Ketua DPRD Morowali: Bangun Desa, Dengan Kerjasama.

  Kamis 17 Januari 2019   helman kaimu     1020

BUNGKU - morowalikab.go.id - Sebanyak 150 orang Perangkat Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang tergabung dari 3 Kecamatan yakni Kecamatan Bungku Pesisir, Kecamatan Bahodopi dan Kecamatan Bungku Timur, mengikuti kegiatan pembahasan ''Tugas Pokok dan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa''.

kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati, Kamis (19/01/19), di hadiri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali, Irwan Arya, S.Sos, Inspektur Inspektorat, Afridin, SH, M.Sa, Kepala Dinas Keuangan, Alwi Gawi, SE, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A), Alamsyah, S.STP, M. Ec.Dev.

Tugas, Fungsi, Hak dan Kewajiban serta wewenang Badan Permusyawaratan Desa (BPD), telah diatur dalam Undang-undang, sehingga diharapkan BPD dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. BPD wajib menyusun tata tertib sebagai panduan dalam melaksanakan tugasnya, untuk itu perlu peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan melakukan pelatihan, sehingga dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik dan profesionalisme. Hal ini dikatakan Irwan Arya, saat memberikan pengarahan. 

Ia juga mengatakan bahwa jika tata tertib belum ada, maka kemungkinan besar pelaksanaan tugas, fungsi, hak dan kewajiban serta wewenang yang dilaksanakan tidak akan sesuai dengan prosedur yang ditentukan, akibatnya tupoksi tidak berjalan sesuai aturan yang ditetapkan alias cacat hukum, Lanjutnya.

''Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Aparat Desa di dalam setiap pembahasan Rancangan Peraturan Desa, harus bekerjasama dalam membangun Desa,'' Ujar Irwan.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat, Afridin mengatakan bahwa filosofi Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah wujud pengakuan negara terhadap masyarakat, hukum yang berwenang mengatur dan mengurus pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa, maupun hak asal usul atau hak nasional.

Badan Pemusyawaratan Desa  dan Kepala Desa harus selalu akur dalam menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, bila perlu harus selalu transparan antra BPD dan kepala desa. Olehnya tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman terkai pelayan publik di desa, mengentaskan kemiskinan, memajukan perekonomian desa, mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa dan memperkuat masyarakat desa itu sendiri, Ujar Afridin. Kominfo/HK/Tiya.

Berita Terkait

hut-ri-ke-75-pemkab-morowali-upacara-penaikan-bendera

HUT RI ke-75, Pemkab Morowali Gelar Upacara Penaikan Bendera

morowalikab.go.id - Bungku - Upacara bendera  memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 berlangsung di Pelataran Kantor Bupati, Senin (17/08/20). Bupati Morowali, Drs Taslim bertindak selaku inspektur upacara. Hadir di

ramaikan-hut-ri-ke-77-bupati-morowali-lepas-58-tim-lomba-gerak-jalan

RAMAIKAN HUT RI KE 77, BUPATI MOROWALI LEPAS 58 TIM LOMBA GERAK JALAN

morowalikab.go.id -Bungku- Bupati Morowali, Drs. Taslim, melepas secara langsung 58 Tim Lomba Gerak Jalan dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke 77, Selasa (23/8/22). Kegiatan lomba Gerak Jalan  yang di gelar melalui Pemerintah Kecamat

bupati-morowali-resmi-ambil-sumpah-janji-110-cpns-formasi-tahun-20182019-menjadi-pns

Bupati Morowali, Resmi Ambil Sumpah Janji 110 CPNS Formasi Tahun 2018/2019 Menjadi PNS.

Morowalikab.go.id-Bungku- Bupati Morowali Drs. Taslim resmi mengambil sumpah/janji bagi CPNS Kabupaten Morowali formasi Tahun 2018/2019 sekaligus penyerahan SK Bupati Morowali tentang pengangkatan CPNS menjadi PNS atau yang lebih dikenal dengan SK

percepat-pencegahan-dan-penurunan-pemkab-morowali-gelar-rembuk-stunting

Percepat Pencegahan dan Penurunan, Pemkab Morowali Gelar Rembuk Stunting

Bungku – morowalikab.go.id - Untuk mempercepat penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Morowali, Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah (DKPP dan KB) bersama OPD

pemkab-morowali-gelar-fgd-bersama-kementerian-ppnbappenas-pendalaman-evaluasi-tematis

PEMKAB MOROWALI GELAR FGD BERSAMA KEMENTERIAN PPN/BAPPENAS : PENDALAMAN EVALUASI TEMATIS

morowalikab.go.id -Bungku- Kabupaten Morowali termasuk dari Tujuh daerah terpilih di Indonesia yang menjadi Studi Kasus Pendalaman evaluasi tematis, hal itu terungkap dalam Forum Group Discussion (FGD) Pendalaman Evaluasi Tematis Optimalisasi Inklus