Bupati Taslim Sampaikan Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Keuangan Perubahan APBD T.A. 2019

  Tuesday 20 August 2019   kary marunduh     1268

PPID / morowalikab.go.id / Bungku. Bertempat di Ruang Sidang, Kantor DPRD Morowali, Bupati Morowali, Taslim menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi terhadap pengantar nota keuangan dan rancangan perubahan APBD T.A. 2019, (Selasa, 20/08).

Sidang Paripurna dalam rangka mendengarkan jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi DPRD terhadap pengantar nota keuangan dan rancangan perubahan anggaran perubahan tahun 2019 di pimpin oleh Ketua DPRD, Irwan Arya. Rapat paripurna dihadiri oleh Bupati Morowali, Taslim, Wabup, H. Najamudin, Wakil Ketua 1 DPRD, Iriene Ilyas, dan 13 anggota DPRD, serta pimpinan OPD dan masyarrakat umum.

Membuka rapat paripurna, Irwan menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan seluruh jajarannya, atas ketepatan waktu dalam penyampaian nota keuangan perubahan APBD T.A. 2019. Hal ini merupakan langkah awal yang baik dalam pembahasan rancangan perubahan APBD Tahun 2019, sehingga akan tepat waktu dalam pengesahannya.

"Atas nama pimpinan DPRD, saya sampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bupati dan seluruh jajarannya atas proses penyerahan pengantar nota keuangan dan rancangan perubahan APBD T.A. 2019, sehingga dapat mempercepat penetapan APBD Perubahan T.A. 2019", tutur Irwan.

Selanjutnya, pimpinan sidang mempersilahkan kepada Bupati Morowali untuk menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi terhadap pengantar nota keuangan dan rancangan APBD perubahan T.A. 2019, di atas podium.

Secara garis besar, Bupati Taslim menyampaikan bahwa sorotan seluruh fraksi tertuju pada penyelesaian terhadap kewajiban pihak ke tiga tahun 2018, sebesar Rp.168.343.221.168,- Atas hal tersebut, Taslim memberikan jawaban, sebagai berikut:

"Bahwa belanja modal tahun 2018 yang mana progresnya telah mencapai 100%, pemerintah daerah berkomitmen akan menyelesaikannya dalam APBD Perubahan 2019. Di mana sampai dengan Agustus 2019 telah direalisasikan sebesar Rp.145.200.572.041,- sehingga sisa utang sebesar Rp.23.142.649.127,-", jelas Taslim.

Selanjutnya, berhubungan dengan menurunnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Perubahan APBD Tahun 2019, Taslim memberikan jawaban, sebagai berikut:

"Penurunan target PAD disebabkan oleh pajak daerah, khususnya galian C, perusahaan industri, dan pengguna proyek-proyek pemerintah yang tidak optimal, bea perolehan hak atas tanah, dan retribusi daerah yang belum optimal", tutur Taslim.

Dari kedua hal tersebut di atas, mengakibatkan menurunnya belanja daerah sebesar Rp.95.776.312.639,19,- dari target belanja yang ditetapkan. Penurunan ini berdampak pada belum sepenuhnya diakomodir beberapa program kegiatan tahun 2019 yang menjadi prioritas.

Point lain yang menjadi sorotan adalah pembiayaan daerah sebesar Rp.150.000.000.000,- yang merupakan komponen pinjaman daerah belum terealisasi. Untuk hal tersebut, Bupati Taslim menyampaikan bahwa untuk tahun 2019 belum dapat direalisasikan, dan kemungkinan akan direalisasikan pada tahun anggaran berikutnya (2020).

Di akhir jawabannya, Taslim menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan segala bentuk utang pembiayaan tahun 2018. Olehnya, Taslim berharap agar masalah utang pembiayaan tidak lagi dijadikan polemik sepanjang pembahasan APBD perubahan 2019, sehingga pembahasan akan fokus pada program dan kegiatan yang strategis.

"Sebagai bentuk tanggung jawab, pemda berkomitmen untuk menyelesaikan pembayaran utang pembiayaan tahun 2018 terlebih dahulu, walaupun hal ini berdampak adanya penjadwalan kembali beberapa program kegiatan yang menjadi prioritas pemerintahan kami, namun demi menyelamatkan anggaran derah yang lebih besar, maka hal ini harus dilakukan", tegas Taslim

"Olehnya, saya berharap jangan lagi dijadikan polemik dalam proses pembahasan antara Banggar dengan TAPD, sehingga langkah ke depan benar-benar fokus dalam kebijakan anggaran yang sehat dan berimbang", lanjut Taslim menutup jawabannya. (Kominfo/k4r7&w1nd4).

  •    Dibuat oleh kary marunduh
  •   Dipublish oleh kary marunduh

Berita Terkait

peduli-dinsos-morowali-bersama-loka-meohai-kendari-salurkan-bantuan-disabilitas

Dinsos Morowali Kerjasama Loka ‘’Meohai’’ Kendari Salurkan Bantuan Penyandang Disabilitas

Morowalikab.go.id, Bungku, Peduli terhadap penyandang disabilitas, Dinas Sosial (Dinsos) Daerah Kabupaten Morowali bekerjasama dengan Loka Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik atau Loka ‘’Meohai’’ Kendari &nbs

pj-bupati-yusman-mahbub-resmikan-kantin-dwp-unit-dinas-pendidikan-morowali

Pj Bupati Yusman Mahbub Resmikan Kantin DWP Unit Dinas Pendidikan Morowali

Morowalikab.go.id -Bungku- Penjabat Bupati Morowali, Drs.Yusman Mahbub, M.Si didampingi Plt.Ketua TP PKK Morowali, Ny.Fawakiha Yusman Mahbub meresmikan kantin DWP Unit Dinas Pendidikan, Selasa (20/08/2024). Kantin tersebut merupakan binaan Dharma

bkpsdm-kabmorowali-gelar-diklat-orientasi-pegawai-pemerintah-dengan-perjanjian-kerja-pppk-morowali-tahun-2023

BKPSDM Morowali, Gelar Diklat Orientasi PPPK Morowali tahun 2023

Morowalikab.go.id -Bungku- Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah menggelar diklat orientasi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Morowali tahun 2023, Jumat (21/07/2023)

wabup-morowali-membuka-sosialisasi-pencegahan-perkawinan-anak

Cegah Pernikahan Dini di Kabupaten Morowali, Wabup Membuka Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak

BUNGKU, morowalikab.go.id, Untuk mencegah terjadinya pernikan dini, Wakil Bupati (Wabup) Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag., S.Pd., M.Pd, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) K

bupati-iksan-tinjau-penggalian-drainase-di-desa-labota

Bupati Iksan Tinjau Penggalian Drainase di Desa Labota

Morowalikab.go.id-Bahodopi- Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, meninjau langsung proses penggalian drainase di Desa Labota, Kecamatan Bahodopi, Minggu (29/6). Meskipun bertepatan dengan hari libur, Iksan turun langsung ke lapangan untuk