DPRD Morowali Formalkan Konsultasi Publik Empat Ranperda Inisiatif 2026, Tekankan Presisi Regulatif dan Efektivitas Implementasi

  Thursday 12 February 2026   Octaviana Latong     455

dok dprd1 (1)

Morowalikab.go.id – Bungku – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Morowali, Sultanah Hadie, secara resmi membuka konsultasi publik terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD Tahun 2026, yang digelar di Ruang Rapat Aspirasi DPRD Morowali, Kamis (12/02/2026).

Agenda konsultatif tersebut mengelaborasi empat instrumen regulatif strategis, masing-masing Ranperda tentang Penyelenggaraan Reklame, Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air, serta Pengelolaan Data Pertanahan Morowali. 

Dalam sambutannya, Sultanah Hadie menegaskan bahwa pembentukan regulasi daerah tidak sekadar memenuhi prasyarat administratif legislasi, melainkan merupakan ikhtiar konstitusional dalam menghadirkan kepastian hukum yang responsif terhadap dinamika sosial masyarakat.

“Perda yang kita rumuskan hari ini harus mampu menjadi instrumen pengendali sekaligus solusi atas problematika faktual di tengah masyarakat, khususnya terkait tata kelola reklame, pengendalian konsumsi rokok di ruang publik, kualitas lingkungan hidup, serta validitas data pertanahan,” ujarnya.

dok dprd1 (2)

Ia menekankan urgensi penyusunan regulasi yang berorientasi pada kebermanfaatan substantif, bukan semata formalitas normatif. Menurutnya, Ranperda tentang Kawasan Tanpa Rokok dan Mutu Air memiliki dimensi ekologis dan kesehatan publik yang signifikan, sementara regulasi reklame dan pertanahan menyentuh aspek tata ruang dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Mengakhiri sambutannya, Sultanah Hadie secara resmi membuka forum konsultasi publik tersebut dengan harapan seluruh masukan yang berkembang dapat memperkaya substansi akademik dan yuridis rancangan regulasi. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, konsultasi publik Ranperda inisiatif DPRD Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tuturnya.

dok dprd1 (7)

Sementara itu, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Morowali, Muslimin, menegaskan bahwa inisiatif legislasi DPRD harus diikuti dengan kesiapan teknokratis pada tataran implementasi dan pengawasan. Ia mengingatkan bahwa efektivitas suatu perda tidak hanya ditentukan oleh kualitas redaksional normanya, tetapi juga oleh kapasitas eksekutorial perangkat daerah.

“Kita tidak ingin perda yang telah melalui proses panjang legislasi justru mengalami defisit implementasi di lapangan. Kesiapan monitoring dan pengawasan menjadi variabel krusial agar regulasi tidak berhenti sebagai dokumen normatif,” tegasnya.

Muslimin secara khusus menyoroti Ranperda Penyelenggaraan Reklame yang dinilai memiliki korelasi langsung terhadap potensi PAD. Ia mengungkapkan masih maraknya pemasangan reklame tanpa izin yang berimplikasi pada kebocoran pendapatan daerah serta pelanggaran tata ruang.

“Banyak reklame terpasang tanpa mekanisme perizinan yang sah. Ini bukan hanya persoalan estetika kota, tetapi juga menyangkut kepatuhan fiskal. Ranperda ini harus mampu menjadi instrumen penertiban sekaligus optimalisasi penerimaan daerah,” jelasnya.

dok dprd1 (8)

Ia juga mendorong kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk peran teknis Satpol PP dalam penegakan regulasi, agar setiap perda yang disahkan memiliki daya guna dan daya laku yang efektif.

Konsultasi publik ini dihadiri sejumlah kepala OPD, narasumber ahli, kepala sekolah, kepala desa, serta pemangku kepentingan lainnya. Forum tersebut menjadi ruang partisipatif untuk menghimpun masukan konstruktif sebelum Ranperda memasuki tahapan pembahasan lanjutan dan harmonisasi.


dok dprd1 (5)

Berita Terkait

sinergi-pimpinan-daerah-bupati-iksan-dan-wabup-iriane-iliyas-hadiri-penilaian-desa-kelurahan-di-ulunambo-dan-padalaa

Sinergi Pimpinan Daerah, Bupati Iksan dan Wabup Iriane Iliyas Hadiri Penilaian Desa-Kelurahan di Ulunambo dan Padalaa

Morowalikab.go.id - Menui Kepulauan - Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, bersama Wakil Bupati, Iriane Iliyas menghadiri kegiatan penilaian perkembangan desa dan kelurahan yang berlangsung di Kelurahan Ulunambo dan Desa Padalaa, Kecamatan

bagian-ortal-setkab-morowali-wujudkan-reformasi-birokrasi-efektif-efisien-dan-akuntabel-serta-transformasi-pelayanan-publik

Bagian Ortal Setkab Morowali : Wujudkan Reformasi Birokrasi Efektif, Efisien dan Akuntabel serta Transformasi Pelayanan Publik

Morowalikab.go.id -Bungku- Pemerintah Kabupaten Morowali terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang efektif, efisien, dan akuntabel melalui peran strategis Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Setkab Morowali. Upay

evaluasi-indeks-domain-pembangunan-statistik-dinas-kominfo-sp-morowali-gelar-rapat-bersama-opd-terkait

Evaluasi Indeks Domain Pembangunan Statistik, Dinas Kominfo-SP Morowali Gelar Rapat Bersama OPD Terkait

Morowalikab.go.id-Bungku- Dalam rangka persiapan evaluasi dan penilaian indeks domain pembangunan statistik sebagai ukuran yang menggambarkan tingkat kematangan kualitas penyelenggaraan satu data indonesia pada lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten

optimalisasi-pelayanan-publik-pemerintah-kecamatan-bungku-timur-tingkatkan-kualitas-layanan-masyarakat

Optimalisasi Pelayanan Publik: Pemerintah Kecamatan Bungku Timur Tingkatkan Kualitas Layanan Masyarakat

Morowalikab.go.id - Bungku Timur - Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Daerah Kabupaten Morowali, melalui Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IK

wabup-morowali-najamudin-bertindak-sebagai-imam-dan-khatib-sholat-idul-adha-1443-h-di-mesjid-raya-baiturrahman-solonsa

WABUP MOROWALI, NAJAMUDIN BERTINDAK SEBAGAI IMAM DAN KHATIB SHOLAT IDUL ADHA 1443 H DI MESJID RAYA BAITURRAHMAN SOLONSA

morowalikab.go.id -Bungku- Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1443 Hijriyah pada 10 Dzulhijjah, dilaksanakan di berbagai tempat di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. Wakil Bupati Morowali Dr. H. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd.,  mengikuti p