BUPATI MOROWALI RESMIKAN PENCANANGAN DESA STERIL KAMPUNG TANGGUH ULULERE

  Rabu 01 Juli 2020   Octaviana Latong     572

Morowalikab.go.id-Bungku- Usai Melaksanakan upacara dan syukuran HUT Bhayangkara Ke 74 di Makopolres Morowali, Bupati Morowali Drs. Taslim bersama rombongan Forkompimda menuju Desa Ululere dalam rangka Peresmian Pencanganan Desa Steril Kampung Tangguh Nusantara, Rabu (01/07/2020) Kecamtan Bungku Timur, Kabupaten Morowali.

Rombongan Forkompimda disambut oleh masyarakat Desa Ululere dengan tetap mengkuti protokol covid-19. Bupati Morowali disambut dengan dilakukan pemasangan Pengalungan kalung oleh perwakilan masyarakat setempat. 

Selain itu, seluruh forkompimda turut menyaksikan langsung simulasi protokol covid-19 yang di pandu oleh sekertaris Kecamatan Bungku Timur, Saharudin S.E bersama Satgas Covid 19 Desa Ululere. setelahnya, sebelum menuju lokasi kegiatan, rombongan forkompimda menuju Masjid Ululere untuk melanjutkan sholat dzuhur Bersama.

Dalam sambutannya, Kades Ululere Arman mengucapakan selamat datang dan terima kasih kepada Bupati Morowali beserta forkompimda karena  telah menghadiri peresmian pencanganan desa steril kampung tangguh nusantara.

“Kegiatan Ini merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah desa dan masyarakat Desa Ululere dalam rangka memutus rantai penyebaran covid-19 dan bentuk kesiapan masyarakat dalam menghadapi penormalan baru (new normal) di kabupaten morowali yang sesuai dengan standar protokol kesehatan.” Ujarnya.

Kegiatan ini, terselenggara atas kerja sama pemerintah desa bersama masyarakat yang tergabung dalam satgas Ululere, Polres Morowali yang disponsori oleh Polsek Bungku Timur, Puskesmas Bungku Timur, serta Pemerintah Kecamatan Bungku Timur dan tak lain dukungan penuh oleh pemerintah daerah Kabupaten Morowali.

Sementara itu, dalam arahannya Kapolres  Morowali AKBP Bayu Indra Wiguno S.I.K, M.I.K mengucapkan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam mensukseskan program desa steril tersebut.

“Melihat bagaimana kondisi geografis dari Desa Ululere, membuat saya bangga bahwa dengan suasana yang cukup menyejukan, asri dengan semua sumber daya yang dimiliki. Saya berharap dengan adanya program ini semakin meningkatkan ketahanan dari Desa Ululere. Perlu saya sampaikan program ini memang adalah program nasional yang ingin dicanangkan diseluruh Indonesia oleh Bapak Kapolri namun untuk wilayah Sulawesi Tengah Kab. Morowali inilah program yang pertama. Wilayah yang lain belum melakukan, tentunya ini merupakan sebuah kebanggaan bahwa kita bisa resmikan dihari HUT bhayangkara yang ke 74, hal tersebut merupakan sebuah kebanggaan kepada kami bahwa kami dihari ulang tahun ini masih bisa memberikan sedikit pikiran program yang semoga ini bermanfaat kepada Masyarakat Morowali.” Pungkasnya.

Ia berharap, dengan menyematkan nama desa steril di Desa Ululere semoga desa ini selalu menjadi desa yang steril dari covid 19.

Dikesempatan yang sama, Bupati Morowali Drs. Taslim mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Masyarakat Desa Ululere terlebih Kapolres Morowali yang telah mencanangkan program desa steril tersebut. Ia katakana bahwa pandemik covid-19 ini adalah sebuah wadah. Karena dengan adanya covid 19 kemudian masyarakat kembali menyadari bagaimana harus membangun sebuah kebersamaan.

Hari ini terbukti pada saat covid 19 ini menjadi ancaman bangasa kita, maka hari ini dengan sukarela mau bersama-sama mengatasi masalah tersebut. Dengan wabah ini kita mulai bisa kembali hidup sehat. “ Ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Selama ini yang masyarakat hanya tahu TNI dan Polri hanya berfungsi menjaga ketertiban dan keamanan, namun dimasa pandemic covid 19 mereka juga hadir untuk menjaga Kesehatan dan keselamatan masyarakat

Oleh karena, peresmian desa steril tersebut bertepatan dengan HUT Bhayangkari ke 74, ia mengajak agar seluruh masyarakat semakin mencintai Polri kedepannya, dan mendukung penuh segala upaya ataupun program yang dicanangkan untuk kepentingan Bersama.

Tampak Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Morowali Dr.H.Najamudin, S.Ag, S.Pd, M.Pd, Unsur Forkompimda Kabupaten Morowali, Pemerintah Kecamatan Bungku Timur, Pemerintah Desa Ululere, Serta Masyarakat Ululere.

 

Berita Terkait

paripurna-dprd-bupati-morowali-sampaikan-laporan-pertanggungjawaban-pengantar-nota-keuangan-apbd-2020

DPRD Gelar Rapat Paripurna - Bupati Morowali sampaikan Pengantar Nota Keuangan Pertanggungjawaban APBD TA 2019

Morowalikab.go.id- Bungku- Rabu, 24/06), Bertempat di Ruang Sidang Kantor DPRD Kab. Morowali, Bupati Morowali, Taslim sampaikan pidato pengantar nota keuangan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Tahun 2019, Pidato disampaikan pada Sidang Paripurna K

morowali-wakili-sulteng-lomba-o-dan-p-juru-pengairan-tingkat-nasional

MOROWALI WAKILI SULTENG LOMBA O DAN P JURU PENGAIRAN TINGKAT NASIONAL

 Roji’un merupakan salah satu staf Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Morowali berhasil mewakili Provinsi Sulawesi Tengah dalam ajang lomba petugas operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi dan rawa teladan tingkat nasional tahun

morowalideklarasikan-stop-buang-air-besar-sembarangan

MOROWALI,DEKLARASIKAN STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN

Morowalikab.go.id. Pemerintah Kabupaten Morowali lewat Dinas kesehatan ,mendeklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) dalam rangka mewujudkan Universal Acces 2019,bertempat di Desa Wata kecamatan Bungku Barat.Deklarasi Stop BABS ingin

pemkab-morowali-sambut-tim-survei-komisi-akreditasi-rumah-sakit

Pemkab Morowali Sambut Tim Survei Komisi Akreditasi Rumah Sakit

PPID – morowalikab.go.id – Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali menyambut kedatangan Tim Surveyor Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), di Rumah Jabatan Bupati, Desa Matansala, Kecamatan Bungku Tengah, Selasa (19/11/19). Kehadiran Tim A

pemkab-morowali-gelar-bimtek-penyusunan-anjab-dan-abk-skpd-tahun-2020

Pemkab Morowali Gelar Bimtek Penyusunan Anjab dan ABK SKPD Tahun 2020

Morowalikab.go.id-Bungku- Menindaklanjuti Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor C26.30/V/44-7/99. Tanggal 26 Agustus 2020, perihal monitoring dan evaluasi kebijakan pemberian tambahan penghasilan TPP) instasi perangkat daerah berdasarkan hasi e