DPKP Morowali Sosialisasi Asuransi Usaha Ternak Sapi

  Thursday 18 July 2019   helman kaimu     2888

PPID – morowalikab.go.id Witaponda - Guna perlindungan peternak sapi, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Kabupaten Morowali melaksanakan sosialisasi Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) di Desa Lantula Jaya Kecamatan Witaponda pada Rabu (17/7/19).

Kegiatan yang di ikuti kelompok ternak sapi se Kecamatan Witaponda turut dihadiri Kepala Seksi Pembibitan dan Produksi Ternak Awaludin Nunu, S.Pt.,M.M, dan Dokter hewan, Drh. Zainal.

Kasi Pembibitan dan Produksi Ternak Awaludin Nunu, mengatakan bahwa asuransi ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada peternak sapi dari resiko kematian ternak akibat penyakit, beranak dan kecelakaan serta kehilangan akibat kecurian.

Sementara itu, Drh. Zainal mengatakan bagi peternak yang ingin daftar asuransi ternaknya, silahkan menghubungi petugasnya masing-masing Kecamatan atau datang langsung ke Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah yakni pada Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Diketahui bahwa, untuk mengikuti asuransi ini, peternak harus dalam bentuk kelompok dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Premi atau sejumlah uang yang harus dibayarkan pertahunnya sebesar Rp. 200.000,- dikurang 80% (Bantuan Pemerintah Kabupaten Morowali) x Rp. 200.000,- sehingga menjadi Rp. 40.000,-/Tahun.
  2. Pertanggungan, maksimal harga pertanggungan Rp. 10.000.000,-/ekor sapi.
  3. Kriteria peternak yaitu peternak pembibitan/pembiakan dan peternak skala kecil yang diatur Undang-undang,
  4. Kriteria sapi, yaitu sapi indukan/sapi betina, berusia minimal 1 Tahun, memiliki identitas jelas (eartag, cap bakar, kartu ternak dan lain-lain, serta sapi dalam kondisi sehat.
  5. Ganti Rugi, sesuai harga pertanggungan dikurangi hasil penjualan daging (jika sapi dilakukan potong paksa).

Seusai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan eartag pada sapi milik peternak sebanyak 40 ekor yang ingin didaftarkan asuransi sapinya.

Kominfo (IKP/Ranggih).

Berita Terkait

tinjau-pengelolaan-lingkungan

TINJAU PENGELOLAAN LINGKUNGAN

KOMISI VII DPR RI SAMBANGI KAWASAN INDUSTRI MOROWALI Morowalikab.go.id: Didampingi Pjs. Bupati Morowali DR. Ir. Bartholomeus Tandigala, SH.,CES, Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bidang Energi Sumber Daya Mineral

pemkab-morowali-uji-publik-publik-4-buah-ranperda

Bentuk Produk Hukum Daerah, Pemkab Morowali Gelar Konsultasi Publik Terhadap 4 Buah Ranperda

BUNGKU, morowalikab.go.id, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menggelar kegiatan Konsultasi Publik terhadap 4 buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di Aula Lantai I Kantor Bupati Morowali, Kamis (01/04/21). Acara yang dilaksanakan oleh Per

kesbangpol-provinsi-gelar-forum-komunikasi-peningkatan-peran-masyarakat-dalam-penanganan-konflik-sosial

Kesbangpol Provinsi Gelar Forum Komunikasi Peningkatan Peran Masyarakat dalam Penanganan Konflik Sosial

Morowalikab.go.id - Bungku - Dalam upaya penanganan dan pencegahan konflik sosial di daerah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar forum komunikasi peningkatan peran masyarakat Kabupaten Morowali di Caf

safari-ramadhan-ke-17-ustad-maulana-jasmudin-anjurkan-lakukan-3-amalan-nabi-saw-di-bulan-ramadhan

Safari Ramadhan Ke-17, Ustad Maulana Jasmudin Anjurkan lakukan 3 Amalan Nabi SAW di Bulan Ramadhan.

Morowalikab.go.id-Bungku- Pemkab Morowali kembali menggelar Safari Ramadhan di Mesjid Al-Kautsar Desa Kolono, Rabu (28/04). Pada Malam Ke- 17 merupakan hari ketiga pelaksanaan Safari Ramadhan di Kecamatan Bungku Timur. Seperti diketahui, Safari Ramad

kepemimpinan-enam-bulan-bupati-iksan-sukses-atasi-krisis-listrik-di-morowali

Kepemimpinan Enam Bulan, Bupati Iksan Sukses Atasi Krisis Listrik di Morowali

Morowalikab.go.id -Bungku- Belum genap enam bulan menjabat, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf telah menunjukkan kemajuan nyata dalam mengatasi persoalan listrik di daerahnya. Kondisi kelistrikan di daratan kini semakin membaik, terlebih deng