Pemkab Morowali Gelar FGD Hasil Kajian Zonasi dan Delineasi Situs Cagar Budaya Gua Fafompogaro dan Gua Tokandidndi

  Wednesday 04 December 2024   Ketut Suta     546

WhatsApp Image 2024-12-04 at 23-25-46 Morowalikab.go.id, Bungku – Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menggelar Forum Group Discussion (FGD), dalam rangka menindaklanjuti hasil kajian zonasi dan delineasi situs cagar budaya Gua Fafompogaro dan Gua Tokandidndi, yang ada di Kecamatan Bungku Barat.

Kegiatan yang dibuka oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Morowali melalui, Kepala Bidang (Kabid) kebudayaan, Armin Mohamad, S.Pd.,M.Pd,.berlangsung di Aula Pertemuan Camat Bungku Barat, Desa Wosu, Kecamatan Bungku Barat, Rabu (4/ 12/2024). 

WhatsApp Image 2024-12-04 at 23-25-46 (2) “Tujuan dari dilaksanakan FGD ini untuk dapat menggali masukan dan saran yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan, terkait hasil kajian Zonasi dan Delineasi Situs Cagar Budaya Gua Fafompogaro dan Gua Tokandidndi,” ujarnya.

Hadir pada FGD tersebut yakni, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Lingkup Pemkab Morowali, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVIII, Dinas Kebudayaan Sulteng, Dari Akademisi, Perwakilan Sekcam Bungku Barat, Para Kepala Desa dan Ketua BPD Se-Kecamatan Bungku Barat, Unsur Forkompimcam, Tokoh Adat dan masyarakat setempat.

WhatsApp Image 2024-12-04 at 23-25-46 (1) Adapun hal-hal yang menjadi masukan dan kesepakatan saat sesi diskusi pada forum FGD tersebut yakni:

1. Menyepakati untuk bersama-sama berperan aktif dalam upaya pelestarian Cagar Budaya yang ada di Kabupaten Morowali khususnya Situs Cagar Budaya Gua Topogaro dan Gua Tokandindi.

2. Menyepakati delineasi Situs Gua Fafompogaro dan Gua Tokandindi seluas 148,507 Ha dengan dibagi menjadi 2 zona, yaitu zona inti 31,2 Ha dan zona penyangga 117,307 Ha 

3. Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali perlu menetapkan Sistem Zonasi Kawasan Cagar Budaya Gua Topogaro sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 17 tahun 2024 tentang Sistem Zonasi Cagar Budaya.

4. Pemerintah Daerah perlu menetapkan ODCB yang ada disekitar situs Faofompogaro yang meliputi ODCB Ceruk Puumboto, ODCB Gua Puumboto, ODCB Vayau dan ODCB Gua Kulpini, ODCB Ceruk Tongkurembe, dan ODCB Vayau Ngoyu.

5. Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, agar kiranya lebih memperhatikan aspek kebudayaan di wilayahnya dan melibatkan masyarakat adat maupun komunitas adat.

6. Pemerintah daerah perlu bekerja sama dengan Desa, Adat maupun masyarakat untuk memasang patok sebagai tanda batas zonasi.

7. Agar hasil Deliniasi dan zonasi Gua Fafompogaro dan Gua Tokandindi diserahkan juga ke Desa-Desa di Kecamatan Bungku Barat khususnya Desa Topogaro.

8. Pemerintah daerah perlu menugaskan tenaga-tenaga sebagai juru pelihara di situs Cagar Budaya tersebut.

9. Mencabut IUP pertambangan yang masuk wilayah zonasi dan menyesuaikan dengan hasil kajian zonasi cagar budaya, mengingat Kawasan Situs Cagar Budaya Gua Topogaro dan Gua Tokandindi, dan situs lainnya, menjadi identitas masyarakat Morowali yang perlu dilestarikan dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

10.Aktivitas yang seyogyanya dapat dilakukan, di kawasan ini harus selaras dengan kearifan lokal dan nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat.

11.PT. BTIIG menunggu hasil penetapan zonasi dan pihak perusahaan akan mengambil langkah-langkah sesuai dengan hasil penetapan zonasi tersebut

Berita Terkait

wabup-morowali-menghadiri-musrenbang-kecamatan-menui-kepulauan

Wabup Morowali Menghadiri Musrenbang Kecamatan Menui Kepulauan

BUNGKU, morowalikab.go.id, Wakil Bupati Morowali, Dr. H. Najamudin, S.Ag.,S.Pd., M.Pd bersama rombongan yang tergabung dalam tim II Musrenbang Kecamatan menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Menui Kepulauan Tahu

plt-di-jumat-keramat-efektifkah

PLT Di Jumat Keramat: Efektifkah?

“BILA MUSIM BERGANTI” Plt di Jumat Keramat: Efektifkah ? By: Kary Marjuni Marunduh morowalikab.go.id - Bungku, 31/10/2018 MUSIM TELAH BERGANTI. Belum cukup sebulan pasca dilantik sebagai bupati dan wakil bupati (26/9/2018), pasangan Drs. Tas

bupati-morowali-letakan-batu-pertama-pembangunan-rumah-sakit-rs-bahodopi-morowali

Bupati Morowali Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit (RS) Bahodopi Morowali

Morowalikab.go.id - Bungku - Bupati Morowali Drs Taslim melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan rumah sakit (RS) Bahodopi Morowali, yang terletak di Desa Padabaho, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah, Jumat

hadiri-festival-ramadhan-di-kanwil-kemenag-wabup-iriane-iliyas-ikut-serahkan-bingkisan-kepada-kaum-dhuafa

Hadiri Festival Ramadhan di Kantor Kemenag Morowali, Wabup Iriane Iliyas Ikut Serahkan Bingkisan Kepada Kaum Dhuafa

Morowalikab.go.id, Bungku - Atas nama Bupati Morowali, Wakil bupati (Wabup) Iriane Iliyas menghadiri Festival Ramadhan dan buka puasa bersama di Kantor Kementerian Agama (Kantor Kemenag) Kabupaten Morowali, Jumat (21/3/2025). Kegiatan itu dengan me

pemkab-morowali-gelar-gerakan-pangan-murah-tahun-2025

Pemkab Morowali Gelar Gerakan Pangan Murah Tahun 2025

Morowalikab.go.id – Bungku – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjaga stabilisasi pasokan serta harga pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali melalui Dinas Pertanian da