Bupati Morowali Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Puskesmas Pulau Umbele

  Saturday 21 January 2023   Ketut Suta     1903

WhatsApp Image 2023-01-20 at 23-19-40 Morowalikab.go.id - Bungku Selatan - Bupati Morowali, Drs. Taslim menghadiri sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Puskesmas Pulau Umbele, Kecamatan Bungku Selatan, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Jumat (20/1/2023).

Dalam sambutannya, Bupati Taslim menyampaikan, bahwa tugas pemerintah salah satunya ialah pembangunan, dan dalam prosesnya perlu adanya sinergi bersama desa, kecamatan, kabupaten, sampai ke pemerintah pusat, seperti hari ini dilihat sinegi yang baik dalam pembangunan gedung Puskesmas di Pulau Umbele.

"Kesehatan adalah salah satu kebutuhan dasar, sebab pendidikan dan kesehatan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan, biarpun kita bangun fasilitas pendidikan yang baik, namun jika siswanya tidak sehat pasti susah juga dalam mengikuti pelajaran. Jadi kesehatan itu sangat penting," ujar Taslim.

WhatsApp Image 2023-01-20 at 23-23-29 Orang nomor satu di Bumi Tepe Asa Moroso itu juga menjelaskan, saat ini masih cukup tinggi kasus kematian ibu ataupun bayi yang dikarenakan salah satu faktornya yakni, jauhnya pusat layanan kesehatan dari masyarakat.

Sehingga dari persoalan itu, perlu adanya puskesmas ataupun layanan kesehatan yang dekat dan mudah dapat dijangkau oleh masyarakat, khususnya di daerah kepulauan.

"Maka apa yang hari ini kita lihat dan dibutuhkan masyarakat itulah yang kemudian kita fokus untuk melaksanakannya. Jadi pembangunan itu sesuai kebutuhan masyarakat, olehnya jangan kita membuat sesuatu yang kemudian tidak memberikan manfaat kepada masyarakat," ujarnya.

"Meskipun mahal biayanya, jika itu dibutuhkan masyarakat maka itu yang kita lakukan, karena itu yang menjadi tanggungjawab pemerintah biar bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakatnya," tuturnya menegaskan.

WhatsApp Image 2023-01-20 at 23-30-34 Taslim juga berharap, jika pembangunan Gedung Puskesmas Pulau Umbele telah selesai, maka perlu juga dukungan dan partisipasi masyarakat Pulau Ubele untuk membantu dalam hal penyediaan sedikit lahan yang nantinya menjadi akses jalan untuk dilalui mobil ambulance, demi kepentingan umum.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Morowali, Ashar M. Ma'ruf menjelaskan, alasan pembangunan Puskesmas di Pulau Umbele karena masih tingginya angka kematian ibu dan bayi serta stunting pada usia anak.

Sehingga jika sudah beroperasi, Puskesmas Pulau Umbele nantinya akan melayani delapan desa antaranya, Desa Polewali, Umbele, Pulau Dua, Umbele Lama, Panimbawang, Boelimau, Sainoa, dan Desa Bungintende, dengan total jumlah penduduk sekitar 5.028 Jiwa. 

"Pembangunannya Insya Allah akan dimulai pada Bulan Mei 2023. Jadi perlu diketahui juga bahwa Puskesmas Pulau Umbele ini merupakan Puskesmas non rawat inap, kenapa non perawatan inap, karena sudah dekat dengan Rumah Sakit Umum Pratama Paku, sehingga nanti ada sistem rujukan untuk dapat perawatan," ujar Ashar.

Dia juga berharap, dengan dibangunya Gedung Puskesmas Pulau Umbele ini akan dapat mendukung, status Rumah Sakit Umum Pratama Paku nanti agar lebih ditingkatkan statusnya ke tipe D ataupun tipe C, sehingga dokter ahli yang diharapkan dapat bekerja di rumah sakit itu.

WhatsApp Image 2023-01-20 at 23-34-52 Hadir pada kegiatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Morowali, Ny. Asnoni Taslim, Sekda Morowali Drs. Yusman Mahbub, M.Si., Anggota DPRD Irene Ilyas dan Subhan Matorang serta Herdianto, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Husban Laonu, Staf khusus Bupati Bidang Keagamaan, Ustad Maulana Jasmudin Rone, Camat Menui Kepulauan dan Bungku Selatan da Bungku Pesisir, Kapolsek Bungku Pesisir, para Kepala Desa di Kecamatan Bungku Selatan, Pimpinan OPD, serta masyarakat setempat.

Berita Terkait

budidayakan-mangrove-sebagai-komoditas-jual-pemkab-morowali-bersama-ptimp-gelar-pelatihan-pengolahan-mangrove-bagi-warga-pesisir

Budidayakan Mangrove Sebagai Komoditas Jual, Pemkab Morowali bersama PT.IMP gelar Pelatihan Pengolahan Mangrove bagi warga pesisir.

Morowalikab.go.id-Bungku- Upaya rehabilitasi dan restorasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dapat dilakukan dengan kegiatan pemulihan ekosistem mangrove yang mengalami kerusakan serta pemanfaatan mangrove bagi sumber daya manusia dalam pening

pemkab-morowali-ikuti-rakor-tentang-evaluasi-penanganan-covid-19-bersama-gubernur-sulawesi-tengah-secara-virtual

Pemkab Morowali Ikuti Rakor tentang Evaluasi penanganan covid 19 Bersama Gubernur Sulawesi Tengah Secara Virtual

Morowalikab.go.id-Bungku- Menindaklanjuti surat edaran penerapan disiplin protokol kesehatan covid- 19 Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 440/519/dis/kes, 22 september 2020, Pemerintah Kabupaten Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag, S.Pd, M.Pd beserta unsur

resmi-diumumkan-berikut-tiga-besar-calon-sekda-kabupaten-morowali

Resmi Diumumkan, Berikut Tiga Besar Calon Sekda Kabupaten Morowali

Morowalikab.go.id - Bungku - Tiga besar nama calon Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali resmi diumumkan Selasa, (23/08/2022). Pengumuman tersebut tertuang dalam surat nomor 821.21/007/PANSEL/2022, tentang hasil pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan

sekda-morowali-tekankan-imperatif-validitas-data-sebagai-basis-legitimitas-produk-hukum-daerah

Sekda Morowali Tekankan Imperatif Validitas Data sebagai Basis Legitimitas Produk Hukum Daerah

Morowalikab.go.id – Bungku — Pemerintah Kabupaten Morowali menegaskan bahwa setiap produk hukum daerah merupakan hasil proses konseptualisasi, formulasi normatif, serta pengujian publik yang sistematis dan terukur. Kualitas regulasi, pada

lomba-o2sn-fls2n-dan-gsi-jenjang-sdmi-smpmts-tingkat-kabupaten-morowali-resmi-ditutup

LOMBA O2SN, FLS2N, DAN GSI JENJANG SD/MI SMP/MTS TINGKAT KABUPATEN MOROWALI, RESMI DITUTUP

  Morowalikab.go.id-Bahodopi- Kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) dan Gala Siswa Indonesia (GSI) Jenjang SD/MI, SMP/MTS Tingkat Kabupaten Morowali Tahun 2024, Resmi ditutup oleh mewakil