Drs. Taslim da

dari-43-desa-fkd-morowali-petakan-17-desa-rawan-konflik-pilkades-serentak-2019

Dari 43 Desa, FKD Morowali Petakan 17 Desa Rawan Konflik Pilkades Serentak 2019

PPID / morowalikab.go.id / Bungku. (Selasa, 24/09), Forum Kewaspadaan Dini (FKD) Kab. Morowali, melalui Sekretaris Forum, H. Abd. Wahid Hasan, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka pendeteksian dini pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkad