Pemkab Morowali Audiensi dengan PT UNINET Media Sakti

  Thursday 11 August 2022   Winda Bestari     2327

IMG-20220811-WA0049

Morowalikab.go.id - Bungku - Sehubungan dengan rencana program investasi di bidang infrastruktur digital oleh PT UNINET Media Sakti, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali bersama PT UNINET Media Sakti melaksanakan audiensi secara virtual, Kamis (11/08/2022). Turut hadir di ruang Media Center, Bupati Morowali, Drs. Taslim, Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si., perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan, Dinas PUPR, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perhubungan dan Badan Pendapatan Daerah.

Audiensi tersebut juga diikuti via zoom oleh Director of Sales and Marketing Communication UNINET, Hardini Puspasari, S.Sos., M.Si., bersama pihak PT Uninet Media Sakti yakni Paulus Chandra, Frizky Bestian dan lainnya.

IMG-20220811-WA0052

Sekretaris Daerah, Yusman Mahbub atas nama Pemerintah Daerah menyambut baik pelaksanaan audiensi bersama PT UNINET Media Sakti. Ia menyebut Pemda terus mendukung pelbagai upaya yang menunjang implementasi program pembangunan daerah.

"Dalam kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih. Pemda Morowali membuka ruang untuk kita berdiskusi lebih jauh. Pada intinya, semua program yang mendukung pembangunan di daerah kenapa tidak kita kerjasamakan", tutur Yusman.

Seperti diketahui, UNINET melalui pelbagai programnya mendukung memulihkan ekonomi melalui penyediaan hulu ke hilir dalam jasa informasi teknologi yang siap menunjang pembangunan ekonomi era transformasi digital melalui penguatan digital ekonomi, digital masyarakat dan digital pemerintah untuk siap menghadapi era transformasi digital 4.0/5.0.

Hardini dalam pemaparannya menguraikan bahwa UNINET mendukung pembangunan smart city di sejumlah daerah di Indonesia. UNINET memiliki program salah satunya adalah “Inovasi Pembiayaan Daerah” dimana UNINET siap berpartisipasi dalam Investasi Saluran Jaringan Utility Terpadu (SJUT) khususnya pada “Penyediaan Pelayanan Publik Prasarana Pasif Telekomunikasi” di seluruh Kota dan Kabupaten Indonesia.

IMG-20220811-WA0051

Lebih jauh ia menerangkan terkait Inovasi Pembiayaan Daerah dengan konsep Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) / Public Private Partnership (PPP) sesuai dengan Perpres 38 Tahun 2015 tentang KPBU, ini merupakan langkah baik untuk menghasilkan sejumlah benefit yaitu : 1. Lingkungan sekitar jalan-jalan raya menjadi lebih baik, rapi dan indah di pandang mata, 2.Pekerjaan SJUT ini tidak menggunakan dana APBD karena murni dana operasional dari pihak swasta, 3. Siap mendukung pelaksanaan smart city dengan menghadirkan kualitas broadband yang sesungguhnya, 4. Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berupa retribusi yang dibayarkan pertahun selama kerjasama dengan pihak UNINET. 5. Corporate Social Responsibility (CSR) yaitu tanggung jawab pihak swasta terhadap masyarakat melalui program ini terlaksana dengan baik.

Sementara untuk implementasi smartcity, serta pemetaan kondisi demografi yang ditampilkan secara geospasial. Dalam program ini UNINET berinvestasi dalam menciptakan dan mengkondisikan lingkungan di jalan-jalan menjadi rapi dengan membangun Smart Pole Sensor yaitu disebut juga “Tiang Pintar” yaitu semacam tiang lampu jalan penerangan umum yang berisikan lampu dari solar panel sebagai sumber tenaganya, juga dilengkapi dengan wifi dan penguat sinyal seluler, pendeteksi kadar oksigen, kamera CCTV dengan resolusi tinggi yang dapat digunakan untuk pengenalan wajahdan fitur-fitur tambahan lainnya yang dapat diakses dari datu pusat komando (command center).

"Inisiasi ini merupakan inisiatif kami dari swasta (private) dalam membangun infrastruktur jaringan untuk penyediaan layanan internet, Smart Pole dan sub-duct untuk mengakomodasi kabel-kabel yang bergelantungan bahkan mengganggu pengguna jalan dengan sistem under ground sehingga pemandangan di jalan menjadi lebih rapi", ungkap dia.

"Semoga hadirnya teknologi ini bisa memenuhi kebutuhan Pemda dan masyarakat Morowali serta memengaruhi pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan PAD termasuk peningkatan taraf hidup masyarakat", tandasnya.

 

 

Berita Terkait

bupati-morowali-hadiri-peletakan-batu-pertama-pembangunan-kampus-stai

Bupati Morowali Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kampus STAI

Morowalikab.go.id-Bungku- Bupati Morowali Drs.Taslim hadir dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kabupaten Morowali, Selasa (02/05/2023). Peletakan batu pertama STAI ini menandakan dimulainya tahapan pembang

kadis-kominfo-sp-morowali-badiuz-zaman-tegaskan-larangan-asn-dan-phl-terlibat-politik-praktis-menjelang-tahun-politik

Kadis Kominfo-SP Morowali, Badiuz Zaman Tegaskan Larangan ASN dan PHL Terlibat Politik Praktis Menjelang Tahun Politik

Morowalikab.go.id – Bungku – Memasuki tahun politik, Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Ir. H. A. Rachmansyah Ismail, M.Agr., MP, melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kadis Kominfo-SP), Badiuz Zaman, ST.

pemkab-morowali-halalbihalal-bersama-masyarakat-kecamatan-witaponda

Pemkab Morowali Halalbihalal Bersama Masyarakat Kecamatan Witaponda

Morowalikab.go.id - Bungku - Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali dalam hal ini Bupati Morowali, Drs. Taslim beserta pejabat teras Pemda Morowali melaksanakan halalbihal bersama masyarakat Kecamatan Witaponda di Desa Lantula Jaya, Jumat (20/05/22)

sekda-yusman-mahbub-buka-penilaian-kinerja-aksi-konvergensi-stunting-morowali-2023

Sekda Yusman Mahbub, Buka Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Stunting Morowali 2023

Morowalikab.go.id-Bungku- Bupati Morowali yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Drs Yusman Mahbub M.Si membuka secara resmi kegiatan Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Morowali Tahun 2023, di di Aula DKPP Morowali, Senin (13/03).

wabup-morowali-iriane-dorong-ranperda-ramah-ham-dan-berorientasi-pembangunan-berkelanjutan

Wabup Morowali, Iriane Dorong Ranperda Ramah HAM dan Berorientasi Pembangunan Berkelanjutan

Morowalikab.go.id – Bungku – Uji publik tidak boleh berhenti pada tataran seremonial, melainkan harus diimplementasikan secara konkret dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Mo