Jaring Isu Pembangunan Berkelanjutan, DLHD Morowali Susun KLHS dan RDTR

  Thursday 29 August 2019   helman kaimu     2656

PPID - morowalikab.go.id - Bungku - Dinas Lingkungan Hidup Kab. Morowali gelar Konsultasi Publik Penjaringan Isu Pembangunan Berkelanjutan dalam rangka penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Aula Kantor Bupati Morowali, Selasa (27/8).

Kegiatan dengan agenda membahas isu strategis lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan di Kab. Morowali, khususnya pada Kawasan Perkotaan Bungku dipimpin langsung Kadis LH sekaligus sebagai narasumber Fajar dan dipandu Kadis PUPRD Kabupaten Morowali Rustam Sabalio, sebagai moderator.

Dalam arahannya, Kadis LH, Fajar mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan manfaat pembangunan, rencana dan implementasi pembangunan lebih terjamin keberlanjutannya, mengurangi kemungkinan kekeliruan dalam membuat prakiraan atau prediksi pada awal proses perencanaan kebijakan rencana, atau program pembangunan, dan dampak negatif lingkungan di tingkat proyek pembangunan semakin efektif diatasi atau dicegah karena pertimbangan lingkungan telah dikaji sejak tahap formulasi kebijakan, rencana atau program pembangunan.

"KLHS-RDTR, merupakan proses perencanaan kebijakan yang berorientasi pada formulasi kebijakan yang meminimalkan dampak negatif dari pembangunan daerah", ucap Fajar.

Sementara tujuannya adalah menyusun kajian lingkungan hidup strategis yang berisi arah kebijakan dan strategi pengelolaan pada RDTR Wilayah Perkotaan seperti yang dimandatkan dalam Undang-undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta menyusun sistem pengelolaan lingkungan yang adaptif dalam kaitannya dengan implementasi RDTR Wilayah Perkotaan. Lanjutnya.

Isu Lingkungan Berbasis Ekoregion diantaranya: Sanitasi dan kebersihan, Alih fungsi lahan, pencemaran udara, air dan tanah, sedimentasi, kualitas, kuantitas dan kontinuitas air, kerawanan bencana, kerusakan dan pencemaran sungai, habitat dan sumber daya alam, serta pariwisata. Jelas mantan Kabag Adpum Setkab Morowali.

Fajar menambahkan, Untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan mengacu pada Undang-undang No. 32 Tahun 2019 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup diperlukan instrumen berupa: pencegahan, penanggulangan dan pemulihan.

‘’Instrumen pencegahan berupa, Kajian Lingkungan Hidup Strategis, Tata Ruang, Baku Mutu Lingkungan Hidup, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan, upaya pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan, perizinan, instrumen ekonomi lingkungan hidup, peraturan Perundang-undangan berbasis lingkungan hidup, Anggaran berbasis lingkungan hidup, analisis resiko lingkungan, audit lingkungan hidup, dan instrumen lain sesuai dengan kebutuhan dan atau perkembangan ilmu pengetahuan,’’ Terangnya.

Penanggulangan meliputi pemberian informasi peringatan pencemaran dan atau kerusakan lingkungan hidup kepada masyarakat, pengisolasian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, penghentian sumber pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup dan cara lain yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sementara pemulihannya antara lain penghentian sumber perusakan rehabilitasi, restorasi serta cara lain yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pungkas Fajar mengakhiri paparannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Tim Ahli dari Kementerian ATR/BPN, Criesty E. Lengkong, S.Si., M.Si., M. EEM, Garika, Farry, Ir. Tri Mailan dan Ir. Eko Rudi, MT. Selain itu, hadir pula Pejabat Eselon II dan III lingkup Pemkab Morowali, serta anggota pengurus Gerakan Pencinta Alam Morowali (Gerpawali).

Foto/Reporter: HK

Berita Terkait

pasca-idul-fitri-1446-h-bupati-morowali-pimpin-apel-perdana-tegaskan-komitmen-pelayanan-dan-evaluasi-kinerja

Pasca Idul Fitri 1446 H, Bupati Morowali Pimpin Apel Perdana: Tegaskan Komitmen Pelayanan dan Evaluasi Kinerja

Morowalikab.go.id – Bungku- Pasca libur Hari Raya Idulfitri 1446 H / 2025 M, Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, memimpin apel bersama jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali di Halaman Kantor Bupati, Kompleks Perkantoran Fonuas

dprd-morowali-setujui-3-tiga-buah-raperda-untuk-menjadi-perda

DPRD Morowali Setujui 3 (Tiga) Buah Raperda Untuk Menjadi Perda

  Morowali, IKP Morowali, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali menggelar Rapat Paripurna ke-17 masa persidangan III Tahun sidang 2019-2020 Rapat paripurna dengan agenda persetujuan 3 (Tiga) buah Rancangan Peraturan Daera

pemkab-morowali-peringati-harlah-pancasila-via-virtual-berikut-instruksi-presiden-ri

Pemkab Morowali Peringati Harlah Pancasila Via Virtual, Berikut Instruksi Presiden RI

morowalikab.go.id - Bungku - Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di pelataran Istana Bogor, Selasa (01/06). Peringatan Hari Lahir Pancasila ini dilaksanakan serentak mulai pukul 07.45 WIB seca

plt-kadis-kominfo-sebagai-narasumber-konsultasi-publik-ranperda-penyelenggaraan-pemerintahan-berbasis-tik

Plt. Kadis Kominfo sebagai Narasumber Konsultasi Publik Ranperda Penyelenggaraan Pemerintahan Berbasis TIK

PPID - Morowalikab.go.id – BUNGKU - Dihadapan Bupati Morowali dan Tim Konsultan Perda Universitas Tadulako (UNTAD), Plt. Kadis Komunikasi dan Informatika Daerah, Drs. Syahrur, MM mempresentasikan Rancangan Perda tentang Penyelenggaran Pemerintahan

hari-ke-empat-mtq-tkt-prov-sulteng-sebelas-peserta-kafilah-morowali-ikuti-4-cabang-lomba

Hari ke Empat MTQ Tkt Prov Sulteng, Sebelas peserta Kafilah Morowali ikuti 4 cabang lomba

Salakan – morowalikab.go.id - Memasuki hari ke empat pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-28 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan, kafilah Kabupaten Morowali kembali mengikuti empat cabang lomba pada Jum’